Yulianis Mengugat Samad 

Kasus 
pernyataan Abraham Samad yang menuding  Yulianis bicara ke media tanggal
 12 Desember tentang kesaksian Yulianis tidak ada BAP yang mneyebutkan 
Ibas berbuntut panjang. 

Menyusul langkah Yulianis yang melayangkan surat terbuka ke Abraham Samad yang 
mana ia sebagai ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK). 
Surat Yulianis ke KPK itu berisi bantahan Yulianis terhadap pernyataan Abraham

Samad soal kasus Hambalang yang dianggap bahwa Yulianis ini secara pribadi 
kepada Abraham Samad. 

Yulianis mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan Kongres Partai Demokrat 
di Bandung, Nazaruddin sempat meminta uang sebesar $200 ribu. Uang itu 
dipisah ke dalam dua amplop warna coklat masing masing $100 ribu dan 
menurutnya bahwa ia sempat bertanya untuk siapa uang itu?.

Saya masih ingat waktu itu 30 April saya disuruh siapkan  uang, dan saya
 kasih Pak Nazar saat itu, saya sempat menanyakan kepada Pak Nazar, 
untuk siapa uang itu? Pak Nazar jawab “buat Ibas,” jawab Babe. Babe 
adalah panggilan akrab Pak Nazar. Saya kaget, karena Pak Nazar menyebut 
nama Ibas. Saya Tanya lagi, Ibas anak presiden. Pak Nazar bilang “Ya 
iyalah siapa lagi” jawab Pak Nazar," 

Yulianis juga mengaku 
kalau Pak Nazar saat itu senang dengan raut muka saya yang 
terkaget-kaget mendengar nama 'Ibas'. "Pak Nazar Nampak gembira lihat 
saya terkaget-kaget, dia  senang, melihat saya, karena saya memang ngga 
gampang kaget. Jadi saat saya kaget dia nampak happy," katanya.

Lebih jauh Yulianis juga perlu untuk meluruskan ia mengaku tidak 
mengetahui kelanjutan amplop yang diberikan kepada Nazaruddin, sudah 
diberikan ke Ibas atau tidak.

Karena bukan saya yang memberi 
langsung, saya kasih ke Pak Nazar karena atas perintah dia dan saya 
catat nama Ibas. Saya nggak tahu lagi, yang jelas di catatan saya 
nama-namanya.

Tugas saya saat itu adalah Wakil Direktur 
Keuangan PT Permai Group, dan dalam hal ini tugasnya hanya sebagai 
pencatat setiap aliran uang perusahaan. "Ada 200 untuk Mas Ibas, tapi 
maaf saya tidak tau uang itu sampai atau tidak. Itulah catatan saya di 
pengadilan," tambahnya 

Lebih, jauh Yulianis mengatakan, 
selama tiga tahun saya berikan kesaksian saya secara jujur kepada KPK, 
untuk membongkar sejumlah kasus besar di negeri ini yang penuh korupsi. 
Jadi kemana kesaksian saya selama tiga tahun itu? Diapakan?

"Kalau Pak Samad bilang  saya aneh apa artinya? Karena yang saya bicara 
bukan cuma Ibas banyak orang yang besar yang terlibat di kasus 
Nazaruddin dan semua sudah saya sampaikan ke penyidik KPK,"jelas 
Yulianis.

Yulianis juga mengatakan bahwa di pengadilan kan 
media sudah tahu, bahwa saya tidak pernah mengatakan mas Ibas terlibat 
Hambalang, tapi soal Ibas saya diperiksa soal Kongres Demokrat,

"Dan saya harus bicara seperti yang ada dicatatan saya, bukan ujug-ujug
 saya bicara soal Ibas, tapi semua itu karena saya ditanya penyidik," 
kata Yulianis. Akibat pernyataan itu Juru bicara Partai Demokrat 
yang juga mantan salah satu ketua PIJAR dari Rachland Nashidik  ini 
menyerang Yulianis dimana mengatakan  bahwa Surat Yulianis ke KPK itu 
berisi bantahan Yulianis terhadap pernyataan Abraham Samad soal kasus 
Hambalang persengkokolan besar. 

"Yulianis adalah bagian dari 
persekongkolan. Itu sudah jelas. Yulianis adalah representasi 
persekongkolan untuk mendiskreditkan KPK. Tujuannya adalah untuk 
menciptakan kesan bahwa KPK bekerja berdasarkan mandat dari kekuasaan 
politik dan karena itu tidak berani menyentuh Ibas," tegas Juru Bicara 
Partai Demokrat Rachland Nashidik di Jakarta, Jumat (20/12). 

Semua yang dikatakan Yulianis, lanjut Rachland, hanya rekaan atau opini.
 Yulianis sendiri mengakui bahwa ia menyerahkan uang kepada Nazar, bukan
 Ibas. "Yulianis adalah bagian depan dari proyek opini sesat untuk 
melindungi pihak yang sudah dinyatakan oleh KPK sebagai tersangka." 

Menurutnya, ada kelompok besar yang berada di belakang Yulianis. 
Kelompok inilah yang disebut Rachland ingin menyerang KPK. "Sekali lagi 
itu bohong. KPK tidak bisa diatur-atur. Siapa dalangnya? Saya yakin 
publik sudah cerdas untuk mengetahui siapa," tutup dia.

Hal 
itu dibantah Yulianis bahkan hal ini adalah urusan Pribadi saya dengan 
Pribadi Abraham Samd, bahkan ia bahkan mengahragia KPK dan salaha 
seorang jaksa yang sekaligus penyidik KPK mengatakan kepadanya bahwa 
dirinya merasa terbantu dengan keterangan dan kesaksian Yulianis selama 
ini.

Nah lalu siapa sebenarnya yang sedang bermain-main, Dan 
hendaknya Juru Bicara Partai Demokrat Rachland Nashidik pun jangan 
menuduh sembarangan, atau Partai demokrat sedang Panik saat ini? 

Saat pernyataan Samad bahwa tidak ada nama Ibas di BAP Yulianis memang 
mengirim surat resmi ke dia keesokan harinya, 13 Desember dan, seperti 
janji Biro Hukum KPK, saya pun memberikan kesempatan kepada Samad untuk 
melakukan klarifikasi sampai Rabu ini. Karena tidak ada klarifikasi juga
 dari Samad, sayalah yang membuat klarifikasi ini,” tutur Yulianis 
sebelum melakukan klarifikasi di hadapan banyak wartawan dari berbagai 
media.

Sampai kini bahwa Tidak ada yang menyangka kalau 
Yulianis, saksi kunci untuk banyak kasus dugaan korupsi yang melibatkan 
Muhammad Nazaruddin, mantan Bendahara Partai Demokrat, datang ke Komisi 
Pemberantasan Korupsi, Rabu (18/12). 

Karena, memang tidak ada informasi dari KPK bahwa Yulianis pada hari ini akan 
diperiksa atau dimintai keterangannya.

Yulianis melenggang sendiri saja ke KPK, tanpa pengawalan siapa-siapa. 
“Saya memang sengaja datang ke sini untuk melakukan klarifikasi soal 
pernyataan Abraham Samad yang menyatakan saya sebagai orang yang aneh. 
Ini urusan pribadi saya dengan Abraham Samad, yang kebetulan Ketua KPK,”
 ujar Yulianis.

Menurut Yulianis, sebelum melakukan klarifikasi
 ini, dirinya telah menyurati secara resmi Abraham Samad. “Saya serahkan
 suratnya ke Biro Hukum KPK dan mereka bilang hari Rabu (18/12) insya 
Allah Abraham Samad akan mengklarifikasi pernyataannya. Saya katakan 
ketika itu, kalau Samad tidak mengklarifikasi, saya yang akan melakukan 
klarifikasi,” tutur Yulianis.

menurut Yulianis ternyata tidak 
ada juga klarifikasi dari Samad, sehingga Yulianis menghubungi Biro 
Hukum ke KPK untuk memberi tahu bahwa dirinya akan melakukan klarifikasi
 di Gedung KPK pukul 14.00 WIB. “Namun, karena ada urusan, saya baru 
tiba di KPK jam tiga-an ini,” ujarnya.

Setiba di KPK, Yulianis
 kembali menghubungi Biro Hukum KPK. “Saya katakan saya tidak ada 
masalah dengan KPK dan dengan penyidik KPK. Seperti saya katakan tadi, 
ini masalah saya pribadi dengan Abraham Samad, yang kebetulan Ketua KPK.

Saya tetap bersedia memberikan kesaksian, namun saya baru mau bersaksi 
lagi setelah saya memberikan klarifikasi dan saya juga meminta agar 
permintaan keterangan dari saya tidak lagi dilakukan secara maraton, 
setiap hari,” tutur Yulianis.

Dalam  aku linimasanya Yulianis 
dengan akun @yulianis13450 dia pun yang sempat mengakatan lebih tajam 
antara lain  bahwa pada tanggal 8 Juli 2013 P'Samad bicara kalo 
kesaksian saya sangat akurat, dan dia lebih percaya kesaksian saya 
daripada Nazaruddin, lalu kenapa Abraham mengatakan itu pada 12 Desember
 lalu.

"Ini pertanyaan besar saya,"kata Yulianis saat dihubungi ASATUNEWS.com

Berikut ini kami kutip kicauan Yulianis:

Bukan sy sj yg menyebut dlm kasus SKK migas juga di sebut @abigailfe89:
 ..Bukankah bs saja Yulianis keliru atau memiliki niat tertentu? ..”

Kasus Penyebutan Nama Ibas oleh Saya bergulir seperti bola salju, 
semakin lama semakin besar saja bolanya. Saya di tuding sana sini

Padahal yg menyebut nama Ibas bukan hanya saya saja,di kasus SKK migas 
nama Ibas kembali di sebut,apakah saksi sekaligus tersangka Deviandri

Di anggap menyebarkan fitnah juga. Setelah kesaksian Deviandri di SKK migas 
tekanan ke KPK semakin besar dan semakin kuat

Untuk pemanggilan Ibas sang putra mahkota. Hingga tgl 12 Desember 2013 
Pak Samad menyerang balik Saya. Yg menyatakan nama Ibas tdk  ada

Nama Ibas tidak ada di BAP saya dan saya adalah org aneh yg tdk perlu 
di percaya. Masalah BAP .... Pak Samad tdk cermat membaca BAP

Itu adalah materi penyidikan, buat apa Pak Samad bicarakan, seluruh 
penyidik yg bekerja sama dengan saya juga sudah tau.Sy mengada ngada

Persoalan Saya dg pak Samad murni persoalan pribadi, sy tdk perduli apa
 yg P'Samad bicarakan membela kepentingan apa. Tapi saat dia

Menyerang Integritas saya sebagai saksi yg bersaksi di bawah sumpah, Sy minta 
P'Samad menarik ucapannya yg berkata saya Aneh

Padahal tgl 8 Juli 2013 P'Samad bicara kalo kesaksian saya sgt akurat, dan dia 
lebih percaya kesaksian saya drpd Nazaruddin

Kesaksian saya mengenai Ibas hanyalah sebagian kecil kesaksian saya yg 
selama 3 tahun ini. Kesaksian itu di politisasi oleh orang orang

Padahal kesaksian saya itu di koridor hukum bukan di koridor politik. Mereka yg 
mencampu adukan fakta tersebut bukan saya

Bila penegak hukum sudah mencampur adukkan antara hukum dan politik....
 Maka semuanya menjadi blunder.Para politikius memanfaatkan semua itu

Itu semua sah sah saja, tapi para petinggi demokrat menggunakan itu 
semua seolah olah sy mendiskreditkan KPK. Sy sengaja ingin menghancurkan

Menghancurkan KPK. Subahallah....  Hanya Allah SWT yg tau. Sy lakukan 
itu semua krn sy cinta KPK, sy tdk mau kerja keras sy bersama teman2

Di KPK hancur berantakan. Pernyataan2 p'samad selama ini yg sering 
mendiskreditkan KPK. 

Membuat KPK seolah2 tercampur dengan ranah Politik

Sy datang ke KPK sendirian tdk mau di temani siapapun. Malah penyidik 
bilang kok ibu datang sendirian, kalo kami tau kami temani bu

Sy datang ke KPK sendirian tdk mau di temani siapapun. Malah penyidik 
bilang kok ibu datang sendirian, kalo kami tau kami temani bu

Saya bilang.... Ini urusan pribadi sy dgn P'Samad.... Teman2 nggak usah 
terbawa bawa masalah ini. Tujuannya adalh supaya P'Samad bicara hati2

Para politisi demokrat membelokkan esensi dr perlawanan aku ke P'Samad 
menjadi perlawanan aku dengan KPK. maaf pak... Tidak seperti itu

Bapak2 bicara seolah olah membela KPK.... Padahal bapak2 lah yg 
sebenarnya ingin menghancurkan KPK... Semoga Allah SWT mengampuni dosa 
bapak hehehe anda yg emosi.... Sengaja melemahkan kami para saksi, asal 
anda tau..

Org2 sprt anda tidak membuat km surut unt bersaksi. 

Ada juga pernyataan bantahan Yulianis buat orang yang merasa menyudutkan dia 
antaralain berikut kutiptannya 

@Akmal50M sampaikan ke bos anda, bertobatlah azab sudah menimpa, dan unt 
anda... Karma Allah lebih dahsyat anda tunggu saja

@premanlampunek @Akmal50M si akmal ini mungkin salah satu pencinta PD,org2 
seperti ini yg menghancurkan Indonesia

@Akmal50M jangan prestasi KPK yg sedang bagus di nodai org2 seperti anda, org2 
seperti anda lah yg menghancurkan KPK

@Akmal50M keruntuhan para koruptor sudah di depan mata, apakah anda ketakutan? 
Sy malah senang semakin ... http://m.tmi.me/1d8Wa7 

@Akmal50M ternyata anda memang pencinta koruptor, sehebat apapun anda, 
kebaikan akan mencari jalannya sendiri,tanda2 itu sudah kelihatan

@Akmal50M anda tdk cermat membaca twit saya, sy malah menjaga KPK,anda yg takut 
KPK menjadi bersih dr yg sekarang

@Akmal50M biasanya org yg marah oleh kesaksian sy krn dia bagian dr 
koruptor,membela kepentingan pribadinya di atas kepentingan bersama

@Akmal50M anda memang bodoh, apapun yg anda hujat pada saya, suatu saat
 akan kembali ke anda sendiri, sy percaya karma Allah SWT
mari kita 
buktikan, semoga Allah memperlihatkan kuasanya, anda memang salah satu 
pencita koruptor, semoga anda mendapat hidayah, apapun yg anda lakukan 
hanya bicara saja, kalo saya bukan hanya bicara... Sy melakukan tugas sy
 tdk hanya bicara

kesaksian yg di kutip wartawan apakah itu kesalahan sy, saat Ibas melaporkan sy 
apakah sy tdk boleh membela diri???

siapa yg sumpah serapah, kecuali anda bicara tanpa koridor yg jelas

kesaksian palsu boleh di mintai pertanggung jawaban. Sedangkan 
kesaksian sy ada kesaksian yg bisa di kuatkan dgn kesaksian yg lain

dia bu Rosa... Skr dia semangat memberikan kesaksian. Krn kami ini para saksi 
ingin Indonesia yg lebih baik

semua saksi itu penting uda... Ada teman sy malahan sdh pernah di penjara org

KPK, tp skr sudah bebas bersyarat. Kena OTT dulu

susah diskusi dgn org yg sudah gelap mata

Bu @yulianis13450 Qulil_Haqqo wa lau kaana murron (katakanlah yg benar meskipun 
pahit(untk dikatakan dn akibatnya)

@Akmal50M apakah seorang saksi bisa di mintai pertanggung jawaban atas 
kesaksiannya... Berarti banyak saksi yg masuk penjara

Kirim email ke