Assalamu'alaikum 

Saya ingin tahu bagaimana sikap orang Ahmadiyah terhadap orang Islam di luar 
Ahmadiyah.  Orang Ahmadiyah menggangap dirinya Islam dan apakah mereka juga 
menganggap orang Islam di luar Ahmadiyah itu Islam atau kafir.

Saya sedang mencari file di Isnet (ada yang bisa bantu) dulunya ada pernyataan 
dari salah seorang petinggi jamaah Ahmadiyah bahwa Islam yang bukan Ahmadiyah 
adalah kafir.

Wassalam

Ady



-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of A Nizami
Sent: Monday, June 16, 2008 8:31 AM
To: is-lam
Subject: [is-lam] 3 Alternatif Solusi untuk Ahmadiyah

Ahmadiyah menganggap ada rasul
setelah Nabi Muhammad SAW, yaitu Mirza Ghulam Ahmad. Ini bertentangan dengan Al
Qur’an dan Hadits serta jumhur ‘ulama yang berkeyakinan bahwa Nabi Muhammad
adalah Nabi dan Rasul terakhir dan tidak ada Nabi dan Rasul setelah Nabi
Muhammad SAW.
 
Dalilnya di antaranya:
 
“Muhammad itu sekali-kali bukanlah
bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan
penutup nabi-nabi…” [Al Ahzab:40]
 
Rasulullah SAW menegaskan: “Rantai
Kerasulan dan Kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul
dan nabi sesudahku”. (Tirmidhi, Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; Musnad
Ahmad; Marwiyat-Anas bin Malik).
 
Nabi Muhammad SAW: “Akan ada pada
umatku 30 pendusta semuanya mengaku nabi, dan saya penutup para Nabi dan tidak
ada nabi setelahku” [HR Abu Daud]
 
Dalil selengkapnya bisa dilihat di:
http://syiarislam.wordpress.com/2007/09/27/dalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir
 
Oleh karena itu bukan hanya Majelis
Ulama Indonesia (MUI) yang merupakan perwakilan ormas Islam di Indonesia, tapi
juga para ulama di seluruh dunia yang tergabung dalam Rabithah ‘Alam Islami
(Liga Dunia Muslim) berfatwa Ahmadiyah itu sesat.
 
Kelompok Ahmadiyah, Islam
Liberal, dan Non Muslim membela Ahmadiyah. Sementara ummat Islam lainnya (MUI,
NU, Muhammadiyah, DDII) menganggap Ahmadiyah sesat. Melihat pro kontra tentang
Ahmadiyah di Indonesia, menurut saya ada 3 alternatif solusi untuk itu:
 
1.       Jika anggota Ahmadiyah ingin
tetap di dalam Islam, maka dia harus mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW adalah
Nabi dan Rasul terakhir. Dia harus mengingkari bahwa siapa pun setelah Nabi
Muhammad SAW, termasuk Mirza Ghulam Ahmad, bukanlah Nabi atau Rasul.
Ormas Islam
seperti NU, Muhammadiyah, DDII, siap membantu anggota Ahmadiyah yang ingin
kembali dalam ajaran Islam yang benar sesuai Al Qur’an dan Hadits.
 
2.       Jika anggota Ahmadiyah tetap
ingin mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai rasul, dia harus menyatakan diri
keluar dari Islam. Membentuk agama baru yang ajarannya berbeda dengan Islam
yaitu agama Ahmadiyah. Di Pakistan Ahmadiyah di anggap sebagai Non Muslim. Jika
sudah jadi agama tersendiri, maka Ahmadiyah bukan lagi aliran sesat dalam Islam
karena dalam Islam ada ajaran „Untukmu agamamu dan untukku agamaku“
 
3.       Jika Ahmadiyah tetap ngotot mengaku sebagai Islam, tapi juga tetap 
berkeras
menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi maka Ahmadiyah adalah aliran sesat. 
Ini
masuk dalam penistaan agama dan harus ditindak oleh negara sesuai dengan pasal
penistaan agama. Saat ini banyak orang-orang Ahmadiyah yang menyusup ke
milis-milis Islam tapi menyiarkan paham bahwa ada Rasul setelah Nabi Muhammad
SAW. Ini akhirnya menimbulkan perdebatan yang tidak ada akhir dan membuat ummat
Islam jadi terganggu kegiatannya dalam mempelajari ajaran Islam yang benar
sesuai Al Qur’an dan Hadits.
 
Menurut saya
3 alternatif tersebut cukup luwes dan memberi kebebasan bagi anggota Ahmadiyah
untuk memilih mana yang mereka mau selama tidak melakukan penistaan terhadap
agama Islam.
 
Kebebasan
beragama dihargai dalam Islam selama dia beragama Islam dengan benar (bukan
aliran sesat) atau beragama lain seperti Hindu, Budha, Kristen, dan sebagainya. 
Tapi jika dia mengaku Islam, maka dia harus menjalankan agama Islam dengan
konsekwen. Bukan merusak atau menista ajaran Islam dengan aliran sesat. 
 
Kebebasan beragama dihormati. 
Tapi aliran sesat harus
ditindak.
 ===
Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS


Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252


Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau 
http://syiarislam.wordpress.com



      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke