Doa dan Airmata Antar Erna Libby Menuju Keabadian 
Selasa, 19/8/2008 | 19:20 WIB 
JAKARTA, SELASA-Perlahan tubuh Erna Libby yang terbalut  kafan putih turun ke 
liang lahat. Dari mulut Ustadz Antonius Syafei, doa terus mengalun. Perlahan 
jenazah diturunkan ke lubang yang telah dipersiapkan. Tepat jam tujuh malam 
(19/8)  tubuh Erna Libby sudah tertutup tanah merah dengan taburan bunga 
diatasnya. Isak tangis pun pecah dari kerabat yang merasa kehilangan perempuan 
kelahiran 29 April 1974 itu.

Nia Daniaty, farhat Abbas, Mediana Hutomo, Eksanti, Eva Arnaz, Devi 
Permatasari, Cici Tegal  adalah beberapa rekan almarhumah yang ikut larut dalam 
suasana duka. Termasuk Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Menpora 
Adhyaksa Dault. Pondok Rangon menjadi tempat peristirahatan abadinya. Alam 
menerimanya dengan ramah.  Malam itu, langit cerah bertabur bintang.

Sejak tahun 2005 mantan presenter Angin Malam ini  divonis dokter terkena 
kanker otak. Erna menyembunyikan penyakitnya pada khalayak. Dia ingin berjuang 
melawan penyakit mematikan itu. Namun hari demi hari dia tak mampu bertahan 
menghadapi kanker ganas yang menggerogoti tubuhnya. Fisik dan batinnya kian 
lemah. Erna pun menyarah. Pukul 12 siang, Selasa (19/8) usai Adzan Zuhur 
berkumandang, penyuka boneka itu menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit 
Halim Perdana Kusumah Jakarta Timur. Selamat jalan Erna, selamat jalan sahabat.

Alkhori M
Al-Khor Community
Qatar
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke