Assalammualaikum, Ahir-ahir ini saya khawatir dengan tayangan-tayangan acara di televisi. Sebelumnya saya mohon maaf kepada saudara-saudara kita para aktifis, sineas media komunikasi dan perfilman. Dalam hal ini saya hanya sekedar mengingatkan saja bahwa generasi penerus kita yang akan datang sudah mulai menunjukan keprihatinan. Ironis, kita memang menggunakan media televisi sebagai sarana informasi dan pendidikan, tetapi melalui media televisi itupun kebatilan tersebar meluas bahkan dengan tanpa malu-malu lagi seperti sengaja memberikan suatu trend pergaulan baru yang benar-benar jauh sekali dari norma-norma islami. Yang paling mencolok adalah sinetron-sinetron remaja yang sangat fulgar seolah-olah memberikan contoh akan gaya hidup remaja yang ideal. Padahal hanyalan penyesatan dan kemunduran moral saja. Banyak sekali sinetron-sinetron yang mengisahkan cerita cinta-cintaan anak sekolah. Bahkan ada yang sampai menayangkan cium-ciuman. Selain itu ada juga sinetron-sinetron misteri yang jauh lebih menyesatkan. Apakah kita umat Islam sebagai umat terbaik akan tetap diam saja dan membiarkan anak-anak dan keturunan kita terus-menerus diracuni oleh informasi-informasi yang salah. Dalam hal ini. Saya sangat setuju apabila pemerintah menghidupkan kembali badan sensor televisi dengan tegas dan proporsional tanpa mengurangi kebebasan berkreasi. Para sineas televisi, Apakah anda, demi keuntungan yang sedikit mau mengorbankan anak cucu anda dirusak oleh kebebasan anda sendiri? Apakah anda akan membiarkan anak cucu anda lebih hapal cerita romeo dan yuliet ala indonesia daripada kisah-kisah nyata para nabi dan rosul. Yang saya tangkap dari acara sinetron hanyalah pengajaran tentang bagaimana caranya berpakaian mengikuti trend, bagaimana caranya berbahasa prokem, bagaiman caranya bergaul ala modern. Hal ini sangat ironis apabila kita mendengar para remaja-remaja di negara-negara maju seperti Amerika dan Inggris yang mana mereka mulai mempelajari islam dan bergaul dengan norma-norma Islami atas dasar kebebasan dan kesadaran sendiri, tetapi kita sebagai bangsa dengan mayoritas Islam terbesar malah mengalami hal sebaliknya. Apakah ahirnya keadaannya akan terbalik? Anak cucu kita yang akan menjadi jahiliah hanya karna kita mencontoh kebebasan-kebebasan negara-negara maju. Padahal kebebasan semestinya dipergunakan untuk mencapai hal-hal yang lebih baik, bukan untuk mengumbar hawa nafsu. Kita merasa senang mendengar minat para remaja di negara maju untuk mempelajari Islam atas dasar kebebasan dan kesadaran. Tapi kenapa kita pura-pura tidak tau ketika banyak para remaja kita terjerat gaya hidup mewah, terjerat narkoba, terjerat gaya hidup bebas untuk bebas berciuman dan berzinah sampai hamil diluar nikah. Bahkan lebih jauh lagi sampai aborsi dan membuang bayi. Sampai-sampai remaja SMP sekalipun sudah mengenal narkoba, dan berzinah. Yang lebih parah dari media adalah meningkatnya tindakan kriminal seperti pemerkosaan yang diakibatkan pengaruh tayangan televisi
Berhati-hatilah terhadap anak-anak anda. Karna ketika mereka melihat adegan fulgar di sinetron-sinetron indonesia. Bukan tidak mungkin mereka besoknya akan melakukannya adegan-adegan tersebut. Dan mungkin anda tidak tau dan tidak melihatnya sejak dini. Semoga para pemimpin kita diberikan petunjuk dari YANG MAHA KUASA, ALLOH SWT. Syarif Hidayat. On 10/23/07, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Send is-lam mailing list submissions to > [email protected] > > To subscribe or unsubscribe via the World Wide Web, visit > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > or, via email, send a message with subject or body 'help' to > [EMAIL PROTECTED] > > You can reach the person managing the list at > [EMAIL PROTECTED] > > When replying, please edit your Subject line so it is more specific > than "Re: Contents of is-lam digest..." > > > Today's Topics: > > 1. Habbatussauda Penguat Kekebalan Tubuh Alami (Rony Setyo Hariyono) > 2. Al-Qur'an electronic (mige) > > > ---------------------------------------------------------------------- > > Message: 1 > Date: Mon, 22 Oct 2007 15:58:45 +0700 > From: "Rony Setyo Hariyono" <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: [is-lam] Habbatussauda Penguat Kekebalan Tubuh Alami > To: [email protected] > Message-ID: > <[EMAIL PROTECTED]> > Content-Type: text/plain; charset="iso-8859-1" > > Pada tahun 1986, Drs. El-Kadi dan Kandil memimpin sebuah studi dengan > beberapa relawan untuk menguji efektifitas black seed > > sebagai peningkat system kekebalan tubuh alamiah. Kelompok relawan pertama > mengonsumsi kapsul black seed (2X sehari 1 gram) selama empat pekan dan > kelompok kedua diberikan placebo. Sebelum dan sesudah pemakaian selama > empat > pekan, para relawan itu dihitung jumlah limpositnya. Setelah empat pekan , > relawan yang mengonsumsi black seed mengalami peningkatan 72% dalam > menekan > rasio T-cell, yang berfungsi sebagai pembunuh sel secara alamiah. Kelompok > yang mengonsumsi placebo hanya meningkat 7%. Mereka melaporkan "Mungkin > penemuan ini termasuk salah satu penemuan besar karena black seed ternyata > mempunyai peranan penting dalam penyembuhan kanker, AIDS, dan penyakit > lainnya yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh." > > Hasil ini diperkuat dengan studi yang dipubliksikan dalam Saudi > Pharmaceutical Journal tahun 1993 oleh Dr. Basil ali dan rekan-rekannya > dari > College of Medicine, King Faisal University. > > Pada bidang penelitian AIDS, test dilakukan oleh Dr. Haq pada para relawan > di Departemen Biologi dan Pusat Penelitian Medis di Riyadh, Saudi Arabia > (1997) menunjukkan bahwa black seed meningkatkan rasio antara T-cell > positif > dan negatif menjadi 55% dengan 30% aktivitas pembunuh sel alamiah. > > Subhanallah. > Inilah salah satu bukti kebenaran Rasulullah dalam haditsnya > "Sesungguhnya habbah sauda` ini merupakan obat dari semua penyakit, > kecuali > dari penyakit as-samu". Aku (yakni`Aisyah radhiallahu 'anha) bertanya: > "Apakah as-samu itu?" Beliau menjawab: "Kematian." (HR. Al-Bukhari no. > 5687 > dan Muslim no. 5727) > > Bagi yang ingin mendapatkan informasi produk2 pengobatan Nabawi lainnnya > silahkan mengunjungi website kami: > http://thibbunnabawi.wordpress.com/ > -------------- next part -------------- > An HTML attachment was scrubbed... > URL: > http://abangadek.com/pipermail/is-lam/attachments/20071022/5490d4d9/attachment-0001.htm > > ------------------------------ > > Message: 2 > Date: Mon, 22 Oct 2007 10:53:08 +0700 > From: mige <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: [is-lam] Al-Qur'an electronic > To: [email protected] > Message-ID: <[EMAIL PROTECTED]> > Content-Type: text/plain; charset=ISO-8859-1 > > > Assalamu'alaikum wr wb > > Sekarang ini banyak di pasaran Al Qur'an dalam bentuk electronic, yg > saya perhatikan ada beberapa jenis: > - MP3 Murottal, > - AlQur'an Software, Mushaf AlQur'an + terjemahan (berbagai bhs) + > tafsir + player + dll > - AlQur'an player (mirip ipod) > baik yg komersial ataupun yg gratisan. > > Yg saya mau tanyakan, apakah ada yg memeriksa / cek / validasi bahwa > produk2 diatas sesuai dengan "aslinya". > > > Wassalam, > mige > > > > ------------------------------ > > _______________________________________________ > is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > End of is-lam Digest, Vol 35, Issue 11 > ************************************** >
_______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
