BISMILLAHI ARRAHMAN, ARRAHIM

Ahir-ahir ini kita mendengar dan melihat melalui media informasi tentang geng 
motor yang sedang merajalela dan meresahkan di Kota Bandung (ibu kota propinsi 
jawa barat) 
Bandung yang kita kenal dengan julukan kota kembang sebenarnya sudah sejak lama 
sebagian kecil anak mudanya menggandrungi geng motor. Kenapa harus geng motor ? 
Kenapa harus ada geng? Itulah pertanyaan kita kepada mereka?
Pertikaian antar geng motor ahir-ahir ini telah menimbulkan korban dari luar. 
Bahkan sampai menewaskan salah seorang pegawai bea cukai. Tapi itu hanya yang 
terekspose saja. Masih banyak lagi korban dan akibat lain yang tidak terekspose 
seperti pemerkosaan, over dosis pemakaian narkoba, pemalakan, intimidasi, 
pencurian hinga perampokan. Memang nilai kriminalitasnya masih masuk golongan 
kelas teri karna pelakunya kebanyakan remaja. Tetapi bukan akibat jangka 
pendeknya yang berbahaya melainkan akibat jangka panjangnya yang lebih 
berbahaya.
Jika kita bertanya kepada adik-adik kita yang masih sekolah terutama tingkat 
SMU, apa pendapat kalian tentang geng motor? Maka sebahagian mereka akan 
menjawab geng motor adalah jantan, keren, gaul, modis, maskulin, macho. 

Bukankah itu adalah jawaban yang memalukan dan menakutkan. Disini kita melihat 
ada perubahaan pemahaman pada generasi muda sekarang tentang cara bergaul yang 
baik. Padahal mereka yang terlibat geng motor adalah kebanyakan anak-anak dari 
golongan keluarga mampu. Dan tidak sedikit ada yang anak pejabat.
Itulah kenapa penertiban geng motor oleh aparat di kota bandung berjalan 
lambat. 
Pertanyaannya adalah sampai kapan kita akan membiarkan adik-adik kita 
terjeremus oleh gaya hidup premanisme yang diakibatkan oleh film yang mereka 
tonton di televisi dengan cara pemahaman yang membabibuta.
Apa yang akan terjadi 50 tahun kedepan dengan kota bandung dan kota-kota 
lainnya apabila hal ini terus terjadi?
Jawabannya ada ditangan kita sebagai generasi senior mereka yang mendidik dan 
menuntun mereka.

Jika hal ini terus terjadi maka 50 tahun ke depan negeri ini akan dipenuhi 
mafia dan kerajaan anarkisme akan membawa negeri ini kepada perbudakan. 
Belum lagi bila sewaktu mudanya mereka sudah bringasan karna ikut-ikutan geng 
motor maka apa yang terjadi apabila setelah besarnya mereka menjadi pejabat, 
polisi, tentara, hakim, dan dokter. Negeri bisa dipastikan runtuh karna 
generasi penerusnya adalah mantan-mantan geng motor yang hanya berubah menjadi 
bos-bos mafia.

Semoga ALLAHU SWT senantiasa melindung negeri ini...

_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke