Ref: Kecil tidak berati tidak bisa besar dan berhasil. Dulu Fretilin juga 
kecil. 

http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=45&id=41989

KAMIS, 16 Mei 2013 | 2899 Hits


Kepala BIN: Free West Papua Organisasi Kecil


JAKARTA, AE— Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman mengatakan, 
organisasi Free West Papua yang dipimpin oleh pria asli Papua, Benny Wenda, 
merupakan organisasi kelompok kecil. 


Kendati bukan merupakan organisasi besar, namun organisasi itu mengembangkan 
sayap dengan mencari dukungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di negara 
setempat.
"Kelompoknya kecil tapi meraka bersinergi dengan LSM-LSM yang memang selalu 
mendukung kelompok-kelompok separatis dimanapun juga," ujar Marciano di Kantor 
Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (15/5).

Marciano menambahkan hingga saat ini aksi provokasi yang dilakukan oleh 
organisasi tersebut di luar negeri selalu dalam pantauan pemerintah.

"Benny Wenda memang selama ini selalu melakukan aksinya di luar negeri dan 
selama ini saya rasa provokasi-provokasi yang dilakukan dari luar negeri itu 
tetap dapat kita monitor," tuturnya. 
Sementara untuk di dalam negeri, Wenda dipastikan tidak mendapat dukungan dari 
rakyat Papua. "Di dalam negeri saya rasa kenyataannya tidak semua rakyat Papua 
juga mendukung Benny Wenda," tutupnya.

Seperti diberitakan, Free West Papua membuka kantor perwakilan di Oxford, 
Inggris pada April 2013 lalu. Hal itu cukup menggemparkan publik lantaran 
langkah tersebut didukung oleh Wali Kota Oxford. Aksi itu diotaki oleh Benny 
Wenda yang tak lain adalah putra asli Papua. 

Tak berhenti sampai disana, Wenda juga mencari dukungan ke Australia. Wenda 
hadir dalam forum TEDx Sydney 2013 di The University of Sydney bersama 
pengacara khusus HAM asal Australia Jennifer Robinson.

Dalam kesempatakan itu, Robinson mendiskreditkan Pemerintah Indonesia. Wanita 
yang pernah melakukan penelitian di Indonesia itu menuduh warga Papua dibunuh 
dan dihilangkan secara sengaja oleh militer Indonesia. Dia juga mengeluarkan 
tudingan bahwa sumber daya alam Papua dieksploitasi oleh perusahaan asing. (oz)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke