"Syari'ah" telah menjadi komoditi ekonomi !

Orang-orang yang sangat rajin menggunakan kata "syari'ah" kenyataannya
adalah para bankir. Mereka sangat rajin mengusung jargon baru PERBANKAN SYARI'AH.
Bahkan berita di Republika hari ini menyatakan Singapura sedang menyusun
jenis perbankan ini.


Untuk mendukung teorinya itu para bankir butuh dukungan teori ekonomi.
Maka didukunglah ramai-ramai oleh mereka para ekonom yang bicara EKONOMI
SYARI'AH.


Mengapa urusan syari'ah menjadi bias seperti itu ?

Padahal istilah syari'ah adalah BAHASA WAHYU yang dijunjung tinggi oleh para
nabi & rosul ?


Kewaspadaan saya nyah ialah : Jangan-jangan ini adalah sebuah konspirasi
anti Islam untuk menumpulkan dan meminggirkan peranan Wahyu yang
sesungguhnya. Seperti diketahui bersama perbankan dan ekonomi adalah alat-alat
musuh Islam untuk menginfiltrasi dan menumpulkan Islam. Alat-alat untuk
membuat Ummat Islam terpuruk, kurus-kering, kecil dan jinak.



========================================================================================
Akses Internet TELKOMNet-Instan beri Diskon s.d. 50 % khusus untuk wilayah Jawa Timur.
Informasi selengkapnya di www.telkomnetinstan.com atau hub 0800-1-INSTAN (467826)
======================================================================================== _______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke