http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/13/05/05/mmbdq8-ini-dia-enam-tokoh-alternatif-yang-layak-jadi-capres-ri

Ini Dia Enam Tokoh Alternatif yang Layak Jadi Capres RI
Minggu, 05 Mei 2013, 14:20 WIB 
Komentar : 0  A+ | Reset | A- 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga riset Pol-Tracking Institute menyebutkan 
enam tokoh alternatif yang layak diusung sebagai bakal calon presiden Pemilu 
2014, yaitu Joko Widodo, Tri Rismaharini, Fadel Muhammad, Syahrul Yasin Limpo, 
Isran Noor dan Gamawan Fauzi.

"Pemilihan kandidat itu dari daftar figur yang pernah memimpin daerah sebagai 
gubernur, bupati dan walikota selama minimal separuh periode masa jabatan lima 
tahun sejak otonomi daerah diberlakukan," kata Direktur Eksekutif Pol-Tracking 
Institute, Hanta Yudha, di Jakarta, Ahad (5/5).

Keenam nama tersebut merupakan kandidat yang memperoleh total skor diatas 70 
dari 10 aspek penilaian, yaitu integritas, visioner, kemampuan memimpin, 
intelektualitas, aspiratif, pengalaman prestatif, keberanian mengambil 
keputusan, komunikasi publik, penerimaan partai politik dan penerimaan publik.

Joko Widodo sebagai Walikota Solo mendapat 82,54; Tri Rismaharini sebagai 
Walikota Surabaya mendapat 76,33; Fadel Muhammad sebagai mantan Gubernur 
Gorontalo mendapat 70,38; Syahrul Yasin Limpo sebagai Gubernur Sulawesi Selatan 
mendapat 70,31; Isran Noor sebagai Bupati Kutai Timur mendapat 70,14; serta 
Gamawan Fauzi sebagai mantan Gubernur Sumatra Barat memperoleh skor 70,00.

Politik lokal

Sementara itu, pakar psikologi politik Hamdi Muluk menilai hasil survei 
tersebut membuka pemahaman bahwa politik lokal di daerah dapat dipertimbangkan 
untuk berkiprah di nasional.
Dengan pengalaman mereka sebagai kepala daerah, hal itu tidak menutup 
kemungkinan bahwa tokoh-tokoh tersebut mampu memimpin negeri.

"Ini hanya masalah 'level' saja, mereka sudah punya pengalaman mengurus daerah. 
Maka masuk akal kalau orang yang pernah menjadi kepala daerah bisa menjadi 
kandidat calon presiden," kata Hamdi.

Survei tersebut dilakukan dengan meminta pendapat dari 100 responden yang 
terdiri atas akademisi, guru besar perguruan tinggi terkemuka, pakar politik, 
politisi senior, pimpinan lsm, tokoh masyarakat, praktisi pemerintahan, tokoh 
media massa, konsultan politik dan tokoh pemuda.

Dari 100 nama kepala daerah berprestasi diseleksi hingga mendapatkan 14 nama 
terbaik yang memiliki kemampuan kepemimpinan baik. Enam tokoh tersebut 
mengalahkan antara lain Agustin teras Narang (Gubernur Kalimantan Tengah), 
Herry Zudianto (Walikota Yogyakarta), Sinyo Harry Sarundajang (Gubernur 
Sulawesi Utara), dan Djarot Syaiful Hidayat (Walikota Blitar)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke