Siapa SD. Sent from my iPad
On 8 Apr 2013, at 22:35, Al Faqir Ilmi <[email protected]> wrote: > Siapakah 'Master Mind' Dibalik Peristiwa Antara 1997 S/d 2001 Khususnya Mei > '98? > > by @STNatanegara > > Sudah mulai banyak warga Yogya yang pasang sticker Kopassus di kendaraannya > sebagai wujud aksi dukung Kopassus .... Danjen Kopassus mengingatkan saya > pada ex Danjen Kopassus yang ambil alih tanggung jawab tim mawar 98 dan > akhirnya diberhentikan oleh DKP! Beda dengan Jenderal yang memilih 'terbang' > ke Malang disaat Jakarta mulai membara! > > Banyak yang tidak tau tapi pura-pura tau tentang jalannya sejarah di 1997 s/d > 2001... Sudahlah jangan sok tau! Ada juga yang merasa ikut jadi pemainnya > tapi tidak tau bahwa sebenarnya dia sendiri dan kelompoknya telah dijadikan > mainan! Jika di papan catur sesungguhnya dia hanyalah bidak catur yang > menunggu dijalankan oleh pemain catur! Jika dia hanyalah sebuah bidak catur, > bagaimana dia bisa tau jalannya permainan catur itu sendiri? Bagaimana bidak > catur bisa tau apa dan bagaimana keinginan maupun strategi permainan yang ada > dikepala pemain catur? > > Peristiwa besar sepanjang 1997 s.d 2001 adalah permainan besar yang tidak > mungkin dijalankan oleh satu orang saja ... Tidak bisa juga hanya satu orang > yang dipersalahkan! Tidak adil jika hanya satu orang yang harus memikul > tanggung jawab dari sejarah kelam yang jadi bagian dari sejarah besar itu > sendiri! Apakah memang hanya satu orang itu saja yang menari di kegelapan? > Apakah tidak ada pihak lain yang ikut menarikan tarian yang berbeda? > > Kudatuli, Tim Mawar, Pam Swakarsa, Mahasiswa, Krismon, Sidang Istimewa, > Tragedi Mei 98 ..... Apakah murni karena gerakan mahasiswakah hingga bisa > kita kenal kata reformasi? Apakah tidak ada andil dari para pengusaha > disana? Kemudian dibagian manakah tokoh politik memainkan peranannya? Kenapa > militer seolah terbelah? Kenapa menteri-menteri banyak yang seolah > kehilangan kesetiaan? Kenapa kaum agamis mudah sekali digerakkan? Kenapa > kerusuhan terjadi seperti rangkaian bom yang meledak berurutan? Kenapa > rupiah begitu mudah dipukul KO hingga tak mampu bangkit sampai hitungan > kesepuluh? Kenapa dan masih banyak lagi kenapa-kenapa yang menunggu jawaban > sampai sekarang ... > > Dan kenapa pula orang hanya ingat satu jenderal saja yang seolah-olah patut > dipersalahkan? Padahal sang jenderal sudah menjawab dan menerangkan semua di > depan DKP yang kemudian memberhentikannya ... Seolah-olah hanya dialah yang > lakukan 'tarian'! Padahal jenderal lain tariannya lebih menghanyutkan! > Berkolaborasi dengan para pengusaha hitam dan tokoh politik menarikan tarian > yang melenakan dan memabukkan ... Hingga kini bisa tampil sok pahlawan... > > Tragedi Trisakti menyisakan tanya, beberapa waktu sebelum kejadian terjadi > peristiwa hilangnya 4 perwira polisi lengkap dengan seragamnya. Ketika > kerusuhan telah pecah, kenapa yang diperintah melakukan pengamanan adalah > Pangdam Diponegoro? Kenapa pula kesatuan-kesatuan yang ada di Jakarta > mendapatkan perintah yang membingungkan? Kesatuan di barat diperintah > mengamankan bagian timur dan begitu sebaliknya ... Belasan kendaraan lapis > baja juga terlihat terparkir di depan kantor dephankam kala itu....seolah > sedang menunggu perintah, Yang jelas tercium adalah aroma persaingan para > jenderal kala itu... Orang bilang persaingan jenderal kalajengking. Pangab > saat itu justru melarang pengerahan pasukan di Jakarta sejak tanggal 14 Mei > 98... Justru Pangab memilih terbang ke Malang! > > Jakarta membara dan satuan-satuan pengamanan menanti perintah...tetapi yang > didapat hanyalah perintah-perintah membingungkan ... Tak heran akhirnya > sempat terjadi kontak tembak antar sesama tentara di timur Jakarta .... > Setiap kegiatan terutama operasi siluman yang sangat besar tentu saja > membutuhkan sponsor ... Disinilah peran pengusaha hitam yang saat itu adalah > konglomerat besar di Indonesia ... Termasuk isu dibajaknya saluran komunikasi > saat terjadinya kerusuhan di Jakarta...siapa yang bisa melakukannya? > > Isu persaingan itu terlihat jelas pada penyelesaian kasus penculikan aktivis > yang dilakukan DKP ... DKP diketahui tidak pernah mengungkapkan hasil akhir > dari pemeriksaan yang mereka lakukan... Di depan sidang DKP, Prabowo > membantah keras telah memerintahkan penculikan para aktivis ... Prabowo > sampaikan " Saya ambil alih tanggung jawabnya "! > > Pam Swakarsa....proyek besar arahan Wiranto ke Kivlan Z dengan dukungan dana > dari SD yang pertemuannya diatur oleh Jimly A ... Mengapa menteri-menteri > dari ICMI kelompok Habibie kompak tidak bersedia ditunjuk sebagai menteri > oleh Soeharto? Mengapa Wiranto terkesan melakukan pembiaran padahal sudah > tercium gelagat kerusuhan? Jika Wiranto tau tapi melakukan pembiaran itu > jelas Salah! Jikapun tidak tau, itu jelas lebih Salah lagi! Kenapa pula TGPF > tak pernah dapat meminta keterangan dari Wiranto? Mengapa disaat puncak > kerusuhan Polisi justru menarik diri? > > Perwira-perwira yang disebut-sebut anggota tim penculik ternyata masih tetap > menjabat, bahkan beberapa menjadi Dandim! Kenapa bisa terjadi? Presiden kita > yang sekarang tau jawabannya... > > Seolah-olah mengesankan bahwa yang penting Prabowo disalahkan dan > disingkirkan .... Maklum DKP juga bentukan Wiranto ... Jumlah anggota tim > Mawar yang disidang juga 11 sama seperti jumlah anggota tim 'cebongan' ... > Bagaimana dengan isu matinya komunikasi Polisi saat terjadi kerusuhan? > > Pertemuan di Markas Kostrad hingga kini tidak jelas apa yang dibahas sehingga > berkembang isu adanya benang merah dengan berbagai kejadian. Pam Swakarsa > adalah fakta sejarah.. Sayangnya Habibie dan Wiranto tidak mau mengakui.. > Hingga akhirnya Pam Swakarsa jadi bulan-bulanan baik di jalanan maupun di > media massa ... Pam Swakarsa adalah pendukung SI yang berhadap-hadapan dengan > massa anti SI ... Bentrokan berdarah telah pula terjadi ... Pam Swakarsa, > Bentrok Ketapang dan Kerusuhan Ambon memiliki keterkaitan... Tapi siapa yang > berani tanggung jawab? Semua cuci tangan! Dan lagi-lagi Prabowo juga yang > dijadikan kambing hitam... Padahal bukti-bukti tidak satupun mengarah > kesana... Bahkan salah seorang mantan anggota TGPF mengakui telah dipengaruhi > oleh isu-isu seputar sepak terjang Prabowo ... > > Jika dikatakan mau ada Kudeta 98, saya lebih percaya yang dikudeta bukan > Presiden tapi Pangab....Wiranto....lihat saja manuver Wiranto... Isu Kudeta > menurut saya hanyalah disinformasi belaka...penyesatan > informasi...pengingkaran kebenaran... Prabowo dijadikan kambing hitam dari > mereka yang seharusnya bertanggung jawab atas berbagai peristiwa yang > mengerikan... Saya tidak membela Prabowo tetapi hanya menyalahkan Prabowo > tanpa mengungkap aktor lainnya lebih salah lagi... > > Ada kejadian unik menyangkut isu keterlibatan wiranto yang diungkap oleh > Kivlan Z dalam bukunya 'Konflik dan Integrasi TNI', Kivlan menyampaikan > dengan tegas bahwa Wiranto tau dan membiarkan kerusuhan itu terjadi ... Atas > peluncuran buku itu Eggy Sudjana sempat melontarkan perkataan bahwa Kivlan > hanyalah maling teriak maling atau maling yang kurang bagian, Dan Kivlan > menjawab bahwa soal uang memang banyak yang kebagian termasuk Eggy Sudjana! > Ini petunjuk! Artinya ada logistik yang dibagikan dan ini berarti ada > penyandang dananya .... Bukti kerusuhan demi kerusuhan itu tidak berdiri > sendiri Apakah sipil yang memanfaatkan militer, ataukah militer yang > memanfaatkan sipil? Sebenarnya kerusuhan bisa teredam dengan cepat dan perlu > memberlakukan jam malam... tetapi Wiranto menolaknya... >
