Wa'alaikum salam,

Pak Agus, boleh tuh ebooknya dikirim ke saya, soalnya kompie saya ndak akses 
ke internet.

Syukron,

Saidi
----- Original Message ----- 
From: "A Nizami" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "is-lam" <[email protected]>
Sent: Thursday, August 28, 2008 9:45 AM
Subject: [is-lam] Puasa Bulan Ramadhan menurut Ayat Qur’an dan Hadits


> Assalamu'alaikum wr wb,
> Berikut satu bab dari eBook saya yang berjudul "Iman,
> Islam, dan Ihsan" yang insya Allah akan diterbitkan
> tanggal 1 Ramadhan 1429 H nanti di situs:
>
> http://syiarislam.wordpress.com
> dan
> http://media-islam.or.id
>
> Saat tanggal 1 Ramadhan nanti silahkan download dan
> nikmati e-Booknya.
> Wassalamu'alaikum wr wb
>
> Puasa Bulan Ramadhan menurut Ayat Qur’an dan Hadits
>
> Kewajiban berpuasa dalam Al Qur’an
>
> “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagi kamu
> berpuasa sebagaimana telah diwajibkan bagi orang-orang
> sebelummu, agar kamu bertakwa” [Al Baqarah:183]
>
> Keutamaan berpuasa:
>
> “Diriwayatkan dari Sahl bin Saad r.a katanya:
> Rasulullah s.a.w bersabda: Sesungguhnya di dalam Surga
> itu terdapat pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Orang
> yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada
> Hari Kiamat kelak. Tidak boleh masuk seorangpun
> kecuali mereka. Kelak akan ada pengumuman: Di manakah
> orang yang berpuasa? Mereka lalu berduyun-duyun masuk
> melalui pintu tersebut. Setelah orang yang terakhir
> dari mereka telah masuk, pintu tadi ditutup kembali.
> Tiada lagi orang lain yang akan memasukinya”
> [Bukhari-Muslim]
>
> “Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya:
> Rasulullah s.a.w bersabda: Setiap hamba yang berpuasa
> di jalan Allah, Allah akan menjauhkannya dari api
> Neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun”
> [Bukhari-Muslim]
>
> Keutamaan bulan Ramadan
>
> Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw.
> bersabda: Apabila tiba bulan Ramadan, maka dibukalah
> pintu-pintu surga, ditutuplah pintu neraka dan
> setan-setan dibelenggu Nomor hadis dalam kitab Sahih
> Muslim: 1793
>
> Wajib berpuasa Ramadan jika melihat hilal awal Ramadan
> dan berhenti puasa jika melihat hilal awal Syawal.
> Jika tertutup awan, maka hitunglah 30 hari
>
> Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
> Dari Nabi saw. bahwa beliau menyebut-nyebut tentang
> bulan Ramadan sambil mengangkat kedua tangannya dan
> bersabda: Janganlah engkau memulai puasa sebelum
> engkau melihat hilal awal bulan Ramadan dan janganlah
> berhenti puasa sebelum engkau melihat hilal awal bulan
> Syawal. Apabila tertutup awan, maka hitunglah (30
> hari)
> Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1795
>
> Larangan berpuasa satu atau dua hari sebelum bulan
>
> Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
> Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berpuasa
> satu atau dua hari sebelum Ramadan, kecuali bagi
> seorang yang biasa berpuasa, maka baginya silakan
> berpuasa
> Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1812
>
> Dilarang puasa pada hari raya
>
> “Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya:
> Aku pernah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda: Tidak
> boleh berpuasa pada dua hari tertentu, yaitu Hari Raya
> Korban (Aidiladha) dan hari berbuka dari bulan Ramadan
> (Aidilfitri)” [Bukhari-Muslim]
>
> Niat Puasa Ramadhan
>
> Sesungguhnya amal itu tergantung dari niat
> [Bukhari-Muslim]
>
> Dari Hafshah Ummul Mukminin bahwa Nabi Muhammad SAW
> bersabda: "Barangsiapa tidak berniat puasa sebelum
> fajar, maka tidak ada puasa baginya." [Imam Lima]
>
> Bersahur (makan sebelum Subuh) itu sunnah Nabi
>
> “Diriwayatkan daripada Anas r.a katanya: Rasulullah
> s.a.w bersabda: Hendaklah kamu bersahur karena dalam
> bersahur itu ada keberkatannya” [Bukhari-Muslim]
>
> Tips agar kuat berpuasa: minumlah 2 sendok makan madu
> dan 3 butir korma saat sahur. Sunnah melambatkan
> sahur.
>
> Menyegerakan Berbuka Puasa di waktu maghrib
>
> “Diriwayatkan daripada Umar r.a katanya: Rasulullah
> s.a.w telah bersabda: Apabila datang malam, berlalulah
> siang dan tenggelamlah matahari. Orang yang berpuasa
> pun bolehlah berbuka” [Bukhari-Muslim]
>
> Dari Sahal Ibnu Sa'ad Radliyallaahu 'anhu bahwa
> Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
> "Orang-orang akan tetap dalam kebaikan selama mereka
> menyegerakan berbuka." [Muttafaq Alaihi]
>
> Menurut riwayat Tirmidzi dari hadits Abu Hurairah ra
> bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: "Allah 'Azza wa
> Jalla berfirman: Hamba-hamba-Ku yang paling Aku cintai
> adalah mereka yang menyegerakan berbuka."
>
> Sunnah berbuka puasa dengan kurma dan air minum
> (ta’jil) kemudian shalat Maghrib. Setelah itu makan
> malam.
>
> Dari Sulaiman Ibnu Amir Al-Dlobby bahwa Nabi Muhammad
> SAW bersabda: "Jika seseorang di antara kamu berbuka,
> hendaknya ia berbuka dengan kurma. Jika tidak
> mendapatkannya, hendaknya ia berbuka dengan air karena
> air itu suci." Riwayat Imam Lima. Hadits shahih
> menurut Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Hakim.
>
> Beberapa kali saya mendengar penyiar radio memakai
> kata ”Buka” puasa (Futhur) dengan
> ”Membatalkan” puasa.” Padahal maknanya jauh
> berbeda. Buka puasa (Futhur) itu syah sesuai
> syari’at dan mendapat pahala. Sedang membatalkan
> puasa, artinya puasanya batal dan tidak diterima
> Allah. Batal berasal dari kata ”Bathala” yang
> artinya batal, tidak syah, binasa. Sebagai contoh,
> belum maghrib tapi orang itu sudah makan/minum dengan
> sengaja tanpa udzur, maka puasanya batal (tidak syah)
> dan dan dia  harus mengganti puasanya secara benar.
>
> Ketika kita berpuasa, kita dilarang berkata kotor,
> mencaci, atau berkelahi. Hal ini untuk menempa diri
> kita agar memiliki akhlak yang terpuji:
>
> “Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a katanya:
> Rasulullah s.a.w bersabda: Apabila seseorang daripada
> kamu sedang berpuasa pada suatu hari, janganlah
> berbicara tentang perkara yang keji dan kotor. Apabila
> dia dicaci maki atau diajak berkelahi oleh seseorang,
> hendaklah dia berkata: Sesungguhnya hari ini aku
> berpuasa, sesungguhnya hari ini aku berpuasa”
> [Bukhari-Muslim]
>
> Puasa yang sia-sia
>
> “Dari Abu Hurairah ra: katanya Rasulullah saw
> berabda: “Barang siapa tidak meninggalkan ucapan
> dusta dan berbuat jahat (padahal dia puasa), maka
> Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minum”
> [Bukhari]
>
> Jika kita berpuasa, tapi kita berkata dusta atau
> menyakiti orang lain, maka sia-sialah puasa kita.
>
> Dilarang bersetubuh pada saat berpuasa
>
> “Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a katanya: Seorang
> lelaki datang menemui Rasulullah s.a.w lalu berkata:
> Celakalah aku wahai Rasulullah s.a.w. Rasulullah s.a.w
> bertanya: Apakah yang telah membuatmu celaka?
> Lelaki itu menjawab: Aku telah bersetubuh dengan
> isteriku pada siang hari di bulan Ramadan.
> Rasulullah s.a.w bertanya: Mampukah kamu memerdekakan
> seorang hamba? Lelaki itu menjawab: Tidak.
> Rasulullah s.a.w bertanya: Mampukah kamu berpuasa
> selama dua bulan berturut-turut? Lelaki itu menjawab:
> Tidak.
> Rasulullah s.a.w bertanya lagi: Mampukah kamu memberi
> makan kepada enam puluh orang fakir miskin? Lelaki itu
> menjawab: Tidak. Kemudian duduk. Rasulullah s.a.w
> kemudiannya memberikan kepadanya suatu bekas yang
> berisi kurma lalu bersabda: Sedekahkanlah ini. Lelaki
> tadi berkata: Tentunya kepada orang yang paling miskin
> di antara kami. Tiada lagi di kalangan kami di Madinah
> ini yang lebih memerlukan dari keluarga kami.
> Mendengar ucapan lelaki itu Rasulullah s.a.w tersenyum
> sehingga kelihatan sebahagian giginya. Kemudian
> baginda bersabda: Pulanglah dan berilah kepada
> keluargamu sendiri” [Bukhari-Muslim]
>
> Bangun dari junub tidak membatalkan puasa
>
> “Diriwayatkan daripada Aisyah dan Ummu Salamah r.a,
> kedua-duanya berkata:: Nabi s.a.w bangkit dari tidur
> dalam keadaan berjunub bukan dari mimpi kemudian
> meneruskan puasa” [Bukhari-Muslim]
>
> Lupa tidak membatalkan puasa
>
> Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda:
> "Barangsiapa lupa bahwa ia sedang berpuasa, lalu ia
> makan dan minum, hendaknya ia meneruskan puasanya,
> karena sesungguhnya ia telah diberi makan dan minum
> oleh Allah." [Muttafaq Alaihi]
>
> Orang yang sedang dalam perjalanan boleh tidak
> berpuasa. Tapi wajib menggantinya di lain hari.
>
> Dari Hamzah Ibnu Amar al-Islamy ra bahwa dia berkata:
> Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku kuat berpuasa dalam
> perjalanan, apakah aku berdosa? Maka Rasulullah SAW
> bersabda: "Ia adalah keringanan dari Allah,
> barangsiapa yang mengambil keringanan itu maka hal itu
> baik dan barangsiapa senang untuk berpuasa, maka ia
> tidak berdosa." [Bukhari-Muslim]
>
> Orang tua cukup bayar fidyah
>
> Ibnu Abbas ra berkata: Orang tua lanjut usia diberi
> keringanan untuk tidak berpuasa dan memberi makan
> setiap hari untuk seorang miskin, dan tidak ada qodlo
> baginya. Hadits shahih diriwayatkan oleh Daruquthni
> dan Hakim.
>
> I’tikaf (diam di masjid) pada 10 hari terakhir bulan
> Ramadhan
>
> Dari 'Aisyah ra bahwa Nabi SAW selalu beri'tikaf pada
> sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan hingga
> beliau wafat, kemudian istri-istri beliau beri'tikaf
> sepeninggalnya. Muttafaq Alaihi.
>
> Dari 'Aisyah ra bahwa Rasulullah SAW bila hendak
> beri'tikaf, beliau sholat Shubuh kemudian masuk ke
> tempat i'tikafnya. Muttafaq Alaihi.
>
> Dari 'Aisyah ra bahwa Nabi SAW bersabda: "Barangsiapa
> meninggal dan ia masih menanggung kewajiban puasa,
> maka walinya berpuasa untuknya." Muttafaq Alaihi.
>
> Dari Abu Ayyub Al-Anshory ra bahwa Rasulullah SAW
> bersabda: "Barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian
> diikuti dengan berpuasa enam hari pada bulan Syawwal,
> maka ia seperti berpuasa setahun." Riwayat Muslim.
>
> Malam Lailatul Qadr
> Dari Ibnu Umar ra bahwa beberapa shahabat Nabi SAW
> melihat lailatul qadr dalam mimpi tujuh malam
> terakhir, maka barangsiapa mencarinya hendaknya ia
> mencari pada tujuh malam terakhir." Muttafaq Alaihi.
>
> Dari Muawiyah Ibnu Abu Sufyan ra bahwa Nabi SAW
> bersabda tentang lailatul qadar: "Malam dua puluh
> tujuh." [Abu Daud]
>
> Dari 'Aisyah ra bahwa dia bertanya: Wahai Rasulullah,
> bagaimana jika aku tahu suatu malam dari lailatul
> qadr, apa yang harus aku baca pada malam tersebut?
> Beliau bersabda: "bacalah (artinya: Ya Allah,
> sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai
> ampunan, maka ampunilah aku)." Riwayat Imam Lima
> selain Abu Dawud.
>
>
> Catatan:
> Hadits tersebut sebagian besar berasal dari Al Bayan,
> dan masih banyak perawinya selain Bukhari dan Muslim
> seperti Tirmizi, An Nasai, Abu Daud, Ibnu Majah, dan
> lain-lain.
>
>
>
> ===
> Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
> Informasi selengkapnya ada di:
> http://www.media-islam.or.id
>
> Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS
>
> Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252
>
> Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari 
> Telkomsel
> Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam.wordpress.com
>
>
> 
> ___________________________________________________________________________
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! 
> Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 


_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke