Assalamu'alaikum wr. wb.

Saudara-saudara, muslimin, muslimat, mukminin, mukminat.

Adakah yang mengetahui seluk beluk pendaftaran hajji & Setoran ONH. 

Saat ini kuota jama'ah haji sangat terbatas sehingga sesorang yang mau
menunaikan ibadah hajji harus membayar ONH minimal Rp. 20 juta, setahun lebih
awal baru dapat seat (tempat).
Bahkan ada yang lebih awal lagi, seperti calon jama'ah hajii dari Samarinda
sudah bayar bulan April lalu, namun untuk pemberangkatan tahun 2005/2006  ini
belum dapat seat.
Sementara pendaftaran resmi dari pemerintah biasanya sekitar  bulan juni atau
juli setiap tahunnya. Yang menjadi masalah, kenapa kok harus bayar dulu,
padahal pendaftaran belum buka.
Kalau kita hitung2 dana yang masuk ke rekening (saya tidak tahu atas nama
siapa
di Departemen Agama) cukup besar. Hitung saja kalau jumlah jama'ah haji
Indonesia 200.000,- 
Jumlah tersebut dikali panjar ONH Rp. 20.000.000,-  terus dikali 12 bulan,
berapa bunga / jasa / interest atau apalah namanya di bank? Kemana atau untuk
apa dan siapa bunga tersebut?
Bukankah itu riba? Adakah ia dipakai untuk kemaslahatan umum atau diambil oleh
pemegang rekening? halalkah uang itu? dan masih banyak lagi pertanyaan yang
mungkin timbul dari benak kita.

Apakah ini disadari atau diketahui atau dilegalisir oleh pemerintah cq
departemen Agama?

Kenapa tidak dibuka saja pendaftaran dulu, dengan ketentuan siapa yang duluan
itu yang diperioritaskan, kemudian disaring siapa yang duluan lengkap syarat2
admnya diproses, 
baru nanti pada waktunya setelah diputuskan berapa besar ONH baru disuruh
bayar. Saat ini ada kesan ibadah haji menjadi lebih sebagai objek bisnisnya
orang2 depag ketimbang urusan ibadah.
Bayangkan seorang petani atau nelayan, atau pegawai rendahan terpaksa ngumpul
duit sekarang dengan berbagai cara, mungkin menjual barang, gadai sawah, atau
pinjam teman dulu, 
agar bisa setor dan dapat seat, padahal berangkatnya tahun depan atau dua
tahun
lagi.

Mungkin ada saudara2 yang bisa atau kebetulan berkecimpung dalam urusan ini,
dapat menyampaikan masalah ini ke depag urusan hajji. Sehingga pengurusan
perjalanan ibadah hajji ini
semakin lebih baik dan benar2 menolong orang yang ber'ibadah. 

Semoga ada yang menanggapinya, dan meresponsenya.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

KS





>
> JAKARTA KOTA TERKORUP 
>
> CERITA NYATA
> [<http://www.mediaindo.co.id/jkt/respon.asp>Kirim Cerita]
>
> Waktu itu aku baru pulang dari luar negeri ,dan aku memergoki gadis yg baru
> aja pulang dari luar negeri dia seorang tkw ,dia menangis ,lalu aku tanya
> kenapa menangis ,barang ku semua hilang katanya . Lalu dia cerita begini
> mwaktu dia dorong tas dia di tanya ma seorang petugas di bandara soekarno
> hatta
>
> pt ; dik ada yg jemput ngga kamu
>
> tkw; ada pak dia tunggu aku di luar
>
> pt : kamu cari sana yg jemput kamu biar barang kamu aku awasi di sini
>
> Sebaga orang yg polos dia percaya karena yg suruh petugas dan dia ngga ingat
> nama nya karena dia ngga ada curiga . Tapi setelah dia menemukan saudara yg
> jemput dia ,mau ambil barang nya ter nya semuanya ngga ada ya petugasnya ya
> barang nya ,kejadian seperti ini sangat lah kejam .Dan aku bertanya kepada
> semua yg terkait dengan urusan di seokarno hatta mengapa semua di biar kan .
> Apa ngga bisa semuanya ini di benahi .
> nonongsitik
> indramayu
> indramayu
>
>
>
> _______________________________________________ 
> is-lam mailing list 
> [email protected] 
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam 




_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke