Kalau saya kan orang kecil, jadi tak punya kesempatan kontak dgn Nurcholis Madjid.
Tapi saya baca, Prof Dr. HM Rasyidi, Hartono Ahmad Jaiz, Adian Husaini banyak adu argumentasi dgn Nurcholis. Bahkan para ulama di MUI memberikan fatwa sesat Pluralisme, Ahmadiyah, Liberalisme, dsb. Itu pun ditentang Nurcholis ketika menjelang kematiannya. Nurcholis sendiri dinyatakan sbg Bapak Pluralisme, padahal Pluralisme difatwakan sesat oleh MUI. --- [EMAIL PROTECTED] wrote: > > Kalo begitu, apakah Mas Nizami pernah mengingatkan > (adu argumentasi dg) Cak > Nur sewaktu masih hidup ? > > > > > > A Nizami > > <[EMAIL PROTECTED]> To: > Milis is-lam <[email protected]> > Sent by: cc: > media dakwah > [EMAIL PROTECTED] > <[email protected]> > .isnet.org > Subject: [is-lam] RE: Mengingat Cak Nur > > > > > 01-09-05 08:28 AM > > Please respond to > > Milis is-lam > > > > > > > > > > > > --- Harry Sufehmi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > *********** REPLY SEPARATOR *********** > > On 30/08/2005 at 20:40 A Nizami wrote: > > >Boleh. Allah dan Rasul sudah mencontohkan itu. > > >Contohnya di Al Qur'an ditulis bahwa Fir'aun, Abu > > >Lahab, dll sebagai kafir. > > > > > >Nabi juga mencap Abu Jahal sebagai kafir, > > Musailamah > > >sebagai pembohong, Abdullah sbg munafik. > > > > Rasulullah saw itu maksum, sehingga kalau mencap > > seseorang kafir/munafik/dll, maka pasti benar. > > Tidak boleh diragukan lagi. > > > > Tapi kalau kita ? > > Takutnya, ada kesalahan, keawaman, khilaf, bias, > > ketidaktahuan mengenai isi hati orang yang > > sebenarnya, miskomunikasi, dll. > > Rasulullah harus jadi teladan bagi kita. Jika Allah > dan Rasulnya melakukan itu, tentu kita harus > mengikutinya. Para sahabat mau pun tabi'in dan > tabi'it > tabi'in juga melakukan itu. Misalnya dalam ilmu > hadits, mereka menggolongkan para perawi sebagai > yang > terpercaya sampai kepada yang pembohong. > > Mengapa kita melakukan itu? Itu agar orang awam > tidak > tersesat karena para pembohong/orang sesat. > > Tentu saja kita tidak boleh sembarangan melakukan > stempel tersebut. Kita harus mengkaji ucapan/tulisan > orang yang akan kita stempel dengan Al Qur'an dan > Hadits. Jika 1-2 kali mungkin karena khilaf. Tapi > kalau terus-menerus serta diberitahu tidak mau insaf > juga, ya kita harus berani mengatakan mereka > munafik. > > Misalnya jika ada orang yang menyatakan semua agama > sama benarnya. Ini jelas kafir karena bertentangan > dgn > ayat Al Qur'an: > > "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah > hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang > telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang > pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang > ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir > terhadap > ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat > hisab-Nya." [Ali Imran:19] > > "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka > sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) > daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang > yang rugi." [Ali Imron:85] > > Kalau sudah dijelaskan masih berpendapat bahwa semua > agama sama benarnya sambil ceramah ke sana kemari > serta menulis di koran2 atau buku, apa tidak pantas > kalau kita menyebutnya munafik karena mengingkari > ayat > Allah? > > Demikian pula yang membolehkan nikah beda agama: > > "Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan > perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; > dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan > oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, > dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang > yang > mukmin" [An Nuur:3] > > "Hai orang-orang yang beriman, apabila datang > berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, > maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Allah > lebih > mengetahui tentang keimanan mereka;maka jika kamu > telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman > maka janganlah kamu kembalikan mereka kepada > (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada > halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang > kafir > itu tiada halal pula bagi mereka. Dan berikanlah > kepada (suami suami) mereka, mahar yang telah mereka > bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka > apabila > kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah > kamu > tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan > perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta > mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah mereka > meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah > hukum Allah yang ditetapkanNya di antara kamu. Dan > Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." [Al > Mumtahanah:10] > > Agama Islam bukanlah agama Rabbaniyah yang menganut > sistem kependetaan. Tiap diri kita bertanggung-jawab > atas perbuatan kita masing2. Kita tidak boleh taqlid > mengikuti sesuatu tanpa dalil yang jelas. Sebaliknya > jika kita telah menemukan dalilnya di Al Qur'an, > kita > harus mengikutinya (Al Baqarah:2) > > Wassalam > > Wassalam, > > Harry > > > > _______________________________________________ > > is-lam mailing list > > [email protected] > > > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > > > Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media > Dakwah > Kirim email ke: > [EMAIL PROTECTED] > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam > protection around > http://mail.yahoo.com > _______________________________________________ > is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > > > > > ______________________________________________________________ > > Disclaimer : > - This email and any file transmitted with it are > confidential and > are intended solely for the use of the individual or > entity whom > they are addressed, if you are not the original > recipient, please > delete it from your system. > - Any views or opinions expressed in this email are > those of the > author only. > ______________________________________________________________> _______________________________________________ > is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media Dakwah Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
