http://www.hidayatullah.com/read/28294/25/04/2013/dua-ulama-sunni-libanon-serukan-jihad-di-suriah.html
Dua Ulama Sunni Libanon Serukan Jihad di Suriah
Kamis, 25 April 2013
Hidayatullah.com--Dua ulama Islam (Sunni) di Libanon menyerukan jihad di Suriah
untuk membela saudara-saudara mereka di sana. Pernyataan ini muncul setelah
ikut campurnya kelompok Hizbullah dalam konflik berdarah di Suriah, dengan
dalih melindungi desa-desa Syiah dari serangan Tentara Pembebasan Suriah,
terutama di daerah Brive Homs yang berdekatan dengan perbatasan Libanon.
Syaikh Ahmad al-Asir al-Husaini mengumumkan pendirian "Brigade Perlawanan
Pembebasan" di Sidon. Ia meminta kepada semua ulama dan para agamawan untuk
yakin atas fatwanya itu, hingga pada pembentukan kelompok rahasia bersenjata
untuk melindungi diri.
Dalam pernyataanya yang dirilis pada Senin (22/4/2013) lalu, seperti yang
dilansir Aljazeera (24/4/2013), Syaikh al-Asir menyerukan kewajiban jihad di
Suriah, terutama bagi rakyat Libanon.
Dia menyebut pemerintah Libanon tidak peduli dan tidak berdaya, meskipun
sekedar dalam bentuk ucapan yang mengatakan bahwa intervensi militer akan
mengancam perdamaian dalam negeri.
"Kami di Libanon saat ini antara ancaman Zionis dan Hizbullah sekutu Iran. Maka
dari itulah kami wajibkan kepada setiap Muslim, baik di Libanon maupun di luar
Libanon untuk memenuhi seruan dan menolong sudara-suadara yang lemah di
Suriah," tegas Syaikh al-Asir.
Sementara itu Syaikh Salim al-Rafi'i, anggota Asosiasi Ulama Muslim di Libanon,
pada Selasa (23/4/2013), juga mengatakan bahwa intervensi Hizbullah di Suriah
telah menyeret negara ke dalam fitnah dan perselisihan internal.
Sehari sebelumnya, Hizbullah mengumumkan untuk melakukan mobilisasi umum guna
menolong saudara-saudara Syiah mereka yang dianggapnya sebagai orang-orang yang
terzhalimi di wilayah Brive Homs di perbatasan Suriah-Libanon.
Dalam wawancaranya dengan Aljazeera, Syaikh al-Rafi'i mengatakan bahwa
Hizbullah telah membawa banyak masalah kepada Libanon, karena Tentara
Pembebasan Suriah akan menyerang wilayah Syiah di Libanon sebagai respon atas
tindakan Hizbullah.
Lebih lanjut Syaikh al-Rafi'i menuduh Hizbullah sebagai perwakilan agenda Iran
di wilayah tersebut, di bawah kendali Iran yang ingin mendirikan negara
sektarian yang akan menguntungkan Israel.*
Rep: Ahmad Sadzali
Red: Dija
[Non-text portions of this message have been removed]