Alhamdulillah,
Meskipun debat yang bersifat konfrontasi frontal itu sebenarnya the last resort,
upaya penghabisan setelah metode-metode dakwah yang lain yakni bil hikmah dan
mauizhoh hasanah, tapi seorang mukmin dididik untuk tidak lari dari medan
konfontrasi. Seorang mukmin memang tidak mencari konfrontasi, seperti juga Ustad
Heri yang diceritakan - tadinya cuma mau dialog rumahan saja. Tapi kalau musuh
itu datang maka pantanglah mundur dari medan perang.
Benar-benar bukti pertolongan Allah : Wallaahu mutimmu nuurihi walau karihal
musyrikuun - Dan Allah menyempurnakan cahayaNya, meskipun orang-orang musyrik
itu benci.
= Wizh =
Please respond to Milis is-lam <[email protected]>
To: "'Milis is-lam'" <[email protected]>
cc: (bcc: IPD Wiska Susetio/QA/domino_srv)
Subject: RE: [is-lam] Diaolog Islam - Kristen di Philadelphia USA
Kang nizami, kayaknya di zaman sekarang ini ndak susah
untuk upload videonya
ke Youtube atau video.google atau kalau sungkan bisa share
dengan kawan2 di
milis, mungkin ada ftp isnet yg bisa kita upload
filenya...
Kita sangat bangga, ternyata ustadz kita banyak juga punya
kemampuan untuk
itu. Insya Allah akan lahir zakir naik dari indonesia yg
bicara tingkat
global. Selamat
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of A Nizami
Sent: 27 April 2007 14:55
To: is-lam
Subject: [is-lam] Diaolog Islam - Kristen di Philadelphia
USA
From: JASMAN SAMSU [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, March 17, 2005 7:50 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [keadilan4all] Diaolog Islam - Kristen di
Philadelphia USA
Share
....................................
Assalamualaikum wr.wb.
Pada tanggal 5 Maret 2005 yg baru lalu tepatnya hari
sabtu telah
berlangsung debat sengit (pada awalnya di sebut
dialog) Islam - Kristen di
Philadelphia, USA. Yang menarik dari acara debat
tersebut adalah karena
yang mewakili Islam adalah saudara kita Ustadz Heri
Kusrianto dari
IMCP/ICGP (Indonesian Muslim Community of Philadelphia
www.imcp.org) dan
yang jadi lawan dialog tersebut bukanlah sembarang
orang tapi seorang
misionaris kristen evangelis yang sangat aktif
melakukan pemurtadan
dikalangan umat islam di Philadelphia namanya Mr.Sean
Mauer. Pada awalnya
kita semua pengurus IMCP (termasuk saya) merasa
khawatir apa jadinya hasil
debat tersebut, bak pepatah sepertinya kita bertempur
di 'kandang musuh'
begitulah kira-kira analisa awal jalannya debat tsb.
Prakarsa debat ini
diawali dengan sering bertemunya Ustadz Heri dengan
Sean Mauer di South
Philadelphia, karena Mr.Mauer agresif sekali melakukan
'peng injilan' pada
siapa saja yang di temui khususnya pada
imigran/pendatang di Philadelphia.
Awalnya Ustadz Heri dengan halus selalu menghindar
dialog yg dibuka oleh
Mr.Mauer, tapi demi dakwah demikian pikir pak Ustadz
maka mereka berdua
sepakat untuk melakaukan dialog di muka umum. Kami
pikir dialog ini cuma
sekedar dialog rumahan, ternyata Mr.Mauer sudah
membuat selebaran banyak
sekali dan dibagikan di jalan2 South Philadelphia dan
juga ke
sekolah-sekolah misionaris, serius sekali memang.
Sponsor utama acara
tersebut adalah stasiun radio lokal di South
Philladelphia dan satu orang
dari stasiun tsb ditunjuk sebagai moderator. Dari IMCP
di utus juga
beberapa ustadz yang biasa berdakwah yaitu Ustadz Nur
Munir (mahasiswa
doktoral Tempel University), Ustadz Zainal Shahab dan
Ustadz Sulaiman
Effendi sebagai suporter untuk Ustadz Heri. Menurut
penuturan Ustadz Munir,
audiens nya banyak dari murid-murid sekolah kristen yg
berseragam dan
membawa alkitab di tangannya masing-masing dan
masyarakat South
Philadelphia, juga ternyata Alhamdulillah ternyata ada
juga beberapa ustadz
Amerika yang hadir di situ. Acara yang di adakan di
Old Pine Community
Center di mulai tepat pukul 14:00 sore, di awali
dengan perkenalan kedua
presenter oleh moderator, dan pertanyaan pada Mr.Mauer
yang intinya adakah
titik temu antara Kristen - Islam. Mr.Mauer yang
merasa 'sudah menang di
atas kertas' menjelaskan inti dari ajaran Bible dan
wajib untuk di sebarkan
ke seluruh penjuru dunia. Ternyata ustadz Heri sudah
mempersiapkan
segalanya dengan catatan yang lengkap ayat-ayat injil
dan AlQuran, bahkan
ayat-ayat injil yang di kutip oleh Mr.Mauer dengan
mudah di mentahkan oleh
ustadz kita yg kalem ini. Kemudian Ustadz heri
bertanya dng lantangnya
sambil menghadap ke audiens, "Kalau anda semua
mempercayai Yesus, dan
menjadi pengikutnya jangan belajar dari injil Paul
tapi belajarlah dari
Alquran", moderator bertanya kembali "Kenapa?", Ustadz
Heri menimpali,
"Karena ajaran yesus yang sebenarnya adalah ajaran
Islam, ajaran Paul
adalah distorsi dari ajaran Injil"
Kemudian Ustadz Heri melanjutkan debatnya dengan
mengatakan bahwa yesus itu
bukan tuhan tapi Nabi yang di utus oleh Allah SWT, dan
dilanjutkan dengan
mengatakan bahwa Yesus itu Islam dan bersembahyang
seperti orang Islam
dengan bersujud ke atas tanah, ustadz Heri kemudian
mencontohkan bagaimana
Yesus bersembahyang menyembah Allah SWT, murid-murid
Mr.Mauer terhenyak
semua, melongo dan saling pandang (kita tidak tau apa
yg ada di benak
mereka). Makin lama perdebatan makin panas, rupanya
Mr.Mauer salah
perhitungan dan tidak siap sehingga banyak serangan2
Ustadz Heri yg banyak
mengutip ayat Alquran dan membandingkan dng Injil
tidak bisa di jawab
dengan baik, bahkan wajah Mr.Mauer sangat gugup sekali
dan terlihat pucat.
Rupanya ada kecenderungan moderator juga akan berpihak
ke Mr.Mauer dengan
banyak bertanya ke Ustadz Heri dan pertanyaannya
banyak yg mencoba
menjatuhkan, untung Ustadz Nur Munir yg asal Jombang
Jatim ini meng
interupsi dan mengatakan supaya sebaiknya pertanyaan
di serahkan ke audiens
dan menyilakan muridnya Mr.Mauer untuk membantu sang
guru yang sudah
kepepet dan pucat pasi tersebut (gimana nggak kepepet
wong di bantai
dedapan banyak muridnya gitu kok), akan tetapi tak
seorang murid pun yang
dapat membantu. Walhasil dialog di tutup pukul 17:00
dengan kesimpulan kami
bahwa ternyata Ustadz Heri telah memberikan kasil yang
sangat bagus sekali
untuk dakwah Islam di tanah Amerika ini dan banyak
membuka mata para
pengikut Evangelish yang sangat agresif memurtadkan
umat Islam ini. Seperti
kita ketahui bersama bahwa setelah peristiwa 11
September lalu, kaum
Evangelish ini mencoba semakin agresif mengepakkan
sayap dengan segala cara
yang intinya memojokan umat Islam di manapun berada,
hasilnya?, makin
banyak studi-studi Islam di buka, di
universitas-universitas,
sekolah-sekolah, bahkan dituangkan dalam buku konyol
semacam "Islam for
dummies" dll... ternyata Allah SWT justru banyak
membuka masyarakat Amerika
tentang kebenaran, banyak sekali orang-orang Amerika
yang justru memeluk
agama Islam yang di yakininya lebih masuk akal dan
tidak se 'seram' apa
yang di dengung2kan kaum evangelish... Wallahualam
bissawab...
Wassalamualaikum warrakhmatullah...
Kang yayan
Philadelphia USA
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam