Bismillaah, Ar-Rahmaan, AR-Rahiim
Benar Saudara Sentot...
Kedewasaan dalam menjalankan kehidupan ini adalah pertanda baik bahwa agama apa
pun yang dianut oleh seseorang telah merasuk ke dalam hati sanubarinya.
Kedewasaan menjadikan agama itu indah dan enak dipandang oleh mata kepala dan
mata hati.
Kedewasaan dalam bahasa agama Islam adalah aqil-baliqh atau sudah pandai
menggunakan akalnya dengan benar dan tepat. Emosi terkendali jika akal telah
dikuasai. Konon para ustads, "hanya orang yang bisa menggunakan akal dan
fikirannya dengan benarlah yang akan beruntung dalam menjalankan agama Allah".
Mereka yang nasih dikendalikan oleh nafsu (enak didirinya) dan perasaan
(rasa-rasanya enak), akan sangat sulit menggunakan akalnya.
Nah, jika sudah menggunakan akalnya, maka akan sulit juga dalam mengamalkan
agamanya.
Statemen ini memang agak keterlaluan kerasnya. Siapa pun dia, tanpa membedakan
apakah mereka menyebut atau disebut ulama, selama tidak bisa menggunakan akal
dengan benar karena berbagai sebab, maka agama yang dianutnya bisa-bisa hanya
digunakan sebagai "senjata" bukan digunakan sebagai "jalan hidup".
Mohon maaf, jika terlalu ekstrim dalam memberikan komentar.
As-Salaamun alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Syaifuddin Ma'rifatullah
n.b. Mengapa MPR/DPR sulit sekali menggolkan berbagai undang2 yang berbau
syariah Islam ? Karena di sana sebagian besar tidak menggunakan agama sebagai
jalan hidup melainkan sebagai senjata.
Bagi mereka yang sudah dewasa dalam melaksanakan agama Allah, tidak ada masalah
baginya dengan apa pun agama yang dianut oleh orang lain dan tidak akan dengan
mudah terpengaruh dengan "tugas dakwah" yang dilakukan oleh penganut agama
lain. Karena kita pun, jika memiliki kesempatan yang sama, kita juga akan
melakukan hal yang sama - mendakwahkan agama kita kepada orang lain agar orang
lain mengikuti agama kita - walaupun dengan cara yang paling sopan sekali pun.
-----------------------------------------------------------
Mau Langganan Pulsa Keluarga Murah, Isi Sendiri, Mudah dan Cepat:
Klik http://www.xez-pulsa.uni.cc
----- Original Message ----
Wrom: DJBLVLMHAALPTCXLYRWTQTIPWIGYOKSTTZRCLBDXRQBGJSNBOHMKHJYFMYXOEAIJJPHSC
To: [email protected]
Sent: Tuesday, December 11, 2007 9:53:09 AM
Subject: Re: [is-lam] Survey
Ass. W.W
Saat ini saya tidak setuju dengan alasan :
1. Sebagian besar Ulama di Indonesia masih belum dewasa.
Dalam melaksanakan ajaran Islam tidak memberikan keteladanan
Mereka lebih cenderung mencari kemuliaan pribadi, ketimang
memuliakan umatnya.
Seperti contoh para ulama menyuruh umatnya berzakat, tetapi
apakah mereka juga berzakat ?
2. Dengan ketidak dewasaan ulamanya maka para umatnya menjadi
sangat konyol. Sebagai contoh dalam menyelasaikan masalah
cenderung menggunakan kekerasan, tidak dimulai dengan
nasihat atau keteladanan.
Demikian alasan saya, mohon maaf jika tidak berkenan.
Wassalam
Sentot Budihardjo
> Assalamu'alaikum wr. wb.
>
> Tolong saudara2 memberi jawabannya.
>
> Setujukah saudara jika Syariah Islam diterapkan di
> Indonesia,apa alasannya?
>
> Yang dimaksud Syariah Islam di sini adalah mencakup semua
> aspek dan untuk semua Warga Negara Indonesia dan yang
> tinggal di Indonesia.
>
> Jazakumullah khairan katsira.
>
> Wassalamu'alaikum wr. wb.
>
> Send instant messages to your online friends
> http://uk.messenger.yahoo.com
___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
http://www.yahoo.com/r/hs_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam