http://www.suara-islam.com/read/index/7010/Eggy-Sudjana-Gubernur--Jawa-Timur-Provinsi-Bersyariah


Eggy Sudjana Gubernur, Jawa Timur Provinsi Bersyariah
Jumat, 12/04/2013 10:17:25 | Abdul Halim | Dibaca : 1066 
2 
 
Jakarta (SIONLINE)-Insya Allah, tidak lama lagi NKRI akan memiliki dua propinsi 
yang menerapkan Syariah Islam. Insya Allah, nantinya seluruh propinsi akan 
menerapkan Syariah Islam, sehingga cita-cita mulia untuk mewujudkan NKRI 
Bersyariah akan segera terwujud. Insya’ Allah, satu propinsi lagi yang menyusul 
Nangroe Aceh Darussalam (NAD) dalam menerapkan Syariah Islam adalah Propinsi 
Jawa Timur yang saat ini berpenduduk hampir 50 juta jiwa. Namun hal itu akan 
terjadi jika pasangan Cagub dan Cawagub Eggy Sudjana-Muhammad Sihat memenangkan 
Pilgub Jatim yang akan digelar pada 29 Agustus 2013 nanti.   

Ketika berkunjung ke Redaksi Suara Islam Online, politisi dan advokad kawakan 
itu menegaskan, jika dirinya nanti terpilih menjadi Gubernur Jatim periode 
2013-2018 dari jalur independent non parpol, maka penerapan pelaksanaan Syariah 
Islam akan menjadi prioritas utamanya selama masa kepemimpinannya menjadi 
Gubernur Jawa Timur.

“Saya memiliki tujuan mulia untuk menjadi Gubernur, yakni memperjuangkan 
pelaksanaan Syariah Islam di Propinsi Jawa Timur. Dalam perjuangan ini, saya 
siap untuk bertabrakan dengan Pemerintah Pusat,” tegas politisi Islam dan 
advokad kawakan tersebut.

Untuk mewujudkan cita-citanya itu, tim sukses Eggy Sudjana sudah berhasil 
mengumpulkan lebih dari 2 juta KTP (KPU Jatim  hanya mensyaratkan 1.118.000 KTP 
dengan penyebaran minimal di 20 Kab/Kota di Jatim) sebagai syarat untuk maju 
Pilgub dari calon independen.

Maka tidaklah mengherankan jika Cagub dan Cawagub Jatim Eggy Sudjana dan 
Muhammad Sihat (asli Madura) yang disertai ratusan pendukungnya dari berbagai 
Kota dan Kabupaten di Jatim, Kamis (11/4) kemarin mendaftarkan diri ke KPU 
Jatim dan diterima Ketua KPU Jatim Andre Dewanto Ahmad dan Sekretaris KPU 
Jatim, Jonathan Judianto.        

Mantan tokoh HMI MPO yang berani menolak Asas Tunggal Pancasila pada era rezim 
Orde Baru yang memaksakan Pancasila sebagai satu-satunya Asas itu, bahkan 
bertekad tidak hanya akan menerapkan Syariah Islam, tetapi juga ingin 
meningkatkan ketaqwaan seluruh rakyat Jawa Timur yang memang selama ini dikenal 
sebagai propinsi yang menjadi basis kaum Nahdhiyyin. Jika Presiden SBY nantinya 
menghalang-halangi tekadnya itu, maka dirinya siap maju tak gentar dengan 
melakukan perlawanan total sampai titik darah penghabisan.

“Jika tekad saya untuk penerapan Syariah Islam dan menjadikan rakyat Jawa Timur 
lebih bertaqwa dihalang-halangi Presiden SBY atau Presiden sesudahnya, maka 
saya siap untuk melawannya secara konstitusionil, tetapi bukan kudeta. Sebab 
segala upaya diperbolehkan untuk melawan Presiden kecuali melakukan kudeta,” 
ujar tokoh Islam yang pernah berseteru dengan Presiden SBY tersebut.

Tokoh Islam asli Sunda itu yakin dengan majunya ia sebagai calon independen 
memberikan harapan baru bagi Jatim yang lebih baik. Selain akan mensyariahkan 
Jawa Timur, Eggy juga  berjanji akan membagi sumber daya alam Jatim yang kaya 
secara adil kepada seluruh rakyat Jatim sehingga mereka akan menjadi makmur 
dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran.

Advokad senior itu mengklaim meski tidak didukung partai, tetapi beberapa 
elemen ormas  mendukungnya seperti Kongres Advokat Indonesia Jatim, Laskar 
Pancasila Jatim, Pekerja Muslim Indonesia, dan Pos Lembaga Bantuan Hukum (LBH) 
Jatim. "Jadi Insya Allah kita sudah menang sebelum bertanding," ujarnya dengan 
penuh tawadhu’. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke