Kita ini sedang melawan kapitalisme yang lagi matang dan sexy-sexy-nya, untuk melawannya setidaknya dibutuhkan dua hal:
1. Pinter 2. Zuhud Punyakah kita keduanya? Salam hangat B. Samparan --- hamami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Waalaikum salam. > > > > Itu adalah pertanyaan yang nampaknya tidak memiliki jawaban pasti. > > > > Secara pribadi saya jawab ."REFORMASI JILID KE 2" Nampaknya > diperlukan, > bahkan mungkin sampai jilid berikutnya apabila jilid kedua belum juga > tuntas. > > > > Kita2 yang berada diluar arena memang baru bisa sebatas mengeluarkan > uneg2 dan opini pribadi yang belum jelas seperti apa endingnya. > > Yang mengaku wakil2 rakyat yang ada di Senayan nampaknya sudah sibuk > dengan retorika politiknya masing2 guna dilihat oleh rakyat se-olah2 > mereka peduli. > > > > Coba kita lihat sekarang, setelah palu kenaikan BBM diketuk baru > mereka > menggalang kekuatan untuk menggunakan hak angket atau interpelasi > atau > apalah namanya, yang sejarah menunjukkan hal itu tidak pernah akan > merobah kebijakan naiknya harga BBM, kecuali hanya sebagai usaha agar > mereka terlihat se-olah2 ada kepedulian. Mengapa hal itu tidak mereka > lakukan sebelum kenaikan diumumkan....? Tak ubahnya bagaikan gong, > hanya > akan berbunyi manakala dipukul. > > > > Dimana pada dasarnya mereka tidak sedikitpun merasakan dampak dari > kenaikan harga BBM ini. Karena disamping gaji yang didapat semua > kebutuhan mereka semisal sarana transport, komunikasi, penerangan, > dlsb > itu semua sudah ditanggung Negara. > > Yang kita harapkan mereka memiliki empati, sehingga dalam menentukan > atau mengarahkan kebijakan pemerintah tidak asal "mereka tidak > dirugikan". > > > > Karena pada umumnya mereka akan berjuang all out manakala kepentingan > mereka terusik, semisal tunjangan dirasa kurang, gaji dirasa kurang, > kenyamanan dirasa kurang, dslb. Tidak begitu halnya manakala rakyat > yang > menjerit karena segalanya kekurangan. > > > > Wassalam > > Hamami > > > > > > -----Original Message----- > From: Haji .Syaifuddin Ma'rifatullah [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Monday, May 26, 2008 3:28 PM > To: [email protected] > Subject: [***SPAM*** Score/Req: 09.40/05.00] Re: [Is-lam] Download > Revisi File Pres --c| > > > > Bismillaah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim > > Lalu apa langkah kita selanjutnya Mas ? > > As-salaamualaikum > > > > ----------------------------------------------------------- > Mau Langganan Pulsa Keluarga Murah, Isi Sendiri, Mudah dan Cepat: > Klik http://www.xez-pulsa.uni.cc > > > > ----- Original Message ---- > From: AFR <[EMAIL PROTECTED]> > To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected] > Sent: Monday, May 26, 2008 11:29:57 AM > Subject: Re: [Is-lam] Download Revisi File Pres --c| > > sulit ma'mur dr oil industry kalo pengelolaannya dipercayakan > kapitalis > barat. prinsip mereka, "boleh jadi gak punya resources di negeri > sendiri, tapi rampas milik mereka dgn perjanjian/kontrak". bentuk > kontrak skrg tidak cuma macam psc, tac, job, teknologi & project tapi > bisa meliput global country security. > > > > di INA yg dibutuhkan itu org2 bersih, yg komit dgn peraturan yg > dibuatnya sendiri. para kapitalis itu bisa merusak tatanan kalo > pejabat > yg berkepentingan buruk mental. > > > > > > salam, > > Fahru > > > A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamu'alaikum wr wb, > File Presentasi "Tak Ada Subsidi BBM" ternyata menyebar ke mana-mana. > Bahkan ada yang mengaku tinggal di AS sampai menerima 2 kali dari > pengirim berbeda. > > Namun beberapa saat kemudian saya merasa file tersebut ada > kekurangannya. Terlampau kasar (mungkin karena kemarin masih sangat > emosi) dan terlalu condong kepada satu versi: versi Kwik Kian Gie. > > Secara matematis memang dengan jumlah konsumsi minyak 1,2 juta bph > (barrel/hari), produksi 1 juta bph, dan impor 0,2 juta bph dengan > biaya > produksi US$ 15/barrel, harga jual US$ 77/barrel dan harga minyak > Internasional US$ 125/barrel Indonesia harusnya untung US$ 49,4 juta > per > hari atau Rp 165,8 Trilyun/tahun(1 barrel=159 liter dan 1 US$ = Rp > 9.200). Anda juga bisa menghitung sendiri dengan > spreadsheet/kalkulator > anda. > > Tapi pernyataan rugi pemerintah bisa jadi satu kebenaran/bukan > kebohongan karena "Cost Recovery" tahun 2008 untuk produksi sekitar 1 > juta bph besarnya menurut LMND Rp 74 trilyun ditambah bagi hasil 15%. > Seorang staf BP Migas mengatakan bahwa bagi hasil berikut cost > recovery > bisa mencapai 60:40. Jika ini benar, pada produksi 1 juta bph dan > harga > minyak US$ 125/barrel Indonesia memberi operator asing sebesar Rp 167 > Trilyun setiap tahun! Meski menurut beberapa pengamat seperti > Revrisond > Baswir dan Amien Rais Indonesia tetap menikmati keuntungan meski > harga > minyak naik. > > Saya coba muat perhitungan kedua versi yang berlawanan dan mencoba > menganalisa mengapa Indonesia yang harusnya untung Rp 165 trilyun > lebih > menurut versi pertama, kok justru rugi sampai Rp 128 trilyun menurut > versi yang lain? > > Sebagian data dan asumsi saya ambil dari US Energy Information > Administration dan California State Energy Commission. Saya meyakini > validitasnya karena 90% minyak Indonesia justru dikelola perusahaan > asing yang mayoritas justru dari AS. > > Antara seharusnya untung dan akhirnya justru jadi rugi mungkin ada > faktor X. Kita harus mencari faktor X yang merugikan. Jika kita bisa > mengurangi bahkan menghilangkan faktor X ini, bisa jadi rakyat > Indonesia > bisa makmur. > > Jika kita tahu penyebabnya dan bisa mencari solusinya, maka ini bisa > menyelamatkan 5 juta anak Indonesia yang saat ini sedang kurang > gizi/kelaparan dari jurang kemiskinan. > > Silahkan dibaca dan dipelajari jika perlu diperbaiki jika ada > kesalahan. > > File Presentasi dan Simulasi bisa didownload di: > www.infoindonesia.wordpress.com > > File Simulasi dengan 3 versi bisa didownload di: > www.infoindonesia.wordpress.com > > Jika kita tak mampu membantu orang miskin, jangan sengsarakan mereka. > > > === > Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS > > Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 > > Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari > Telkomsel > Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau > http://syiarislam.wordpress.com > > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/listinfo/is-lam > > > > > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/listinfo/is-lam
