Warga Meminta Lia Aminuddin Hentikan Ajaran Eden
Selasa, 27 Desember 2005 | 18:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Warga Jalan Mahoni RT 05/08, Bungur, Jakarta
Pusat, mengultimatum agar aliran "Tahta Suci Kerajaan Eden" pimpinan Lia
Aminuddin segera menghentikan kegiatan penyebaran ajarannya. Warga juga
meminta bangunan berbentuk pura di dinding rumah Lia dirombak.

"Jika setelah 31 Desember masih ada, kami akan bertindak sendiri," kata
tokoh agama setempat, Abdur Rahman, ketika ditemui Tempo di rumahnya,
Bungur, Jakarta, Selasa (27/12).

Abdur Rahman menuturkan, sebenarnya Lia Aminuddin sejak 1980 sudah memulai
ajarannya. Namun, ujarnya, saat itu Lia belum mengajak warga sekitar untuk
mengikuti ajarannya.

Baru pada awal 2005, warga menilai ajaran Lia semakin menentang ajaran agama
Islam. Misalnya Lia dan pengikutnya mengatakan bahwa Allah Maha Pengazab.
"Padahal muslim meyakini Allah Maha Pengasih dan Penyayang," kata Abdur
Rahman.

Mereka juga menganggap Nabi Muhammad SAW lahir di Betawi dan menganggap
Jakarta sebagai kiblat seluruh dunia bukan Mekah. "Ajaran itu sangat menusuk
dan melecehkan umat Islam," katanya. "Ini jelas sesat dan menyesatkan
seperti fatwa MUI tahun 1990."

Menurut Abdur Rahman, pengikut Lia juga tidak mengerjakan salat dan puasa
dan menggabungkan semua agama seolah-olah menjadi satu agama. Seolah-olah
agama Eden diatas seluruh agama, katanya.

Selain itu, tambah Abdur Rahman, kegiatan pengikut Lia juga meresahkan.
Misalnya pada 2004, Lia dan pengikutnya mengatakan bahwa akan terjadi banjir
besar yang melanda perkampungan mereka. Lia dan pengikutnya sempat berputar
mengelilingi kawasan itu sebanyak 7 kali.

Secara pribadi beberapa warga telah menyampaikan keluhan ke kelurahan dan
kecamatan. Namun baru pada pekan lalu warga bersepakat membuat pernyataan
bersama meminta agar kegiatan tersebut dihentikan.

Pada Senin (26/12), seluruh tokoh masyarakat didampingi aparat kelurahan dan
kecamatan serta aparat kepolisian memfasilitasi pertemuan antara pengikut
Eden dan warga sekitar. Kelurahan memberikan tenggat waktu bagi pengikut
Eden untuk menghentikan kegiatan sebelum 31 Desember 2005.

"Pda saat itu pengikut Eden setuju dengan kesepakatan," kata Rahman.

Lia maupun pengikut aliran Eden tidak bisa dimintai komentarnya. Ketika
ditemui, mereka hanya memberikan brosur yang ditandatangani "Jibril Ruhul
Kudus". badriah



---
Outgoing mail is certified Virus Free.
Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com).
Version: 6.0.859 / Virus Database: 585 - Release Date: 2/14/2005


_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke