Perut Tumbuh Kawat
MUI Menduga Santet

Samarinda, CyberNews. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Samarinda KH 
Zaini Naim, juga memberi tanggapan atas penyakit aneh yang diderita 
Noorsyaidah (40), warga Jl AW Sjahranie, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). 
Wanita "Si Perut Kawat" lantaran ada kawat yang terus tumbuh dan keluar dari 
perutnya itu, sudah menderita selama 17 tahun terakhir.

Ditegaskan Zaini Naim, apa yang dialami Syaidah bukanlah mukjizat. Karena 
mukjizat hanyalah dimiliki oleh para nabi dan Rasulullah. Sementara manusia 
yang memiliki kelebihan dari Allah, disebut karomah atau maonah.

"Tapi bila seseorang mendapat karomah atau maonah, tidaklah menimbulkan 
sakit berkepanjangan yang seperti itu. Biasanya seperti orang bisa 
menyembuhkan berbagai penyakit atau bahkan bisa berjalan di atas air. Itu 
baru disebut karomah. Tetapi tak sampai menimbulkan sakit, seperti yang 
terjadi itu," ungkap Zaini Naim.

Lalu apa yang menimpa Noorsyaidah? Zaini Naim menduga, itu adalah perbuatan 
seseorang, yang ingin menyakiti atau memiliki tujuan tertentu. Bahkan, ia 
menduga santet. Makanya, ia mengharapkan agar Syaidah tetap sabar dalam 
menerima cobaan itu. Syaidah jangan sampai menyerah dan tetap mendekatkan 
diri kepara Allah SWT.

"Tetaplah mendekatkan diri kepada Allah. Yakinlah bahwa Allah yang tahu 
segalanya, juga tahu bagaimana kadar iman seseorang dan bagaimana 
menyembuhkannya. Tetapi tetaplah berusaha melakukan penyembuhan. Misalnya 
dengan medis melalui operasi atau ke para kyai untuk meminta pertimbangan," 
ujar Zaini Naim.

Kok santet? Dijelaskan Zaini Naim, di zaman Nabi Sulaiman, ada para tukang 
sihir yang melempar tali kemudian berubah menjadi ular, atas seizin Allah. 
Begitu juga yang terjadi saat ini. Sering ada hal-hal di luar akal sehat 
untuk mencapai tujuan atau membalas perlakuan yang diterimanya.

Zaini Naim pun mengimbau kepada pelaku untuk bertobat. Karena menurutnya, 
segala keburukan yang dilakukan kepada orang lain, pasti akan kembali kepada 
dirinya sendiri.


(Sapos, kal /smcn)




_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke