e-KTP Anda, Penjara Anda

e-KTP adalah alat kontrol oligarki bankir atas setiap orang. Jati diri manusia 
diredusir jadi angka, NIK, yg terkait langsung dg NPWP, dan ujungnya rekening 
bank. Pada saatnya nanti setiap orang tak bisa hidup tanpa rek bank, artinya 
sebagai budak para bankir. Tiran di atas Tiran. 

e-KTP atau Kartu Penduduk Elektronik dipromosikan sebagai efisiensi kepndudukan 
dan kerapihan administrasi. Tentu ada udang di balik batu. E-KTP jadi 
megaproyek Kemendagri untuk menelan biaya Rp 5,48 Trilyun, yang dikebut dalam 
waktu singkat. Tadinya ada juga yg curiga. Maka, dikait-kaitkanlah proyek e-KTP 
ini dengan 'mencegah terorisme", dan kerapihan Daftar Pemilih, dalam Pemilu. 
Akhirnya semua mndukung. Tapi benarkah e-KTP murni untuk keamanan Negara RI dan 
kerapihan admin demografi ini untuk kepentingan siapa? Amankah data2 pribadi 
WNI?. Marilah kita urai lebih lanjut: siapa pemasok teknologinya, kepentingan 
apa di balik itu semua, dan siapa yg diuntungkan?

Vendor utama megaproyek ini MNCl L-1 Identity Solution Inc, pmasok alat perekam 
sidik jari AFIS (Automated Fingerprint Identification). Berdiri 2006 berbasis 
di Stamford, Connecticut, AS bergerak di bidang Biometrik (sidik jari, retina 
dan DNA), juga biro jasa intelijen. Selain Indonesia L-1 Identity Solution Inc 
miliki proyek serupa di 25 negara lain. Di AS, L-1 dipakai dlm pembuatan Visa, 
Paspor &SIM. George Tenet, mantan direktur Utama CIA, tercatat sebagai Dewan 
Direktur L-1 Identity Solution Inc. Pada awal berdirinya, CEO L-1 Identity 
Solution Inc, Robert V La Penta, berujar: 'Anda tahu, kami tertarik dg CIA,& 
kami miliki Tenet'. George Tenet terkenal pendusta dan ahli fitnah, misalnya: 
dalam kasus senjata pemusnah masal yang berujung invasi AS ke Irak, 2003. Di AS 
sendiri, proyek e-KTP dilawan rakyat AS. Sejak bergulirnya e-ID, muncul gerakan 
'Stop Real ID', gerakan yang menolak e-ID (enique Identity Number). Bapak 
pendiri India, M.K Ghandi dulu
 menjuluki KTP sebagai 'kartu anjing' dan tidak layak bagi manusia merdeka.

UU No. 23 Tahun 2006, tentang administrasi kependudukan tidak memberi 
perlindungan dan keamanan terhadap data WNI. UU tsb malah 'memberi celah' bagi 
pemegang kekuasaan untk 'mengubah'-'meralat' dan 'menghapus' tanpa 
sepengetahuan sang pemilik data. PP 37/2007 membuka peluang bagi siapa saja, 
termasuk pihak swasta untuk dapat database dg izin menteri. WNI pasca 2011, 
jadi Biorobot. Dg e-KTP, pemegang kekuasaan leluasa mengontrol warga, 
menghilangkan data orang yang mereka benci dan dicap 'teroris' dan lainnya

Data e-KTP bisa dicuri. Dulu via scan ATM dan jebakan Vendor Conten HP, tapi 
kini mereka bisa langsung menembus akses pribadi warga. Data Bio metric selain 
bisa dicuri juga bisa diperjual belikan. Ini Indonesia gitu loh. Satu hal yang 
pasti Anda, sebagai manusaia, dihapus, menjadi sekadar nomor2. Nama dan 
kepribadian tidak penting. NIK namanya. Nah, dg NIK itulah, yg terekam komputer 
, Anda tak bisa berkutik. NIK akan terkait langsung dengan NPWP, dan ujungnya 
Rek Bank

e-KTP adalah 'Big Brotherisme". Produk tirani yang dikendalikan segelintir 
oligarki bankir. e-KTP Anda, penjara Anda. Seperti biasa, "negara", para 
politisi, jadi centeng dan operator para bankir, tentu dg bayaran besar. 
Kecipratan duit proyek.

Sadarilah, dg e-KTP ini, Anda telah masuk perangkap. Eh, kartunya pun 
abal-abal,difotokopi saja rusak.Berkah terselubung? Sekian.   



Bongkar Permainan Kotor Di Proyek e-KTP 

@Triomacan2000 kembali membongkar permainan kotor di sekitar proyek e-KTP yang 
bernilai Rp. 5.8 triliun itu.

Kali ini akun twitter tersebut mengungkapkan temuan 9 juta e-KTP aspal (asli 
tapi palsu)atau e-KTP ganda yang sangat rawan disalahgunakan oleh pihak-pihak 
tertentu. Menurut @Triomacan2000 terdapat beberapa pihak yang sangat 
mungkin melakukan pelanggaran hukum melalui penyalahgunaan eKTP aspal 
tersebut, antara lain : penguasa dan partai politik, para koruptor, 
pencuci uang haram, mafia perbankan, penipu dan kriminal lainnya serta 
para pria yang ingin menikah lagi tapi gunakan indentitas palsu karena 
takut diketahui pihak lain. 

Namun, dari semua pihak yang 
berkepentingan memiliki e-KTP aspal, yang paling disorot @Triomacan2000 
adalah para penguasa dan partai politik tertentu yang bertujuan 
memenangkan pemilu / pilpres 2014 dengan cara penggelembungan perolehan 
suara palsu melalui jutaan e-KTP aspal tersebut. Akun kontroversial itu 
mengingatkan kembali pernyataan Ketua Umun Hanura Wiranto pada tahun 
2009 mengenai adanya temuan 18 juta KTP palsu yang kemudian diduga 
menjadi faktor utama kemenangan Partai Demokrat dan SBY dalam 
pemilu/pilpres 2009. 

"Untuk  apa capek - capek buat pemilu dan
 pilpres jika pemenangnya bukan ditentukan oleh suara rakyat, melainkan 
dari jutaan suara palsu dari belasan juta e-KTP aspal yang 
disalahgunakan penguasa atau partai tertentu" kicau akun tersebut. 

Lebih lanjut akun yg memiliki pengikut lebih dari 300.000 follower itu 
Menegaskan agar semua pihak harus mengawasi secara ketat setiap lembar 
blanko e-KTP yang diterbitkan oleh Konsorsium PNRI itu. "Jika proyek 
e-KTP ini jebol dan belasan juta eksemplar beredar secara ilegal, sampai
 kiamat pun Indonesia tidak akan mampu perangi korupsi" tandanya lagi. 

Akun twitter @Triomacan2000 juga mensinyalir adanya intervensi istana 
dalam hal ini Mensesneg Sudi Silalahi dan politisi senior Partai Golkar 
berada dibalik proyek e-KTP yang sangat strategis itu. "Andi Narogong 
dan Paulus Tanos diketahui adalah pengusaha teman lama Setya Novanto dan
 Sudi Silalahi" demikian salah satu kicauan @Triomacan2000

Berikut ini kuliah twit atau kultwit lengkapnya : 

kita bahas E-KTP. Ada banyak aspek yg bisa diungkap terkait mega proyek senilai 
hampir 6 Triliun ini

Pertama terkait dgn proses lelang atau tender proyek pada thn 2010/2011
 yg sempat rame diberitakan di media massa. Kasus suap menyuap

Kejagung telah menetapkan 4 TSK dalam dugaan korupsi e-KTP : Ir.H. Irman
 Msi. (Direktur Pendaftaran Penduduk/Pejabat Pembuat Komitmen), Indra 
Wijaya (Dirut PT. Inzaya Raya), Setiantono (Ketua Panitia Pengadaan 
Paket P.11), dan Suhardijo (Direktur PT. Karsa Wira Utama). Namun bgmn 
pengadilan terhadap kasus suap dan korupsi terkait E-KTP tsb, sampai 
sekarang masih gelap gulita. Ada apa dgn Kejagung ?

Mendagri 
Gamawan Fauzi jg sempat disebut2 terlibat KKN dalam proses penetapan 
pemenang tender mega proyek E-KTP itu. Ternyata hny fitnah Paulos Tanos,
 pemilik PT. Sandipala, agta konsorsium PNRI yg menangkan proyek E-KTP 
ini disebut2 sbg sohib Mendagri. Ternyata fitnah jg Paulus Tanos & 
rekannya Andi Narogong alias Andi Ignatius dituduh suap pejabat2 tinggi 
Kemendagri 300 Milyar agar menangkan Kons PNRI

Apakah suap 
ratusan M ke pejabat2 kemendagri tsb benar shgga PNRI (PT. Sandikala ada
 didalamnya) dimenangkan meski harga lbh tinggi?

Faktanya 
adalah Kejagung/ KPK tdk pernah usut apalagi tetapkan pejabat2 
kemendagri sbg TSK penerima suap Paulus Tanos dan Andi Narogong
Memang sulit dipercaya jika Memdagri Gamawan Fauzi yang merupakan salah 
satu menteri terbersih di KIB II sampai mau terima suap, Apalagi sdh 
jadi rahasia umum bhw proyek2 di kemendagri selama ini diduga banyak 
dikuasai oleh sekjen Kemendagri Diah Anggraeni. Sekjen Kemendagri ini 
dijuluki sebagai Mendagri bayangan. Kadang lebih berkuasa drpd Gamawan 
Fauzi. Kok bisa ? Hehe

Sekjen DA ini powerful krna diback up 
Mensesneg Sudi Silalahi. DA pny akses lebih mudah ke Presiden 
@SBYudhoyono ketimbang Mendagri GF, Mendagri GF sering keluhkan 
kesulitannya bisa menghadap Presiden @SBYudhoyono apalagi utk bertemu 4 
mata. Dihalang2i oleh Mensesneg SS

Figur bersih seperti Gamawan
 Fauzi ini memang menjadi “kerikil” dan penghalang bagi pejabat2 
kemendagri & rekanan2 yg korup. Sama halnya pada proyek E-KTP yg 5.8
 Triliun itu. Diduga keras yg bermain adalah Istana melalui tangan 
Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni. Kenapa bisa begitu? Ini penjelasannya :
 Paulus Tanos dan Andi Narogong adalah sohib lama Setya Novanto & 
Sudi Silalahi

Sudi dan Setya sdh lama jalin hub akrab baik di 
dunia politik atau pun bisnis. Andi Narogong sdh lama jadi rekanan Setya
 di bisnis, Itu sbb, ketika dulu, ada dugaan wakil ketua KPK Chandra 
Hamzah terima uang suap US$ 500,000 dari Andi Narogong, kasus ini 
dipetieskan

Kami mencium proyek E KTP ini jadi bancaan Istana 
dan elit Golkar. Bagi2 deh. Mendagri Gamawan sendiri hny ketiban 
getahnya saja hehe ... Dgn beking Istana dan Golkar, institusi hukum 
mana yg berani usut korupsi dan suap menyuap di proyek E -KTP? Mau bunuh
 diri ? Hiks !

Apakah partai lain jg terlibat dlm proyek E-KTP 
ini ? Harusnya ada. Knp? Krna proyek ini SANGAT STRATEGIS dlm pemilu / 
pilpres. Kok gitu? Kita tahu, tujuan dan manfaat utama E-KTP adalah 
wujudkan SIN (single indentification number) utk seluruh rakyat RI. Dgn 
adanya SIN maka tdk akan adalagi KTP ganda. Adm Kependudukan RI menjadi 
SGT AKURAT. Tdk seperti saat ini : belasan juta KTP Aspal !

Manfaat luar biasa besar bagi negara dari terwujudnya SIN itu, disisi lain 
SANGAT MERUGIKAN banyak pihak. Siapa saja kah itu?

Pertama : Pastikah para Koruptor. Selama ini mereka buka rekening bank dgn nama 
palsu dan KTP aspal !

Kedua : Para Pencuci uang alias money launderer. Mereka cuci uang dgn gunakan 
nama palsu dan KTP Aspal !

Ketiga : Para Mafia Perbankan dan kriminal lainnya yg gunakan nama palsu & KTP 
aspal sbg bagian modus kejahatannya

Keempat : Para Penipu, baik utk cari keuntungan finansial atau lainnya seperti 
keperluan kawin lagi !

Kelima : Penguasa dan/atau Partai Politik yg punya akses thdp kekuasaan
 dan sistem pemilu/pilpres/pilkada. Mereka ini mau main CURANG !

Masihkah teman tuips pd pernyataan Wiranto cawapres 2009 yang lalu ? 
Wiranto : “ Ada 18 juta KTP Palsu yg beredar di Pemilu/pilpres !”
Tuduhan Wiranto itu bukan tanpa dasar. Beliau adalah mantan Panglima TNI dan 
Menko Polkam. Informasinya pasti akurat dan benar

Mau buktinya ? Lihat kultwit kami dulu yg berjudul “Strategi SBY & 
PD menangkan Pemilu & Pilpres 2009”. Sebagian besar ada disana

Mau bukti lain? Lihatlah kejadian/fakta pada saat perhitungan IT utk 
suara pemilu/pilpres 09. IT canggih & mahal itu tiba2 jd “BODOH”, 
Knp perhitungan tabulasi suara via IT saat itu sangat lamban? Macet ? 
Bego? Penyebabnya bkn krna input data serentak dlm jumlah besar, 
Melainkan krna ada “permainan mengatur suara masuk (data input) ke IT 
KPU. Disesuaikan dgn “koordinasi di daerah2”. Mau tahu detailnya? 
Silahkan tanya May Jend Syamsul Maarif alias Jend Encung (Ka BNPB RI) yg
 saat itu adalah wakil ketua Echo/Rajawali, salah 1 timses SBY

Sesuai pengakuannya kpd kami (tanpa sengaja), Jendral SM mengatakan 
pihaknya perintahkan seluruh dandim atau mantan dandim amankan suara. 
Marsekal Joko Suyanto, Ketua Tim Rajawali tdk mungkin bisa perintahkan 
Dandim. Sebab itu saya yg laksanakan tugas tsb” ujar SM kpd kami. 
Kenapa? Kok gitu ? “iya donk. Joko Suyanto kan TNI AU, sulit didengar 
perintahnya di jajaran bawah TNI AD” kata SM lagi

Kembali ke 
E-KTP. Saat ini saja sdh ditemukan 9 juta EKTP ganda !! KOK BISA ? siapa
 yg buat ? Siapa yg bermain? Knp tdk ditolak sistem? Sdh PASTI 9 juta 
EKTP Aspal itu akan digunakan utk perbuatan melawan hukum : korupsi, 
cuci uang, menipu, suara palsu di pemilu/pilpres

Nah, jadi jika
 tetap saja ada e-KTP aspal alias GANDA, untuk apa kita buat e-KTP ? 
Tujuan utama wujudkan SIN, tidak akan terwujud. Sia2 ! 

Jika 
masih ada e-KTP Aspal, untuk apa kita PEMILU /Pilpres ? Pemenangnya 
bukan pilihan rakyat tapi pilihan IT KPU dan suara palsu ! 

Jika masih ada e-KTP Aspal, untuk apa kita PEMILU /Pilpres ? Pemenangnya
 bukan pilihan rakyat tapi pilihan IT KPU dan suara palsu !

Jika masih ada jutaan e-KTP Palsu, sampai kiamat RI tdk bisa tekan angka
 korupsi dan kriminalitas yg manfaatkan EKTP palsu sbg modusnya

Jika masih ada jutaan e-KTP Palsu, sampai kiamat RI tdk bisa tekan 
angka korupsi dan kriminalitas yg manfaatkan EKTP palsu sbg modusnya

Proyek e-KTP dlm rangka SIN adalah proyek yg sgt strategis. Dipastikan 
jumlah penduduk RI akan tiba2 menurun drastis. “Menghilang” !

Jadi, mari kita awasi ketat pelaksaaan proyek e-KTP ini. Sangat sangat 
berbahaya jika diselipkan kepentingan penguasa, partai & kriminal

Awasi ketat setiap lembar Blanko e-KTP yg diterbitkan PNRI, PT. 
Sandipala dan agta Kons PNRI lainnya. Awasi tambahan 70 juta e-KTP baru !

Produksi e-KTP nya hrs tepat s/d hitungan terkecil. Lebih 1 lembar pun 
TIDAK BOLEH. Sangat2 berbahaya. Tujuan SIN bisa GAGAL TOTAL.
Nah 
bgmn dgn kenyataan yg terjadi pada proyek e-KTP saat ini? Kenapa 
ditemukan 9 juta yg ganda? Kenapa ada tambahan 70 juta e-KTP baru?

Siapa pihak yg mengawasi dan memastikan bhw penerbitan e-KTP itu sdh 
tepat dan sesuai dgn jumlah WNI yg berhak ? DPR? KPK? LSM? Ga ada?.

Baca juga :
Kecanggihan E-KTP Bermasalah Dalam Pengadaan & Keamanan Data ==> 
http://chirpstory.com/li/24141

E-KTP: PROYEK MEGA KORUPSI DAN SUAP MENYUAP:
BAGIAN 1 ==> http://chirpstory.com/li/76097
BAGIAN 2 ==> http://chirpstory.com/li/76152
BAGIAN 3 ==> http://chirpstory.com/li/76589
BAGIAN 4 ==> http://chirpstory.com/li/76963

E-KTP Produk Kualitas 'Sampah' Dengan Anggaran Selangit" by @BobbyTriadi 
http://t.co/wq74Cvfi9x


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke