Bahaya memForward Email yang belum diBaca (maksudnya belum tentu
kebenarannya, khususnya yang menulis tentang Islam).
 
Pada beberapa milist group, ada beberapa orang yang satu hari bisa
mengirimkan email sampai 7. Email tersebut panjangnya bisa bisa dua halaman.
Pada saat itu saya bertanya dalam hati, sangat produktif ini orang ?
Biasanya yang dituliskan adalah persoalan islam. Tertarik apa yang
dituliskan, maka isi email tersebut saya baca dengan teliti, apa yang
terjadi MASYA ALLAAH. RUPANYA YANG DITULIS ADALAH PELENCENGAN DARI AJARAN
ISLAM.
Mengetahui hal tersebut, email tersebut saya REPLY dan berikan komentar
kemudian email address tersebut menghilang. Tapi kemudian muncul lagi dengan
nama samaran baru dengan email address yang baru. Memang sehari di Yahoo
kita bisa buat bermacam macam nama samaran sehingga sangat mudah membuat
surat kaleng.
 
Tapi orang orang yang membuat surat kaleng tersebut tentu bermental SANGAT
RENDAH, jika mempunyai AGAMA sebaiknya mintalah AMPUN SEGERA PADA TUHAN
MASING MASING.
 
Kembali kepada email yang dikirim 7 email sehari (pada saat itu saya pribadi
seminggu 2 email saja sulit untuk menulisnya), jadi mereka mereka ini
bekerja secara kelompok, menulis email email tentang islam, kalau sekilas
tampaknya isi email tersebut adalah benar. Tapi kalau dirujuk pada al-Qur'an
dan al-Sunnah ternyata telah dipelintir.
 
Jadi berhati hati-lah, jika memforward email email islam jika:
1.      Alamat yang dipakai adalah email yang memakai Yahoo atau sejenisnya
2.      Nama yang dipakai adalah nama samaran yang tidak jelas siapa
dibelakang nama tersebut
3.      Doeloe is-net pernah di banned jika email address memakai Yahoo atau
sejenisnya, tanpa memiliki informasi yang jelas
4.      Kalau memakai al-Qur'an dari CD ROM yakinkanlah bahwa sudah di check
ulang dengan al-Qur'an asli terjemahan Departmen Agama atau TNI
5.      Jangan terlalu mudah memforward email email yang tidak jelas siapa
penulisnya, karena memakai Yahoo & nama samaran/ alias
6.      Email yang akan di forward telah dibaca terlebih dahulu & yakin
isinya sesuai dengan al-Qur'an & al-Sunnah, kalau tidak
7.      Sama saja telah menebar FITNAH, tunggulah balasan Allah, dihari
kebangkitan/ kiamat
 
Bijaklah pada diri sendiri, maksudnya, email tersebut benar dan bisa
diterima pada diri sendiri, sebelum memforward email kepada orang lain, itu
sama saja menebar FITNAH.
Kalau berijtihad SALAH dapat SATU PAHALA, kalau BENAR dapat DUA PAHALA. Itu
artinya lebih baik menulis email sendiri daripada menforward email yang
tidak jelas KEBENARAN-NYA.
Salam kompak selalu.
 
Al-khori M.
Al-Khor Community
Doha, State of Qatar
 
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke