Ketika maut menjemput ku harap tidak terlalu sakit. Nabi berkata rasanya bagai ditetak pedang 500 kali.
Ketika maut menjemput, hanya kubur 2 kali 1 meter yang jadi tempat tinggal kita. Gelap gulita ditimbun tanah. Berteman cacing dan serangga. Segala harta benda kita tiada berguna lagi. Kita tidak dapat membawanya. Ahli waris kita yang menguasainya. Hanya amal baik kita yang dapat kita jadikan sandaran. Mati adalah hal yang pasti. Tapi berapa banyak dari kita yang ingat mati? Kita merasa seolah-olah immortal. Tidak akan mati. Kita terus berbuat dosa. Berapa banyak dari kita yang berbuat amal saleh untuk bekal ketika mati? "Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan[1313]. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir. " [Az Zumar:42] [1313]. Maksudnya: orang-orang yang mati itu rohnya ditahan Allah sehingga tidak dapat kembali kepada tubuhnya; dan orang-orang yang tidak mati hanya tidur saja, rohnya dilepaskan sehingga dapat kembali kepadanya lagi Tertarik masalah Ekonomi? Mari bergabung ke milis Ekonomi Nasional Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
