From: IPD Wiska Susetio <[EMAIL PROTECTED]>
To: Milis is-lam <[email protected]>
Sent: Wednesday, November 1, 2006 5:37:20 AM
Subject: Re: [is-lam] Hasil Presentasi Syiar TV
Kalau instalasi jaringan wireless LAN dan internet (WiFi) seperti di mall-mall
itu investasinya berapa ya ?
Kayaknya bagus juga kalau masjid-masjid besar pasang WiFi gratis buat dakwah.
Awalnya mungkin bisa menarik para yuppies atau enterpreneur profesional muda
untuk internetan gratis, tapi lama-lama kan membiasakan orang ke mesjid. Terus
kalau di mesjid kan risi kalau internetannya buat liat-liat gambar saru, jadi
membiasakan orang internetan yang produktif dan sehat. Selain itu ada image
positifnya umat Islam terasosiasi dan terdorong untuk berhi-tech.
= Wizh =
Gambar bisa dilihat di: www.media-islam.or.id
Hasil Presentasi Syiar TV
Hasil
Seminar Pemanfaatan IT untuk Dakwah
Alhamdulillah Seminar Pemanfaatan IT untuk
Dakwah di Tanmia Informatika pada tanggal 14 Oktober 2006 berlangsung dengan
sukses. Dari jumlah hadirin di atas perkiraan sehingga harus menambah jumlah
kursi dari ruangan lain.
Presentasi pertama diawali dengan
untuk Dakwah" oleh Agus Nizami. Disebutkan penggunaan Al Qur'an Digital untuk
pencarian ayat Al Qur'an, Google, penggunaan milis dan instant Messenger untuk
berkomunikasi serta sekilas cara membuat Blog/situs di Internet untuk Dakwah.
Acara berikutnya presentasi Syiar TV oleh Ustad Diki Chandra dari Forum
Arimatea. Dijelaskan alasan perlunya ummat Islam memiliki TV, strategi pembuatan
TV Lokal dengan sistem jaringan sehingga biaya dapat di tekan. Ada yang satu
kota biayanya hanya Rp 250 juta rupiah (pemancar, video camera, dsb)!
satu sebab mengapa satu TV Islam gagal meski biaya yang dikeluarkan sudah
puluhan milyar rupiah adalah mark-up. Menurut Ustad Diki Chandra, ada seorang
praktisi TV yang mengatakan bahwa mark-up pembelian perangkat TV merupakan hal
yang biasa.
Memang dari penelitian penulis, untuk investasi perangkat TV lokal
dengan jangkauan 30 km tidak sampai rp 500 juta. Kemudian biaya operasional
selama 2 tahun tidak lebih dari rp 1,5 milyar selama dikerjakan tanpa mark-up
dan penuh pengabdian.
Acara berikutnya diisi dengan
Edubuntu" oleh bapak Prihantoosa. Linux merupakan sistem operasi yang jauh lebih
murah ketimbang Microsoft. Selain itu Linux juga lebih aman dari gangguan virus
karena begitu ada kelemahan, dalam hitungan menit sekitar 1 juta pendukung Linux
langsung mengirimkan fixed/perbaikannya.
dari server web memakai Linux. Dijelaskan juga bagaimana dia berhasil membuat
jaringan Linux di satu rumah sakit dengan 130 terminal hanya memakai 1 CPU. Yang
lain cuma Monitor, Keyboard dan Mouse. Jika harga 1 CPU Rp 1 juta, maka dengan
jaringan Linux tersebut bisa dihemat Rp 390 juta rupiah. Belum penghematan dari
harga software dan kemudahan maintenance-nya..
Sesi terakhir berupa presentasi
Dasar-dasar Aqidah Islam. Dijelaskan bahwa Allah dalam Al Qur
tanpa iman semua amal sia-sia. Oleh sebab itu iman merupakan hal yang terpenting
yang harus dipelajari dan dimiliki oleh setiap Muslim.
adanya Tuhan, sifat-sifat Tuhan sejati, Tuhan sejati adalah Allah, Mengesakan
Allah dijelaskan oleh Agus Nizami dengan memakai dalil Al Qur
Setelah acara berakhir kami bersalam-salaman dan berbincang-bincang sejenak
dengan beberapa peserta yang hadir.
Software Islami dan FATUM (Tata Bahasa Arab) seharga @ Rp 5.000.
Gambar bisa dilihat di: www.media-islam.or.id
Hasil Presentasi Syiar TV
Hasil Seminar Pemanfaatan IT untuk Dakwah
Alhamdulillah Seminar Pemanfaatan IT untuk Dakwah di Tanmia Informatika pada tanggal 14 Oktober 2006 berlangsung dengan sukses. Dari jumlah hadirin di atas perkiraan sehingga harus menambah jumlah kursi dari ruangan lain.
Presentasi pertama diawali dengan „Pemanfaatan IT untuk Dakwah“ oleh Agus Nizami. Disebutkan penggunaan Al Qur’an Digital untuk pencarian ayat Al Qur’an, Google, penggunaan milis dan instant Messenger untuk berkomunikasi serta sekilas cara membuat Blog/situs di Internet untuk Dakwah.
Acara berikutnya presentasi Syiar TV oleh Ustad Diki Chandra dari Forum Arimatea. Dijelaskan alasan perlunya ummat Islam memiliki TV, strategi pembuatan TV Lokal dengan sistem jaringan sehingga biaya dapat di tekan. Ada yang satu kota biayanya hanya Rp 250 juta rupiah (pemancar, video camera, dsb)!
Salah satu sebab mengapa satu TV Islam gagal meski biaya yang dikeluarkan sudah puluhan milyar rupiah adalah mark-up. Menurut Ustad Diki Chandra, ada seorang praktisi TV yang mengatakan bahwa mark-up pembelian perangkat TV merupakan hal yang biasa.
Memang dari penelitian penulis, untuk investasi perangkat TV lokal dengan jangkauan 30 km tidak sampai rp 500 juta. Kemudian biaya operasional selama 2 tahun tidak lebih dari rp 1,5 milyar selama dikerjakan tanpa mark-up dan penuh pengabdian.
Acara berikutnya diisi dengan „Pengenalan Linux Edubuntu“ oleh bapak Prihantoosa. Linux merupakan sistem operasi yang jauh lebih murah ketimbang Microsoft. Selain itu Linux juga lebih aman dari gangguan virus karena begitu ada kelemahan, dalam hitungan menit sekitar 1 juta pendukung Linux langsung mengirimkan fixed/perbaikannya.
Pak Toosa juga menjelaskan bahwa 60% dari server web memakai Linux. Dijelaskan juga bagaimana dia berhasil membuat jaringan Linux di satu rumah sakit dengan 130 terminal hanya memakai 1 CPU. Yang lain cuma Monitor, Keyboard dan Mouse. Jika harga 1 CPU Rp 1 juta, maka dengan jaringan Linux tersebut bisa dihemat Rp 390 juta rupiah. Belum penghematan dari harga software dan kemudahan maintenance-nya..
Sesi terakhir berupa presentasi Dasar-dasar Aqidah Islam. Dijelaskan bahwa Allah dalam Al Qur’an menyatakan tanpa iman semua amal sia-sia. Oleh sebab itu iman merupakan hal yang terpenting yang harus dipelajari dan dimiliki oleh setiap Muslim.
Rukun Iman dari bukti adanya Tuhan, sifat-sifat Tuhan sejati, Tuhan sejati adalah Allah, Mengesakan Allah dijelaskan oleh Agus Nizami dengan memakai dalil Al Qur’an dan Logika.
Setelah acara berakhir kami bersalam-salaman dan berbincang-bincang sejenak dengan beberapa peserta yang hadir.
Pada acara tersebut juga dijual CD Software Islami dan FATUM (Tata Bahasa Arab) seharga @ Rp 5.000.
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
