Secara akademik tulisan Yusuf Qardhawy ciamik, soal aplikasinya sayank kadang 
tidak mudah.

Di Ina, misalnya, banyak sekali jurus "ignorance" yang dilegitimasi dengan 
wacana toleransi. Oleh karena itu, dampak sosiologisnya lalu muncul fenomena 
vigilante.

Wah, saya jadi ingat film ciamik A Time To Kill:-) Saya yakin, hati kecil tuan 
Skywalker pasti setuju bahwa memang ada saat di mana kita harus membunuh:-) 
Ingat kan lagu Beatles: Hi, Bungalow Bill what did you kill, Bungalow Bill ...

Tapi yang susah, 

Bila sudah waktunya ...
Sanggupkan kita membunuh "diri" kita sendiri ...

Salam hangat
B. Samparan





      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke