http://www.hidayatullah.com/read/28075/09/04/2013/tolak-miss-world,-silahkan-masyarakat-sampaikan-ke-dpr.html
Penolakan Miss World di Indonesia
Tolak Miss World, Silahkan Masyarakat Sampaikan ke DPR
Selasa, 09 April 2013
Hidayatullah.com--Penolakan terkait penyelenggaraan Miss World 2013 di
Indonesia terus berlanjut. Herlini Amran, anggota Komisi X DPR RI yang
membidangi masalah kebudayaan dan pariwisata meminta masyarakat agar
menyampaikan sikap keberatannya kepada DPR.
“Silahkan masyarakat datang ke Komisi X, bisa juga ke Komisi VIII. Sampaikan
sikap keberatan kepada kami. Kami sambut dengan tangan terbuka,” kata Herlini
kepada hidayatullah.com melalui sambungan telepon, Selasa (9/4/2013) siang.
Kata Herlini, jika banyak masyarakat yang menolak, maka penyelenggaraan kontes
kecantikan tersebut harus ditinjau ulang bahkan dibatalkan oleh panitia.
Herlini mencontohkan kasus penyanyi kontriversi Lady Gaga yang gagal tampil di
Indonesia, karena mendapat penolakan dari masyarakat.
“Masyarakat bisa mencontoh kasus Lady Gaga. Masyarakat silahkan juga beri
masukan kepada panitia penyelenggara,” tukas politisi Partai Keadilan Sejahtera
(PKS) ini.
Menurut Herlini, kalaupun acara itu tetap berlangsung di Indonesia, ia meminta
panitia dan peserta kontes menghormati nilai-nilai ketimuran bangsa Indonesia.
Herlini sendiri menyadari jika selama ini penyelenggaraan Miss World tidak
sesuai dengan nila-nilai budaya Indonesia.
“Saya berharap panitia taat dengan budaya Indonesia. Jangan menimbulkan
kemarahan masyarakat,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui, untuk pertama kalinya Indonesia didaulat menjadi tuan
rumah acara bergengsi Miss World 2013 di Jakarta dan Bali. Bahkan puncak acara
perhelatan Miss World 2013 nanti dikabarkan akan digelar di Sentul
International Convention Center (SICC) Bogor, Jabar, pada 28 September 2013.*
Rep: Ibnu Syafaat
++++++++
http://www.hidayatullah.com/read/28078/09/04/2013/daoed-joesoef-sebut-ada-bisnis-seks-di-balik-kontes-ratu-kecantikan.html
Daoed Joesoef Sebut Ada Bisnis Seks di Balik Kontes Ratu Kecantikan
Daoed Joesoef: "Ada bisnis seks di balik penyelenggaraan kontes
kecantikan"
Selasa, 09 April 2013
Hidayatullah.com--Mantan Menteri Pendidikan Daoed Joesoef mengatakan, ada
bisnis seks di balik penyelenggaraan kontes kecantikan seperti Miss Wolrd, Miss
Universe dan sebagainya.
"Ada bisnis seks," ungkapnya kepada hidayatullah.com via telepon, Selasa
(09/04/2013).
Dia mengaku konsisten menolak segala ajang ratu kecantikan sejak dia menjabat
Mendiknas di era Presiden Soeharto. Saat dia menjabat Mendiknas dia mendapat
info, para peserta kontes kecantikan akan dipaksa melacur kepada sponsor acara
tersebut.
"Itu akan acara besar, perlu dana untuk iklan dan show-show lainnya," katanya.
Entah dapat data dari mana, menurut Joesoef, pengusaha yang menyumbang dana
untuk acara tersebut akan mendapat sajian makan malam dan tidur dengan salah
satu peserta.
"Itu sama saja pelacuran," pungkas Joesoef.
Sebagaimana diketahui, untuk pertama kalinya Indonesia didaulat menjadi tuan
rumah acara bergengsi Miss World 2013 di Jakarta dan Bali. Bahkan puncak acara
perhelatan Miss World 2013 nanti dikabarkan akan digelar di Sentul
International Convention Center (SICC) Bogor, Jabar, pada 28 September 2013.*
Rep: Surya Fachrizal Ginting
Red: Cholis Akbar
[Non-text portions of this message have been removed]