Perkembangan bisa dilihat di:
http://islamicbroadcasting.wordpress.com
Assalamu’alaikum wr wb,

Dari tahun 1999, Gereja sudah mendirikan TV untuk
dakwah di Jawa. Namun ummat Islam masih belum
mampu/berpikir untuk membuat TV. Bahkan gereja telah
mendirikan TV di Iran, Afghanistan, dan negara-negara
Arab agar bisa menarik banyak orang di Iran (dan
negara-negara Islam lain) untuk mengenal Kasih Kristus
(Sumber: ICB press release, September 12, 2003).

Padahal selain TV Nasional yang biayanya ratusan
milyar rupiah dan TV Lokal yang biayanya milyaran
rupiah ada alternatif lain. Yaitu TV Komunitas yang
biayanya mulai rp 50 juta dengan jangkauan 2,5 km
(sekitar 200 ribu pemirsa).

Insya Allah akan didirikan TV Komunitas Madani Depok
dengan biaya mulai dari Rp 50 juta. Proposal sementara
bisa didownload di:
www.geocities.com/nizaminz/tv.pdf

Bagi saudara-saudara yang ingin menyumbang untuk
pendirian TV ini (khususnya warga Depok). Bisa
transfer ke:
Bank Syariah Mandiri KCP Margonda Depok. No. Rek.
0670010778 a.n BURSA AMAL MADANI
Mohon konfirmasi nama, besar sumbangan, tanggal ke:
[EMAIL PROTECTED]

TV Komunitas Madani Depok
Pimpinan Ustad Amang Syafrudin Lc
Alamat: Al Qudwah, Jalan Beringin No. 1, Jl. Margonda
Raya Depok
Contact Person:
pak Hafiz 021 92805591 / 08128508057

Insya Allah sumbangan entah itu Rp 10 ribu, Rp 100
ribu, atau berapa akan sangat berarti bagi dakwah
Islam. Jika ini berhasil, mudah-mudahan bisa jadi
contoh bagi yang lain.

Berjihadlah dengan jiwa dan harta untuk mendirikan TV
Komunitas sebagai alat syiar Islam.

„Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan
Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan
kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak
ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at“ [Al
Baqarah:254]

Sebarkan email ini ke orang-orang yang beriman yang
merindukan adanya tayangan TV yang santun untuk
keluarga. Bukan tayangan TV yang mengumbar aurat dan
kekerasan serta merusak akhlak bangsa.

Wassalam

http://www.kompascommunity.com/index.php?fuseaction=home.detail&id=31534&section=5
Televisi Komunitas untuk Literasi Media

Rabu | 30 Mei 2007 | 16:06 wib | 0 Komentar | Kirim
Artikel
JAKARTA, KOMPAS - Televisi komunitas dapat menjadi
wadah untuk literasi media yang memberikan manfaat
langsung. Hal ini lantaran program yang ditayangkan
oleh televisi komunitas sifatnya dari, untuk, dan oleh
komunitas. Kebijakan, dialog publik artikel,
penelitian, kajian, kritik, resensi, pembelajaran bagi
murid sekolah atau program lain yang bermanfaat
disampaikan lewat televisi komunitas dengan bahasa
berbeda yakni bahasa yang akrab dengan komunitas.

“Televisi komunitas ibarat cermin tempat anggota
komunitas dapat melihat diri sendiri. Masyarakat juga
ingin tampil dan ikut berbicara dan wadahnya itu
televisi komunitas. Televisi nasional atau lokal
sekalipun terkadang terlalu jauh untuk dijangkau atau
menjangkau mereka,” ujar Hartanto selaku pengamat TV
Komunitas dan Dosen Fakultas Film dan Televisi
Institut Kesenian Jakarta dalam acara “Sosialisasi
Regulasi Penyiaran: Menyongsong Perkembangan TV
Komunitas”, Rabu (30/5).

Hartanto yang juga menjadi pendamping dalam
pembangunan televisi komunitas, Grabag TV, di Magelang
mencontohkan televisi yang telah dibangun oleh
komunitas di Grabag sejak tahun 2004 lalu. Program
yang disampaikan disesuaikan kebutuhan warga. “Pernah
kami menayangkan siaran langsung penghitungan suara
dalam pemilihan kepala desa,” ujarnya.

===
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0204/20/iptek/muat10.htm
Menurut Utari, berkembangnya televisi komunitas di
berbagai daerah dan perguruan tinggi merupakan
fenomena baru yang dapat menjadi salah satu media
alternatif dalam penyebaran informasi yang dibutuhkan
masyarakat, termasuk Iptek. Hal ini merupakan
perkembangan positif dalam proses pembelajaran dan
pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi
atau sumber daya lokal.

Hadirnya TV komunitas di daerah-daerah seperti
Bontang, Pematang Siantar, Riau, Banyuwangi, dan Depok
akan memberikan peluang baru dalam penyebaran
informasi seputar daerah bersangkutan. “Namun, TV
komunitas harus dikelola secara profesional dengan
menyuguhkan siaran yang bermutu agar tidak sekadar
jadi pelengkap dan ditinggalkan pemirsanya,”
tambahnya.
===

http://www.sabda.org/publikasi/misi/2003/27/
Dari: Andreas Christanday <christop(at)>
>Shalom,
>Dengan adanya pemancar TV Borobudur (pemancar baru di
Semarang ch.
>47 untuk Jateng), dapat Anda saksikan film-film
rohani produksi
>Christopherus pada setiap hari Minggu pukul 19.30
dalam acara
>Sinema Rohani. Halelluya!

http://www.sabda.org/publikasi/misi/2003/38/
e-JEMMi edisi No. 38 Vol. 6/2003 (25-9-2003)
Media Televisi

*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi) September
2003, Vol.6 No.38
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*~~
EDITORIAL ~~

Salam dalam kasih Kristus.

Siapa yang tidak kenal televisi? Televisi sudah tidak
lagi dianggap sebagai barang mewah, karena TV sekarang
sudah menghiasai setiap ruang tamu rumah-rumah di
Indonesia, baik di kota maupun di pelosok- pelosok
desa. Menyadari hal ini, pernahkah terlintas dalam
pikiran Anda bahwa televisi juga bisa menjadi media
yang strategis untuk memberitakan kasih Tuhan? Saat
ini, beberapa organisasi Kristen dengan didukung oleh
anak-anak Tuhan yang terbeban dalam pelayanan media
televisi ini (seperti GOTN, CBN Indonesia, GL
Ministry, dll.) telah membuat sajian-sajian rohani
untuk ditayangkan ke beberapa stasiun TV Nasional. Ada
banyak kesaksian-kesaksian luar biasa yang terjadi
melalui pelayanan mereka. Puji Tuhan, pelayanan
televisi telah dipakai Tuhan untuk menyentuh jiwa-jiwa
yang mencari-Nya.

Namun di balik itu, pelayanan melalui media televisi
tidak tanpa masalah. Oleh karena itu, pada edisi
minggu ini kami mengajak pembaca e-JEMMi untuk
mengenal lebih jauh pelayanan media televisi ini agar
Anda terbeban untuk mendoakan pelayanan ini. Ada
kesempatan besar bagi pelayanan melalui media televisi
ini untuk berkembang lebih luas di masa yang akan
datang. Marilah kita terus mendukung dalam doa, tenaga
dan dana, agar pelayanan ini dipakai Tuhan untuk
menumbuhkan rohani masyarakat Kristen Indonesia.
Silakan membaca sajian kami dalam edisi ini untuk
melihat bagaimana media televisi bisa dipakai Allah
untuk memberitakan kasih-Nya.
Redaksi e-JEMMi

Cat. Redaksi:
Kami juga pernah menyajikan satu edisi yang mengulas
tentang Media Televisi, yaitu e-JEMMi edisi 39/2002
yang bisa diakses di alamat:
==> http://www.sabda.org/publikasi/e-jemmi/2002/39/

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
ARTIKEL MISI ~~

“MY HOPE”
=========
http://www.billygraham.org/ourMinistries/international/myHope/

“My Hope” merupakan kombinasi yang strategis dari
program-program televisi penginjilan dengan energi
yang dimiliki ribuan gereja- gereja lokal. The Billy
Graham Evangelistic Association sedang menguji coba
proyek ini di Amerika Tengah, dengan harapan bisa
menyebarluaskannya ke seluruh dunia, dari satu negara
ke negara lain, sesuai dengan berkat dari Allah dan
persediaan sumber daya.

Projek “My Hope” bertujuan untuk memenangkan puluhan
ribu orang di setiap negara sehingga mereka bisa
mengenal Yesus dan secara aktif meneladani Dia dalam
kehidupan mereka sehari-hari. Hal tersebut dapat
tercapai dengan cara memberitakan Injil ke setiap
negara, memfokuskan pada program-program televisi
regional, dan melibatkan gereja-gereja nasional dan
organisasi-organisasi Kristen dalam hal promosi,
distribusi, mobilisasi, dan follow-up dari siaran
program-program televisi tersebut.

Projek ini akan dikembangkan ke semua benua dimana
setiap benua dibagi menjadi beberapa wilayah
(berdasarkan bahasa/geografis/ budaya, dsb.). Projek
ini telah dikembangkan di Amerika sejak Juli 2002 dan
mulai beranjak menjangkau wilayah-wilayah di Eropa dan
ke seluruh penjuru dunia. Diharapkan akan tersedia 3 -
5 transmisi program televisi di setiap negara. Proyek
ini akan berputar – jika program ini telah dipancarkan
ke seluruh negara, maka prosesnya akan dimulai lagi ke
setiap negara dengan tingkat yang lebih tinggi.

Program-program “My Hope”, selain disesuaikan dengan
budaya setempat, juga mempunyai muatan Injil yang
jelas termasuk alamat kontak untuk mendapatkan
informasi lebih lanjut. Tidak ada iklan yang lewat
saat program disiarkan. Radio juga akan digunakan
sebagai media promosi dan follow-up dari program ini.

Gereja-gereja nasional membentuk jaringan pendukung
untuk pelaksanaan proyek ini. Komite Nasional
Interdenominasi akan berfokus pada doa, perencanaan,
promosi, konseling, mobilisasi pelatihan, dan
follow-up. Mobilisasi pelatihan ini disediakan bagi
ibukota dan kota-kota lain yang menghendaki di setiap
negara.

Program ini didistribusikan melalui jaringan TV
nasional, pemancar TV lokal, dan dimanapun tempat
melalui jaringan satelit, video, dsb.
Program ini akan diudarakan dalam jam tayang utama di
jaringan- jaringan televisi nasional.

Sebuah kantor sementara didirikan di setiap negara.
Kantor ini ditangani secara terbatas pada saat
sebelum, selama, dan sesudah transmisi program melalui
organisasi-organisasi dan individu- individu yang
menjadi partner gereja.

Seri kedua dari projek “My Hope” internasional
mengambil tempat di Panama selama minggu Paskah 2003,
dan langkah pertama telah dilaksanakan di Paraguay dan
Venezuela. Para pemimpin gereja sangat antusias saat
mengetahui bagaimana media ini bisa memberikan
dampaknya bagi seluruh kota. Media televisi (sebuah
budaya populer) yang mudah diakses oleh banyak orang
merupakan sarana untuk memberitakan Injil di wilayah
ini.

Anda bisa langsung menjelajahi situsnya untuk
mengetahui lebih banyak informasi tentang pelayanan
outreach penginjilan dengan menggunakan media televisi
ini. Pelayanan ini telah menolong ribuan orang untuk
mengenal Kristus. Juga, terus doakan jutaan orang di
Paraguay dan Venezuela yang saat ini merindukan
kesempatan untuk bisa mengenal dan menerima Kristus
serta pengharapan yang Dia berikan.

Sumber: Situs Billy Graham Evangelistic Association
==> http://www.billygraham.org/

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~

 GOSPEL OVERSEAS TELEVISION NETWORK
==> http://www.gotn-ministry.org/indonesia/program.htm
Pelayanan media GOTN di Indonesia dimulai semenjak
Allah menyatakan visi-Nya kepada Rev. John Hartman.
Melalui pergumulan beberapa tahun, baru akhirnya
sebuah pelayanan media televisi yang bernama GO Studio
(red: sekarang GOTN) berdiri. Berkat pertolongan
Tuhan, enam bulan kemudian program televisi perdana
GOTN mengudara di stasiun televisi RCTI (Desember
1991) dengan durasi 15 menit. Masyarakat Kristen
merasa sangat diberkati dengan kehadiran program
kristiani ini, maka mulai tanggal 21 Mei 2000 GOTN
melakukan siaran langsung (LIVE) lewat program
Penyegaran Rohani Kristen Protestan di RCTI tiga kali
dalam sebulan. Program ini dibuat di Studio GOTN dan
pada detik yang sama ditransmisikan ke Menara RCTI di
Jakarta. Setiap kali program ditayangkan, ada jutaan
keluarga di Indonesia diberkati dengan kehadiran
program tayangan GOTN ini. Sejak siaran langsung,
laporan kesaksian akan mujizat kesembuhan dan
kelepasan mulai mengalir dari seluruh Indonesia.
Mujizat Allah terjadi di mana-mana dan nama Tuhan
dipermuliakan di seluruh persada bangsa kita. Tidak
saja dari Indonesia, deringan telepon dari negara
tetangga kita seperti Singapura dan Malaysia juga
mulai terdengar. Bahkan jumlah penelepon meningkat
tajam dari 700-an hingga di atas 1000 penelepon sekali
tayang.

 CAHAYA BAGI NEGERI INDONESIA (CBN INDONESIA)
==> http://www.cbn.or.id/
Yayasan Cahaya Bagi Negeri adalah salah satu bentuk
pelayanan CBN WorldReach di Indonesia. Yayasan CBN
mempunyai banyak program pelayanan. Penayangan
kesaksian-kesaksian melalui media televisi menjadi
salah satu program andalannya. Kita bisa menyaksikan
acara SOLUSI yang ditayangkan di SCTV, Acara KASIH di
TVRI, dan acara SURAT di TPI. Guna mendukung
acara-acara kesaksian melalui media televisi tersebut,
maka Yayasan Cahaya Bagi Negeri menyediakan Konseling
Center selama 24 jam untuk melayani ribuan penelepon
dan pengirim surat saat acara SOLUSI dan KASIH
ditayangkan. Dengan menggunakan teknologi media
televisi, Tuhan memakai pelayanan CBN Indonesia untuk
menyatakan kasih-Nya kepada masyarakat Indonesia,
memberikan harapan kepada jutaan manusia, dan kelegaan
kepada mereka yang berkekurangan dan yang menderita.
Untuk lebih mengenal CBN Indonesia, silakan langsung
berkunjung ke Situsnya.

 SAT-7
==> http://www.sat7.org
Setelah berbulan-bulan merencanakan, mendirikan, dan
mengujinya, SAT-7 (sebuah jaringan televisi satelit
Kristen Arabia di Timur Tengah dan Afrika Utara), maka
diluncurkanlah Situs SAT-7. Dalam situs ini, Anda bisa
menjumpai banyak informasi, antara lain
instruksi-instruksi mengenai bagaimana caranya
menerima signal satelit SAT-7, program-program yang
dilakukan, termasuk jadwal penayangannya. Situs SAT-7
juga menyediakan tempat untuk feedback dimana para
pengunjung mendapat kesempatan untuk mengekspresikan
pendapat mereka sekaligus mengajukan
pertanyaan-pertanyaan seputar program-program SAT-7
dan kekristenan. Meskipun hanya 1% penduduk Timur
Tengah yang memiliki akses ke internet, situs ini
diharapkan dapat meningkatkan interaksi dengan para
pengunjung yang mengerti bahasa Arab dan tinggal di
wilayah Timur Tengah. Informasi selengkapnya tentang
bagian-bagian yang ada di situs ini bisa Anda dapatkan
dengan berkunjung langsung ke alamat di atas.

 TV SPECIALS — BILLY GRAHAM EVANGELISTIC ASSOCIATION
==>
http://www.billygraham.org/ourMinistries/tvSpecials/
The Billy Graham Evangelistic Association memproduksi
beberapa siaran televisi khusus yang disiarkan di
seluruh Amerika Serikat dan Kanada setiap tahunnya.
Tayangan khusus ini disiarkan pada jam-jam siaran
utama di jaringan stasiun-stasiun televisi untuk
memberitakan Kristus ke jutaan rumah. Saat siaran ini
ditayangkan, The Billy Graham Evangelistic Association
menyediakan kesempatan bagi para pemirsa untuk
menelepon ke nomor (bebas pulsa) yang melayani follow-
up secara pribadi melalui telepon. Ada ribuan orang
yang menyaksikan siaran khusus ini telah mengambil
keputusan untuk menjadikan Kristus sebagai Juruselamat
mereka secara pribadi.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
DOA BAGI MISI DUNIA ~~
- A M E R I K A L A T I N
Empat negara yang menjadi sasaran projek “My Hope”
adalah Costa Rica, Honduras, Nicaragua, dan El
Salvador. Program-program unik telah dipersiapkan
untuk masing-masing negara termasuk kesaksian-
kesaksian dari olahragawan Kristen. Dalam fase pertama
ini, para pemimpin memilih film “Road to Redemption”,
yang menyajikan tentang pemberitaan Injil kepada
banyak orang.

- C O S T A R I C A
Di Costa Rica, projek “My Hope” bekerja sama dengan
Federación Alianza Evangélica Costarricense (Costa
Rican Evangelical Alliance) — sebuah organisasi yang
mewakili banyak denominasi Injili. Para pemimpin CEA
menyatakan bahwa projek “My Hope” adalah sesuatu yang
sama seperti yang mereka doakan dan minta dari Allah!
Negara ini telah dibagi menjadi 12 wilayah yang
dibantu oleh beberapa pembimbing di setiap wilayah.
Pembimbing ini membantu mobilisasi dan pelatihan di
semua kota dan desa yang ada di setiap wilayah. Lebih
dari 1200 gereja terlibat dalam proyek “My Hope”.

- H O N D U R A S
Komite nasional dari projek “My Hope” bekerja sama
dengan Confraternidad Evangélica de Honduras
(Evangelical Fellowship of Honduras) yang menjadi
wakil dari hampir semua denominasi Injili yang ada di
negara ini. Ada sekitar 140 pekerja di Honduras yang
bekerja sama dengan gereja-gereja lokal dan para
pendeta. Lebih dari
4000 gereja terlibat dalam projek ini dan lebih dari
85.000 orang berkeputusan untuk menerima Kristus
sebagai Juruselamat.

* Doakan untuk projek “My Hope” yang ditayangkan di
Amerika Latin khususnya di Costa Rica dan Honduras,
para pekerja yang terlibat di dalamnya dan juga
gereja-gereja yang ikut berpartisipasi secara aktif
untuk memberikan follow-up dari projek ini.

* Berdoa agar melalui projek ini banyak penduduk di
Amerika Latin melihat bagaimana Allah begitu mengasihi
manusia dan rindu melihat mereka untuk mengenal Dia.
 I R A N
Sejak setahun yang lalu sampai saat ini, para penduduk
Kristen di Iran telah dapat menonton siaran televisi
Kristen dalam bahasa mereka, Farsi. Sekarang, saat
Iranian Christian Broadcasting (ICB) merayakan ulang
tahunnya yang pertama, masukan banyak diterima dari
para penonton di Afghanistan yang juga bisa
mendapatkan siaran televisi ini. Semenjak melakukan
pelayanannya yang pertama, ICB telah menerima banyak
email, surat, dan telepon dari para penonton yang
sebagian besar menceritakan bagaimana mereka telah
didukung oleh siaran-siaran dari ICB. ICB pertama kali
memulai pelayanannya pada 12 September 2002, dimana
saat itu merupakan titik kulminasi dari suatu dekade
doa. Kini setiap minggu diperkirakan 175.000 orang
Kristen yang tinggal di Iran dan sekitarnya mempunyai
kesempatan untuk menangkap siaran-siaran dari ICB.
Setelah setahun melayani, kami dapat melihat kembali
dan bersyukur kepada Allah yang menempatkan visi ini
kepada anak-anaknya yang telah bekerja keras untuk
mewujudkannya.

ICB baru-baru ini telah melakukan siaran selama 6 jam
per minggu sejak hari Kamis sampai hari Minggu. Karena
jam siaran semakin panjang, maka jumlah program yang
diproduksi ICB juga bertambah banyak. Bulan ini,
sebuah drama Kristen baru dengan sentuhan humor yang
berjudul “White as Snow” telah ditayangkan. Satu
program baru khusus untuk pemuda, Youth Cafi net, yang
mulai disiarkan bulan Juli lalu, juga mendapatkan
respon yang cukup baik dari para pemirsanya khususnya
dari kaum muda Kristen.
Sumber: ICB press release, September 12, 2003
* Bersyukur atas keberadaan ICB yang sungguh menolong
umat Kristen yang tinggal di Iran. Doakan siaran dan
program ICB agar dapat mendorong pertumbuhan iman umat
Kristen di Iran. * Berdoa supaya Allah senantiasa
memberikan hikmat untuk para staf ICB sehingga mereka
bisa memaksimalkan segenap daya dan kreativitasnya
untuk menciptakan program-program unik yang bisa
menarik banyak orang di Iran untuk mengenal Kasih
Kristus.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~

 Siaran Televisi Regional di Indonesia
————————————-
Media televisi di Indonesia saat ini merupakan saluran
komunikasi terbesar kepada masyarakat. Tidak ada media
lainnya yang mampu menyamai jangkauan dan kemampuan
menyampaikan pesannya hingga ke setiap pelosok negeri
ini. Kini kemampuan ini sedang bertumbuh dengan
semakin cepat. Hal ini terbukti dengan bertambahnya
jumlah stasiun TV Nasional yang ada hingga jumlahnya
mencapai 11 jaringan TV nasional. Pengaruh media massa
terutama televisi ini akan terus dipercepat dengan
munculnya Undang-undang Otonomi Daerah dan Undang-
undang Penyiaran. Kondisi ini membuat terbukanya
kesempatan berdirinya televisi lokal secara legal.
[Sumber: Transformasi Bangsa Melalui Media Televisi
Regional]

* Naikkan syukur atas keberadaan stasiun TV Nasional
yang ada di Indonesia. Doakan supaya setiap siaran
rohani Kristen yang diijinkan untuk ditayangkan
melalui beberapa stasiun TV Nasional bisa dipakai
untuk memberikan dukungan rohani bagi masyarakat
Kristen Indonesia.
* Meluasnya pluralisme dan sekularisme menyebabkan
program siaran yang bernafaskan penginjilan tidak
mudah diterima dan sulit ditayangkan. Doakan agar
Tuhan menggerakkan mereka yang bekerja di bidang
pelayanan media televisi untuk memberi peluang bagi
program-program rohani untuk bisa ditayangkan. Dan
biarlah kesempatan ini dipakai Tuhan untuk
menganugerahkan kasih-Nya yang luar biasa kepada
mereka yang sedang mencari-Nya.

* Berdoa untuk stasiun TV Nasional yang sudah
memberikan jatah waktu siaran bagi program-program
rohani Kristen. Doakan siaran-siaran rohani yang sudah
dan sedang ditayangkan di beberapa stasiun televisi,
antara lain: Gilbert Lumoindong Ministry, Gospel
Overseas Television Network, Cahaya Bagi Negeri
(acara: Solusi dan Kasih) agar bisa menyentuh hati
para pemirsanya.

* Doakan untuk sarana-sarana follow-up yang digunakan
untuk menolong para pemirsa siaran rohani untuk
semakin mengenal Kristus, seperti pelayanan telephone,
surat, email dan website. Kiranya melalui pelayanan
tindak lanjut ini semakin banyak orang dapat
dimenangkan bagi Kristus.

* Doakan untuk stasiun-stasiun TV lokal yang akan
muncul di seluruh pelosok tanah air. Stasiun penyiaran
lokal akan menyajikan berita/ informasi dalam konteks
lokal. Berdoa agar ada anak-anak Tuhan berpotensi
untuk terbeban dan terlibat di dalamnya.

* Doakan untuk bertumbuhnya para penulis naskah
Kristen di Indonesia agar dihasilkan karya-karya yang
alkitabiah, bermutu, dan kreatif sehingga dapat
menjadi sarana menjangkau mereka yang belum mengenal
Kristus.

* Berdoa untuk dukungan dana yang dibutuhkan agar
pelayanan melalui media TV ini dapat menjadi sarana
yang efektif untuk memenangkan jiwa bagi Kristus.

http://www.allsaintsjakarta.org/outrch.htm
27. (TELL-A-VILLAGE) - PELITA DESA
Coordinator - Pek Swan
Pelita Desa (Tel-a-village) supplies TV/VCRs to
existing Christian communities in rural areas and
produces and circulates new teaching tapes. The long
term goal is to cover every village in Indonesia. The
tapes are a mixture of talk shows, men’s programmes,
children’s shows, documentaries, quizzes, etc. all
with a Christian message. The format is appealing to
the villagers and enables them to hear the gospel. A
T.V. transmitter in Central Java has been operating
since Dec. 1999.

Saya mengajak saudara-saudara untuk memperluas syiar
dakwah melalui TV Komunitas.
Bergabunglah di milis TV Islam dengan mengirim email
ke:
[EMAIL PROTECTED]


===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]


      
____________________________________________________________________________________
Tonight's top picks. What will you watch tonight? Preview the hottest shows on 
Yahoo! TV.
http://tv.yahoo.com/ 

_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke