http://news.detik.com/read/2013/05/11/161442/2243289/10/ahok-cerita-komunis-perampok-tanah?9922022

Ahok & Cerita Komunis Perampok Tanah 
Sukma Indah Permana - detikNews

 
Jakarta - Lahan-lahan milik negara diklaim oknum-oknum tertentu menjadi 
miliknya. Ulah-ulah si oknum nakal itu mengingatkan Wagub DKI Jakarta Basuki 
Tjahaja Purnama (Ahok) tentang cerita komunis yang merampok tanah.

"Kalau merebut lahan negara, itu namanya otak orang komunis. Itu ingetin kita 
ke cerita komunis yang merampok tanah orang. Kita harus tegas. Saya tidak 
menuduh Anda komunis loh tapi kalau Anda meminta begitu, berarti Anda otak 
komunis. Bukan hak Anda tapi dirampok," kata Ahok di Mal Ciputra, Jakarta 
Barat, Sabtu (11/5/2013).

Ahok berupaya agar warga kurang mampu di Ibukota bisa memiliki tempat tinggal 
yang layak.

"Kalau Anda terlahir di keluarga tidak mampu, miskin, tidak mampu membeli 
rumah, kami beri rumah. Tidak bisa dijual. Kalau Anda jual, kami penjarakan. 
Karena banyak orang miskin memanfaatkan rumah susun dengan menjualnya. Lalu, 
yang isi siapa? Orang kaya semua. Jadi kalau diberi rusunami, minta rusunami, 
kurang ajar namanya," papar Ahok.

Menurut Ahok, warga penghuni rusun juga diberi 'kejutan hadiah'. "Jadi kami 
sediakan rumah yang baik uuntuk Anda, Anda harus pindah. Anda tidak punya 
kulkas, saya beri kulkas, tidak punya TV, kami beri TV. Anda tidak punya 
springbed, saya beri springbed. Itu di Marunda 700 unit. Jadi di Jakarta ini 
banyak sekali oknum. Orang miskin juga ada oknumnya," ujar suami Veronika Tan 
ini.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke