Assalamu'alaikum wr.wb
Sebelumnya saya minta maaf kepada semua saudara saya -
di milis ini . menurut saya ada baiknya adu argumentasi ini -
di sudahi saja karena tentunya saudaraku semua sudah jauh -
lebih banyak tahu dari saya bahwa islam itu bukan agama yang -
harus di pertentangan . lagi pula buat apa kita berdebat yang sudah -
terjadi toh kalaupun sebelum kejadian kita ada di sana belum tentu kita -
kita mampu untuk berbuat menhalangi mereka untuk melakukan tindakan tsb.
Terus terang semakin lama saya membaca perdebatan ini sudah bercampur dgn -
amarah yang dapat mengakibatkan kita berbicara lepas kontrol. 
( Maaf bila saya salah ) Tapi mari kita coba pikirkan bagaimana nasib -
agama kita , agama Islam bila keadaannya seperti ini . Mari kita pelajari -
bahwa karena banyaknya perbedaan pendapat yang di biarkan menjadikan Islam -
terbecah belah .Marilah yuk kita coba menyatukan pendapat, hilangkan perbedaan -
yang semua tentunya berdasarkan al'quran dan hadist .Terima kasih.
Wassalamu'alaikum wr.wb

-----Original Message-----
From: Raden Budiman [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, July 29, 2005 2:05 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [is-lam] THINK GLOBALLY ACT LOCALLY --x|


On Thu, 28 Jul 2005 18:02:30 -0700 (PDT)
  AFR <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> 1. nggak paham & nggak akan pegang adab pandangan org
> bisnis spt judul topik. ada ketidakkonsitenan antara
> tatanan berpikir & berbuat yg disebut sbg MUNAFIK.
> mahamkan sunnah berbasis bisnis modern saja sdh ngaco.
> gambaran org lbh mengedepankan aqli drpd naqli. 

| Coba deh ........ anda baca Al-Quran.
Betapa banyak pernyataan Alloh yang berbunyi AFALA 
TA'QILUN.
Itu artinya harus pake aqal => dalilnya disebut dalil aqli 
!

Tapi......tak apalah bila anda alergi dengan istilah 
English.

Berpikir itu harus luas....cik........'alamin.
Jangan macam katak dalam tempurung.
Berbuat itu mulai dari lingkaran terdekat.


  
> 2. antum jelaskan pongkol ketauhidan itu Ibrahim as.
> apa tuntunan naqlinya? 

| Begini ya.......
Nabi Ibrohim itu disebut oleh para ahli agama sebagai 
Bapak para nabi.
Para nabi itu.......misinya TAWHID.
Dari situ saya mengambil istilah BAPAK TAWHID.
Tak ada itu dalam definisi saya pongkol ketauhidan.
Ana tak faham maksud PONGKOL.




>apakah Adam as, Idris as, Nuh
> as & Hud as bukan ajaran tauhid? apa tuntunan jika
> tidak?

| Apakah saya menyebutkan mereka bukan bertawhid ?!



> 3. antum bilang,
> ".. yaitu Nabi Ibrohim as sudah membuat istilah
> BALDATAN AMINAN. Sang Bapak Tawhid ini sudah jauh-jauh
> hari memikirkan .."
> 
> anda kira konsep ketauhidan itu rekayasa para nabi
> hingga ada istilah bldatan-X, -Y? anda pasti ingin
> coba yakinkan pd org seolah Ibrahim as aldh the VVVIP
> ttg tauhid. berpikirlah kalau ngomong & berujuklah pd
> Qur'an dan hadist. 


> anda kira konsep ketauhidan itu rekayasa para nabi

| Apakah saya menyatakan "ketauhidan itu rekayasa para 
nabi" ?


> hingga ada istilah bldatan-X, -Y?

| Buka Kamus AlQuran anda lalu cari kalimat BALDATAN 
AMINAN, pasti anda dapatkan.


>anda pasti ingin
> coba yakinkan pd org seolah Ibrahim as aldh the VVVIP
> ttg tauhid. berpikirlah kalau ngomong & berujuklah pd
> Qur'an dan hadist. 

| Anda pasti ingin menghujah saya dengan Qur'an dan 
hadist.........unjukkanlah !


  
> 3. Raden 'kurang' Budiman katakan: 
> "Para ahli sejarah barat yang obyektif menyatakan
> bahwa ..."
> 
> buat wanti-wanti saja pd jama'ah muslim yg mau
> diingatkan. sejauh saya membaca & pelajari pola pikir
> manusia-manusia, baik bertemu langsung/tidak, bila
> anda temui org yg ngaku Islam, yg mereka bershalat &
> bershaum & bernashet juga namun dlm nasehatnay byk
> mengutip kalimat org2 barat (orientalis), niscaya
> mereka itulah pengemban thaghut & bibit dajjal. 
> 
> peganglah ini kalau mau, 
> org Islam boleh mengutip saran & kaum barat hanyalah
> dlm urusan duniawi, TIDAK ukhrawi!

| Terima kasih anda telah mengajari saya bagaimana 
membedakan urusan
duniawi dan ukhrawi. Mungkin disinilah kurangnya saya dan 
kelebihannya itu
ada pada anda. Sudah selayaknya orang yang berlebih 
memberi kepada yang kurang.



> Raden 'kurang' Budiman,
> kalau antum ahmadiyah da'wahlah TANPA Qur'an & hadist.
> seluruh jama'ah muslim dr perangai lembut hingga
> keras, yg bbrp waktu merusak, tak akan pernah mengakui
> ahmadiyah hingga kelompok kalian mau dima'mumi dlm
> shalat.

| SAYA BUKAN AHMADIYAH !


> salam,
>Fahru

Wassalam,
R. Budiman



========================================================================================
Dapatkan kemudahan layanan Mobile Email dari VENTUS untuk Personal, VENTUS 
Easy. 

Klik http://easy.ventusmobile.com
========================================================================================
 
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke