Tanya :
Saya  bertetangga  dengan  orang  yang berasal dari dua organisasi yang berbeda.
Yang  satu  aktivis  PERSIS  dan yang lainnya aktivis NU. Mereka terlihat kurang
akur  dengan alasan perbedaan akidah dan ibadah. Akhirnya saya pun berkesimpulan
bahwa  organisasi  keislaman  itu menjadi penyebab pecahnya umat islam. Benarkah
kesimpulan saya?

Jawab:

     Tanpa  mengurangi  rasa hormat saya, tampaknya Anda terjebak pada kerancuan
berfikir  yang  disebut dengan 'Fallacy of Drammatic Instance'. Yaitu penggunaan
satu  atau  dua  kasus  untuk mendukung argumen yang bersifat general atau umum.
Jadi  'Fallacy  of  Drammatic  Instance'  berawal dari kecenderungan orang untuk
melakukan  apa  yang  dikenal  dengan 'over generalisation'.  Kerancuan berfikir
semacam ini, banyak terjadi dalam berbagai telaah sosial.

     Apa  yang  Anda  ceritakan memang bisa terjadi, namun dari kasus itu, tidak
bisa  langsung  disimpulkan  bahwa PERSIS, NU, Muhammadiyah, dan organisasi yang
lain  sebagai  pemecah  belah.  Justru  organisasi-organisasi  ini  telah banyak
memberikan kontribusi pada kemajuan Islam di Indonesia.

     Setiap  organisasi  keislaman  memiliki  keunikan dan penekanan (stressing)
yang  berbeda  dalam  memperjuangkan  Islam.  Perlu  ditekankan  di  sini, bahwa
organisasi  itu  hanya  alat  untuk  memperjuangkan  Islam, jadi bukan merupakan
tujuan.  Sangatlah  keliru  apabila  kita  menjadikan organisasi sebagai tujuan.
Ingat,  dia  hanya alat! Alat yang dibuat manusia, tentu tidak ada yang sempurna
pasti  ada  plus  minusnya.  Muhammadiyah,  NU,  Persis,  dan yang lainnya tentu
memiliki banyak kelebihan, tapi pasti juga ada kekurangan. Karena itu, tidak ada
yang  patut  kita  sombongkan.  Jangan  merasa paling suci, paling sempurna, dan
paling Al Quran-Sunnah.

     Kesimpulannya,  organisasi  keislaman  bukan  penyebab  pecah belahnya umat
Islam, namun kesombongan yang menjadi penyebabnya. Karena itu, alangkah indahnya
kalau para aktivis organisasi keislaman banyak melakukan dialog intelektual yang
ikhlas, sehingga perbedaan-perbedaan bisa dijembatani.

Wallahu A'lam.

A.A


_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke