>On 6/23/2006 at 9:54 AM [EMAIL PROTECTED] wrote: >yang sangat disayangkan, >kenapa produk produk muslim seperti kebutuhan rumah tangga, contohnya alat >alat kebersihan >badan maupun yang lainnya, penjualannya dng sistem MLM.
Karena dengan sistim MLM itu distribusi barang menjadi bisa lebih luas. Beberapa perbandingan : Tanpa MLM: 1. perlu gudang lebih banyak, tersebar di tempat2 yang strategis 2. makin banyak gudang = makin besar biaya 3. makin banyak gudang = makin kompleks manajemen distribusinya 4. sulit menyalurkan melalui distributor yang sudah ada, karena mereka segan menyalurkan barang yang tidak populer. kalaupun mereka mau, biasanya kemudian mereka minta margin laba yang besar Dengan MLM: 1. gudang tidak perlu ada banyak 2. peserta MLM membantu memungkinkan distribusi barang ke lokasi2 yang sulit dijangkau 3. peserta MLM membantu memungkinkan distribusi barang ke lokasi2 yang tidak ekonomis untuk dibuatkan gudang Kebetulan keluarga kami ada pengalaman mulai dari distributor besar terus sampai ke jalur pengecer, sehingga mungkin inilah kesulitan MQ dalam memasarkan produknya, dan kemudian diakali dengan strategi pemasaran MLM. Lagipula MLM nya sendiri tidak masalah. Yang bermasalah itu adalah para "trainer", yang isi ceramahnya cuma memberi harapan2 muluk2 yang tidak realistis. Sehingga orang2 jadi terlena bermimpi, dan gagal melakukan tindakan yang tepat. Salam, Harry _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
