Bismillaah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim
Saudaraku, dulu Daerah Aceh, dilanda : kelaparan, keganasan manusia terhadap 
manusia, kekurangan buah2an dan kekurangan harta. Keadaan itu terjadi hampir di 
seluruh tempat terutama di pelosok desa. Saya sendiri menyaksikan, bahkan 
bantuan yang diberikan pun tidak bisa kita sampaikan kepada mereka yang 
menderita. Sungguh sangat menyedihkan. 

Kegiatan dakwah kami, tidak dapat kami lakukan untuk menolong. Semuanya stack ! 
Itu artinya peringatan Allah tidak bisa diterima atau diabaikan. Kami gagal 
melaksanakan tugas namun semua itu adalah juga kehendak Allah. 

Setelah kemungkaran dan penderitaan itu mencapai puncaknya, lebih kurang 5-7 
tahun kemudian, terjadilah bencana besar itu - Tsunami menghancurkan segalanya.


***2:155-157***  
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, 
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita 
gembira kepada orang- orang yang sabar.  (yaitu) orang-orang yang apabila 
ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" 
[101]. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari 
Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat  petunjuk"..

[101] Artinya: Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan
kepada-Nya-lah kami kembali. Kalimat ini dinamakan kalimat "istirjaa"
(pernyataan kembali kepada Allah). Disunatkan menyebutnya waktu
ditimpa marabahaya baik besar maupun kecil.


Akankah penderitaan berupa : kelaparan, keganasan manusia terhadap manusia, 
kekurangan buah2an dan
kekurangan harta, yang terjadi hampir di seluruh tempat dan pelosok desa di 
Indonesia ditambah dengan sulitnya dakwah dilaksanakan,  bahkan bantuan pun 
sulit dan tidak bisa kita sampaikan kepada mereka yang menderita karena tidak 
bisa dikumpulkan ini akan menjadi awal kehancuran kita di Indonesia ini ?

Coba kita simak lagi, firman Allah, yang baru saja dibisikkan kepada saya 
berikut ini :


***17:15-17***  
15. Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya 
dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat 
maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang 
yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan meng'azab 
sebelum Kami mengutus seorang rasul.

  
"Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada 
orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta'ati Allah) tetapi 
mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku 
terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu 
sehancur- hancurnya.

Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. Dan cukuplah 
Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba- hamba-Nya".

Melihat kondisi umat kita saat ini di mana Keimanan hanya sebatas di mulut dan 
hanya berupa fanatisme buta yang dikendalikan oleh hawa nafsu dan tentu saja 
kondisi ini menjadi mudah ditunggangi oleh syaitan. LIhatlah orang2 sudah 
ganas, mengusir orang dari kampung halamannya, memaksa dan menghancurkan tempat 
ibadah orang lain terjadi di mana2. Sungguh sedih dan miris hati saya 
menyaksikan hal ini terjadi.

Bahkan peringatan dengan baik2 pun malah dibantah dengan berbagai alasan. Hanya 
kepada Allah saya berserah diri dan cukuplah Allah menjadi penolongku.

Maaf dan terima kasih.
Wa salamu alaikum




----- Original Message ----
From: bayu sugiharto <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, June 9, 2008 10:35:04 AM
Subject: [yonix] WAHAI SAUDARAKU..... KENAPA KITA HANYA BISA BICARA....


Ya Allah... 

*Penyapu Jalan Tewas Kelaparan*
Rabu 4 Juni 2008, Jam: 8:18:00

BOGOR (Pos Kota) - Harga kebutuhan pokok yang terus merangkak seiring kenaikan 
Bahan Bakar Minyak (BBM) memunculkan beragam kisah pilu.Seorang penyapu jalan 
tewas di pinggir jalan Sukasari, Bogor Timur, Selasa (3/6) siang.

Diduga, Adin, 46, petugas kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan 
(DLHK) Kota Bogor, itu meninggal dunia karena kelaparan.Ia hanya makan satu 
kali sehari karena harus berbagi dengan ketiga anaknya.

Sebagaimana dituturkan Neglasari, 40, istri Adin, di RSUD PMI Bogor tempat 
jasad sang suami diotopsi, korban meninggal akibat menahan lapar sejak malam.

Menurut Neglasari sejak kenaikan BBM yang dibarengi dengan melonjaknya harga 
kebutuhan pokok, ia dan suaminya kelabakan mengatur pendapatan bulanan yang 
hanya Rp750 ribu.

Jumlah yang sangat minim ini harus diatur sehemat mungkin agar bisa menyisihkan 
dana untuk biaya sekolah dua dari tiga anaknya. "Biaya hidup dengan tiga anak 
sangat tidak mencukupi dengan gaji hanya Rp750 ribu sebulan," kata Neglasari 
saat berada di ruang forensik rumah sakit.

*CUMA MINUM AIR PUTIH

Warga Kampung Cibitung RT 02/07, Desa Tenjolaya, Kabupaten Bogor, ini mengaku 
untuk bisa bertahan hingga gajian bulan berikutnya, kadang mereka makan sehari 
sekali. Bahkan jika makanan yang tersedia tidak mencukupi untuk 
semua, ia dan suaminya terpaksa cuma minum air putih.

"Dengan gaji suami, kami bisa bertahan hingga dua minggu lebih.Selebihnya, 
sudah morat-marit. Untuk bertahan agar anak-anak tidak kelaparan, kami makan 
sehari sekali. Kadang diselipkan dengan rebus singkong dan daunnya yang saya 
minta dari warga," paparnya.

Kepergian sang suami, diakui ibu tiga anak ini, akibat sejak malam tidak makan. 
Menu yang seharusnya untuk sang suami, terpaksa dibagikan ke tiga anaknya yang 
mengaku sedang lapar.

Bahkan sebelum berangkat kerja, korban sempat mengeluh sakit pada bagian 
perutnya.

"Saya pikir sakit biasa. Rupanya sakit itu, pertanda lapar sejak malam,"ujar 
sang istri sambil menambahkan dirinya tidak sempat keluar minta singkong ke 
tetangga untuk makan suami karena waktu sudah malam.
________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers __._,_.___ 
Messages in this topic  (1)  Reply  (via web post)  | Start a new topic  
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 
 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group  | Yahoo! Groups Terms of Use  | Unsubscribe  
Recent Activity
        *  1
New Members
        *  7
New Photos
        *  1
New DatabaseVisit Your Group  
 
Yahoo! Avatars
Express Yourself
Get animated.
Change your style
Yahoo! Groups
Start a group
in 3 easy steps.
Connect with others.
. 
__,_._,___    


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke