Kenapa kita Ngomong Emang Yahud! 



Baca : Wawancara Ridwan Saidi : Melacak Zionis di Indonesia
<http://swaramuslim.net/more.php?id=1898_0_1_0_M> 



 

Salah satu cara orang Indonesia memuji kehebatan sesuatu adalah dengan
kata, "Wow, emang yahud!". Kata ini diambil dari frase bahasa Arab yahud
atau yahudu yang berarti Yahudi. Kenapa yahud? Konon itu lambang yang
diambil dari kecerdasan yang melekat pada orang Yahudi. Apa benar? 

Berbicara tentang Yahudi berarti berbicara tentang asa-usul, sejarah,
taktik, dan permainan hitam sebuah etnis kutukan Tuhan. Kenapa?

Para sejarawan berpendapat bahwa etnis Yahudi pada dasarnya adalah etnis
campuran antara berbagai unsur (mixed race) yang dipersatukan oleh satu
nasib dan watak. Karena itu dalam Yahudi terdapat kelas-kelas seperti:
Yahudi Bani Israil (lahir dari ayah-ibu Yahudi), Yahudi Aria (campuran
Yahudi dengan Eropa dan Iran), Yahudi Arab (campuran Yahudi dengan
Mesir, Irak, Syiria, dan sebagainya), Yahudi Mestiz (campuran Yahudi
dengan Kazak (Yahudi Rusia), Turki, Cina, India, dan sebagainya), Yahudi
Falasha (campuran Yahudi dengan Mulat), dan Yahudi Mulat (campuran
langsung Yahudi dan Negro). 


SEJARAH HITAM ETNIS KUTUKAN



Mereka hidup mengembara seperti kaum gypsy karena nggak punya negara.
Mereka ini tersebar di Amerika, Eropa, Afrika Utara, Asia Barat, Asia
Tengah, Asia Tenggara, sampai India. 

Etnis Yahudi berkeyakinan bahwa mereka adalah umat pilihan Tuhan dan
dipilih untuk memimpin dunia. Menurut ajaran Talmud, kitab suci orang
Yahudi, etnis non-Yahudi (gayim) adalah para pendosa, karenanya Tuhan
mengizinkan orang Yahudi untuk mengambil, merampas, menindas, menzalimi,
membunuh, dan atau menjajah ( 6M ) etnis non-Yahudi demi mengembalikan
keistimewaan mereka yang dirampas. Oleh sebab itu, ke mana pun orang
Yahudi pergi, mereka merasa berhak menjalankan aksi 6 M itu kepada siapa
saja. 

Pada jaman para nabi, kelakuan jahat orang Yahudi dimulai dengan rencana
membunuh dan membuang Nabi Yusuf (QS 12:9-19), membohongi Nabi Musa (QS
3:55), membunuh Nabi Zakaria, mengaku membunuh Nabi Isa (QS 4:157),
berusaha membunuh Nabi Harun (QS 7:150), dan berkali-kali berusaha
membunuh Nabi saw. Pada jaman khalifah Abu Bakar orang Yahudi
memprovokasi kaum Muslimin untuk murtad, bersekongkol membunuh Umar bin
Khattab, memfitnah Usman bin Affan, dan mengadu domba pengikut Ali bin
Abi Thalib dengan pengikut Muawiyah. Puncak kekejian mereka terjadi
ketika mereka menghina Tuhan (QS 3:181). Maka kemudian Allah mengutuk
orang Yahudi menjadi kera yang hina (QS 2:65). 


YAHUDI DI TANAH AIR 



Untuk menundukkan etnis non-Yahudi di seluruh dunia, Yahudi membentuk
gerakan Freemasonry <http://swaramuslim.net/more.php?id=1712_0_1_0_M> ,
sebuah gerakan rahasia yang telah menyusup ke seluruh dunia, termasuk ke
negeri kita. 

Ketika Belanda datang ke Indonesia, orang-orang Yahudi yang bergerak
dalam Kelompok Cahaya (salah satu agen Freemasonry) ikut mendompleng. Di
bawah pimpinan Sneevliet, pada tahun 1914 mereka melebarkan jaringan di
Semarang dan Surabaya. Sneevliet berhasil memikat beberapa orang
pengurus Serikat Islam cabang Semarang, di antaranya Semaun dan Darsono.
Sneevliet sering diundang oleh Semaun untuk memberikan ceramah tentang
sosialisme dan marxisme di gedung Serikat Islam. 

Pada Mei 1914 di Surabaya Sneevliet bersama HW. Dekker, JA Brandstender,
dan P. Bergsma mendirikan Indische Sociaal Democratische Vereniging
(ISDV). Semaun dan Darsono menjadi anggota ISDV pada tahun 1917
merangkap sebagai pimpinan SI Semarang. Mereka kerap melakukan kontak
dengan Kelompok Cahaya Nederland. Akibatnya, Serikat Islam terpecah
menjadi dua: SI Putih di bawah komando HOS Cokroaminoto yang tetap
berpegang pada prinsip Islam dan SI Merah pimpinan Semaun yang
berhalauan Sosialis Marxis. 

Setelah diadakan Kongres Komunis Internasional ke-3 di Rusia, SI Merah
berubah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). 

Selain Kelompok Cahaya, agen Freemasonry lainnya adalah Masonik yang
menyebarkan paham Plotisma. Paham ini menganggap semua agama benar dan
kalau perlu disatukan. Dalam Islam, Masonik berhasil membentuk paham
ingkar sunah (mengingkari hadis Nabi saw), aliran Quraniyah (berislam
berdasarkan Quran saja), gerakan kemahdian (pemimpin suatu kelompok yang
mengaku Imam Mahdi), paham sekularisme (memisahkan kehidupan agama dan
dunia), gerakan Islam campuran (mencampuradukkan Islam dengan budaya
non-Islam seperti perayaan Valentine Day), dan paham Islam kebangsaan. 




ORBEK YAHUDI DUNIA 



Nah sobat, kayaknya kata "Emang Yahud" dipakai akibat orang-orang kita
pada ngefans orbek Yahudi dunia seperti ilmuwan Albert Einstein,
sutradara Steven Spielberg, aktor dan aktris kayak Mill Broxy, Woody
Allen, Bop Hope, Jerry Lewis, Neil Simon, Kare Ryener, Mickey Rony, Jack
Limond, Elizabeth Taylor, Anne Prancoft, Barbara Straysand, Shelly
Duval, Dyan Keton, Jill Clay Borg, Kary Fisher, Alien Prestin, Marie
Killer, Suzane Anspac, Mercia Mason, Debi Reynolds, Dian Canon, Joan
Woodward, Paula Brintes, Sally Calirman, Kirk Douglas, Tonny Curtis,
Gary Grant, Jack Nicholas, B. Azar, Walter Mathion, George Cygal, Burt
Reynolds, Jean Hackman, James Kan, Wedy S, George Rod Scott, Michael
London, Ryan O'Neil, Astin Hoffman, Natalie Portman, en masih banyak
lagi. 

Mereka ini berkiprah di dunia dan menjadi terkenal berkat lobi kuat
Yahudi di perusahaan-perusahaan film Hollywood seperti Fox Company milik
William Fox, Golden Company milik Samuel Golden, Metro Company milik
Lewis Mayer, Warner Bross Company milik Harny Warner, dan Paramount
Company milik Hod Dixon. Nggak heran, di Amerika 90% dari seluruh
pekerja filmnya adalah orang Yahudi yang menduduki jabatan produser,
editor, artis, dan kru lainnya. 

Sementara itu lobi Yahudi di jaringan televisi internasional meliputi
NBC,ABC, dan CBS. Kantor berita, penerbitan koran, majalah, dan buku
yang dikuasai Yahudi adalah Associated Press (AP), The United Press
International (UPI), The Times, The Sunday Time, Chicago Sun Times, City
Magazine, The Daily Express, The News Chronicle, The Daily Herald, The
Manchester Guardian, The Observer, Evening News, Sunday Express, New
York Times, The Washington Post, The Daily News, The New York Post, New
York Magazine, Vanity Fair, Time, Newsweek, Sun, Sun Time, Business
Week, Random House, dan lain-lain. 

Sobat, Yahudi sudah mencengkeram dunia, semua kekuatan sudah bertekuk
lutut di hadapannya. Cuma satu kekuatan yang ditakuti Yahudi saat ini:
Islam. Nah, apa kita masih mau ngomong "Emang Yahud!"? (Iyus)

_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke