Hati hati dengan JIL Berikut salah satu pengkuannya
----- Original Message ----- From: "FSB IQC" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, June 09, 2008 7:19 AM Subject: FW: [Fwd: [keadilan4all] Kesaksian Seorang Anggota JIL tentang Kerusuhan MONAS] > > fyi > > > > Wallahu a'lam informasi di bawah ini betul atau > tidaknya.................... > > ----- Original Message ---- > From: daulaypd daulay <[EMAIL PROTECTED] co.id> > To: Icmi <anggotaicmi@ yahoogroups. com> > Sent: Thursday, 5 June, 2008 1:51:49 AM > Subject: [anggotaicmi] Kesaksian Seorang Anggota JIL tentang Kerusuhan > MONAS > > Dari milis sebelah, ini ada kesaksian tentang kerusuhan di MONAS. > Sepertinya menarik untuk dibaca. Silahkan dianalisa, dikritisi, dan > juga konfirmasi kepada pihak-pihak terkait. > > ------------ --------- --------- --------- -------- > > Untuk menyakinkan tulisan ini, saya perlu memperkenalkan diri dulu, > nama Saya adalah Nong Darol Mahmada, saya salah seorang aktivis > Jaringan Islam Liberal dan saya aktif di JIL sejak berdirinya JIL. > Dalam kesempatan sekarang izinkan saya memberikan kesaksian kepada > kawan-kawan sebangsa dan setanah air melalui milis ini kejadian > sebenarnya dibalik kejadian yang terjadi di Monas pada tanggal 1 Juni > yang lalu. > > Perlu kawan-kawan ketahui bersama bahwa aksi ini merupakan aksi yang > telah di skenariokan oleh pihak pemerintah untuk mengalihkan isu BBM > yang sedang marak ditengah masyarakat. Aliansi Kebangsaan untuk > Kebebasan Beragama dan Beryakinan (AKK BB) hanya dijadikan > kedok saja > untuk mencegah agar ajaran Ahmadiyah tidak dibubarkan. > > Setelah presiden SBY menaikan harga BBM, kalangan kontributor JIL > Goenawan Mohammad, Hamid Basyaib, Rizal Mallarangeng, Denny JA, > Nasaruddin Umar melakukan pertemuan secara diam-diam di kediaman SBY > di Cikeas, Bogor. Hal ini mereka bisa akses langsung kedalam berkat > orang dalam yaitu Andi Malarangeng yang notabene kakak kandung dari > Rizal Mallarangeng. > > Dalam pertemuan ini membahas isu yang berkembang di tengah masyarakat > mengenai aksi demo-demo yang dilakukan adek-adek mahasiswa. Lalu SBY > selaku presiden dan kepala pemerintah meminta kalangan JIL > mengalihkan isu yang sedang berkembang di masyarakat dengan isu lain. > Rizal M, yang merupakan pemuda JIL yang cerdas memberikan usul > bagaimana isu kenaikan BBM yang sekarang ini diupayakan diganti > dengan isu membubarkan Front Pembela Islam (FPI) dengan mengangkat > isu pembubaran > ajaran Ahmadiyah. Karena selama ini JIL selalu > mendapatkan perlakuan keras dari FPI. > > Lalu setelah mendapatkan 'restu' dari presiden Goenawan Mohammad, > Hamid Basyaib dan Rizal Mallarangeng datang ke markas JIL di Jl. Utan > Kayu No. 68 H Utan Kayu. Di Kedai Tempo mereka membahas bagaimana > membuat skenario agar anggota FPI bisa melakukan tindakan anarkis dan > perusakan yang membuat masyarakat tidak simpati lagi dengan FPI. Lalu > setelah melakukan diskusi selama 3 jam, ketiga kontributor JIL itu > akhirnya berhasil membuat skenario yang bagus, dengan memanfaatkan > momentum kelahiran Pancasila pada tanggal 1 Juni, mereka akan membuat > semacam aksi simpatik (damai) dalam kebebasan beragama dan > berkeyakinan. Aksi ini dilakukan di Monas, yang mana para peserta > yang hadir sudah disetting sedemikian rupa agar anggota FPI turut > datang dan membubarkan asyik tersebut. Mereka sangat paham betul, > bahwa massa FPI > sangat mudah sekali untuk dipancing agar melakukan > kekerasan dan pengerusakan. > > Setelah membuat skenario tersebut lalu Goenawan Mohammad, menghubungi > SBY melalui ponselnya, setelah mendengar penjelasan dari Goenawan > Mohammad secara terperinci, akhirnya presiden menyetujui aksi > tersebut dan akan mentrasferkan dananya sebesar 10 miliard rupiah > untuk melancarkan aksi tersebut. > Malam sebelum kejadian, beberapa pentolan JIL berkumpul di markas > JIL, termasuk saya sendiri. Waktu itu yang hadir sangat ramai sekali > dan sedang membahas persiapan untuk aksi besok pagi. Dari beberapa > kawan-kawan yang diberikan tugas juga sudah selesai menjalankan > tugasnya seperti mengundang kalangan pers media cetak dan media > elektronik untuk hadir di acara tersebut. Orang-orang Ahmadiyah pun > bersedia mengerahkan beberapa massanya untuk menghadiri aksi damai > besok. Begitu juga dengan FPI, sudah dikontak melalui SMS membuat > isu > kalau besok jamaah Ahmadiyah, akan menggelar aksi damai di silang > damai. > > Saya tidak tahu bagaimana persiapan dari FPI untuk merespon isue > tersebut, tetapi nyatanya besok pagi ketika aksi damai itu sedang > berlangsung dengan membawa nama AKKBB FPI datang dengan belasan truk > dan ratusan anggotanya melakukan pemukulan kepada anggota aksi > tersebut. Yang akhirnya terjadi aksi kekerasan tersebut. Hal ini yang > diketahui dikalangan anggota FPI adalah aksi tersebut adalah aksi > yang dilakukan umat Ahmadiyah sehingga secara kasar dan memaksa > membubarkan aksi tersebut. > > Dari pemaparan dalam tulisan saya disini harus kawan-kawan milis > ketahui bahwa, > 1. Bahwa aksi kekerasan yang terjadi di Monas itu merupakan suatu > skenario yang dilakukan pemerintah dan pihak JIL untuk mengalihkan > isu BBM. > 2. Aksi yang terjadi di Monas itu, JIL ingin FPI dibubarkan karena > selama ini FPI merupakan yang menjadi > sandungan kalau JIL melakukan > aksi. > 3. Dari jamaah Ahmadiyah dengan aksi ini, diharapkan mendapatkan > simpati dari masyarakat Indonesia agar organisasi ini tidak jadi > dibubarkan. > 4. Kalangan petinggi JIL telah sekian kalinya, mendapatkan keuntungan > untuk memanfaatkan situasi dan kondisi yang ada. > > Demikian tulisan ini saya buat dengan sebenarnya, karena hal ini yang > membuat saya selalu merasa bersalah dan berdosa telah bersama-sama > dengan kawan-kawan JIL melakukan pemutaran balikan fakta. Saya harap > kawan-kawan setanah air dan sebangsa mau menyebarkan email kekawan- > kawan sekalian. Terima kasih. > > Salam > > Nong Darol Mahmada ----- Original Message ----- From: "Achmad Saidi" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Friday, September 26, 2008 10:55 AM Subject: Re: [is-lam] Upaya Adu Domba Ummat Islam oleh Orang Kafir danMunafik > Terkuak sudah siapa yang berperan sebagai penjahatnya dan siapa sang > jagoannya. Biasanya Jagoan kalah dulu, ditangkap dulu, ke depannya baru > berjaya. Insya ALLOH, ALLOH akan menunjukkan kebesaranNya kepada kita utk > MEMBUNGKAM para Munafikin itu.... > > > ----- Original Message ----- > From: "A Nizami" <[EMAIL PROTECTED]> > To: "is-lam" <[email protected]> > Sent: Friday, September 26, 2008 10:41 AM > Subject: [is-lam] Upaya Adu Domba Ummat Islam oleh Orang Kafir dan Munafik > > >> Assalamu'alaikum wr wb, >> >> ”Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu >> orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah >> dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu >> musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya >> yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu >> itu.” [Quran 49:6] >> >> Hendaknya kita mewaspadai upaya adu domba yang >> dilakukan oleh orang-orang kafir dan munafik. >> >> Pimpinan Banser Bantah Tugaskan Anggotanya Ikut Guntur >> Romli >> >> Jumat, 26 Sep 2008 08:19 Dugaan adanya upaya >> mengadu-domba antara FPI dengan Banser, yang dilakukan >> aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) yang juga salah >> satu motor AKKBB Guntur Romli kian terkuak. Hal ini >> ditegaskan oleh Habib Ali, anggota Laskar Pembela >> Islam (LPI) yang diprovokasi Guntur Romli kemarin di >> PN Jakpus (25/9). >> >> Dugaan adanya upaya mengadu-domba antara FPI dengan >> Banser, yang dilakukan aktivis Jaringan Islam Liberal >> (JIL) yang juga salah satu motor AKKBB Guntur Romli >> kian terkuak. Hal ini ditegaskan oleh Habib Ali, >> anggota Laskar Pembela Islam (LPI) yang diprovokasi >> Guntur Romli kemarin di PN Jakpus (25/9). >> >> “Saya sudah mengontak Ketua Satkorwil Banser Pusat >> H. Tatang Hidayat dan beliau menyatakan jika Banser >> tidak pernah ditugaskan atau diperintahkan ke PN >> Jakpus hari itu. Tidak ada anggota Banser resmi yang >> diperintahkan ke PN Jakpus untuk menghadiri >> persidangan Habib Rizieq. Jika demikian, polisi harus >> mengusut siapa orang-orang yang mengenakan kaos hitam >> bertuliskan Banser yang baru disablon itu yang bersama >> Guntur Romli itu. Ini penting, karena ada upaya busuk >> yang hendak mengadu-domba antara FPI dengan Banser, >> ada upaya untuk meledakkan kerusuhan horisontal antara >> umat Islam dengan umat Islam,” tegas Habib Ali. >> >> Hal yang sama ditegaskan Satkorwil Banser DKI Jakarta, >> Avianto Muhtadi. Avianto seperti yang ditulis detikcom >> (26/9). Avianto menyatakan pihaknya tidak pernah >> menginstruksikan anggotanya untuk terlibat dalam kasus >> itu. "Kami menyatakan tidak pernah menginstruksikan >> untuk terlibat," kata Kepala Satkorwil Banser DKI >> Jakarta Avianto Muhtadi. Bahkan Avianto mengatakan >> pihaknya mencium gelagat yang tidak baik yakni adanya >> upaya penghasutan dengan pemakaian kaos Banser dalam >> insiden Jumat 25 September di PN Jakarta Pusat >> kemarin. "Kami menyesalkan tindakan penghasutan itu," >> katanya. >> >> Patut diketahui, Guntur Romli merupakan aktivis JIL, >> sebuah lembaga yang ditengarai banyak menerima donasi >> dari AS. Banyak tokoh-tokoh JIL yang mendapat beasiswa >> studi di AS dan mereka ini menjadi “orang-orang >> Islam” yang sering mengeluarkan pendapat yang >> aneh-aneh dan kontroversial tentang Islam itu sendiri. >> Bagi banyak ulama, JIL dianggap sebagai kaki tangan >> kepentingan Zionis di Indonesia karena juga bergabung >> dengan Libforall, induk organisasi mereka yang >> dipimpin seorang Yahudi Amerika bernama Holland M. >> Taylor (www.libforall.com). Holand Taylor inilah yang >> mendampingi Abdurrahman Wahid menerima Medali >> Penghargaan (medal of Valor) dari petinggi Zionis >> Yahudi-Amerika di AS akhir Mei lalu.(rd) >> http://www.eramuslim.com/berita/nasional/pimpinan-banser-bantah-tugaskan-anggotanya-ikut-guntur-romli.htm >> >> >> Rusuh Berawal Dari Provokasi AKKBB Acungkan Jari >> Tengah ke FPI >> >> Jumat, 26 Sep 2008 07:52 Hal ini diperkuat oleh >> Newsticker Stasiun Teve One kemarin yang secara >> berulang-ulang menyebutkan jika bentrok tersebut >> diawali oleh provokasi yang dilakukan AKKBB yang >> mengacungkan jari tengah ke arah massa FPI. >> >> Peristiwa rusuh di depan Gedung Pengadilan Negeri >> Jakarta Pusat antara sekelompok preman yang pro-AKKBB >> melawan anggota Front Pembela Islam (FPI) berawal dari >> acungan jari tengah seorang preman kepada massa FPI >> yang akan menyemangati Habib Rizieq Syihab yang akan >> kembali disidang (25/9). >> >> Hal ini diperkuat oleh Newsticker Stasiun Teve One >> kemarin yang secara berulang-ulang menyebutkan jika >> bentrok tersebut diawali oleh provokasi yang dilakukan >> AKKBB yang mengacungkan jari tengah ke arah massa FPI. >> Semua orang tahu, isyarat mengacungkan jari tengah >> merupakan isyarat yang sangat cabul dan kotor, sebab >> itu sangat wajar jika orang yang diacungkan tersebut >> akan marah. >> >> Habib Ali, salah satu anggota Laskar Pembela Islam >> yang diprovokasi para preman tersebut menyatakan jika >> aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) yang juga >> tercatat sebagai wartawan Tempo, M. Guntur Romli, >> memulai provokasi terhadap dirinya. “Saya >> dikata-katai Arab yang memperkosa para TKI di Saudi. >> Guntur juga mengancam bahwa saya akan dibunuh. Tapi >> saya tidak terprovokasi dan diam saja.” >> >> Akibat rusuh itu, tiga anggota FPI menjadi korban. >> Korban bernama Tomi terkena sabetan besi di tangannya >> dan bagian belakang kupingnya terkena celurit. >> Sedangkan anggota FPI bernama Junaidi mengalami memar >> di tangan kanan akibat hantaman benda keras, dan >> seorang anggota FPI lainnya bernama Eko mengalami >> lebam di pipinya akibat pukulan besi. >> >> “Kita ada bukti saksi dan korban. Merka membawa-bawa >> clurit. Dan tadi salah satu tas preman yang menyerang >> itu jatuh. Rusuh ini sudah direncanakan mereka,” >> tegas Habib Rizieq. >> >> Habib Rizieq menyatakan dirinya mempunyai bukti yang >> salah satunya berupa sebuah tas ransel hitam milik >> seorang preman pro-AKKBB yang berisi sebuah majalah >> Kontras, sebuah buku berwarna hijau berjudul “99 >> Keistimewaan Gus Dur”, secarik kertas berisi 33 nama >> orang pro-AKKBB yang diklaim oleh Guntur Romli sebagai >> anggota Banser, dan sebuah kaos hitam dengan tulisan >> Banser yang catnya masih bau menandakan kaos tersebut >> baru saja disablon. >> >> “Dengan sengaja, para preman diberikan sebuah baju >> yang masih baru bertuliskan Banser Gus Nuril. Mereka >> sepertinya ingin mengadu-domba antara FPI dengan >> Banser. Ini jelas berbahaya dan harus diusut,” kata >> Habib Rizieq. >> >> Dalam sebuah acara dialog tadi malam di Teve One yang >> membahas kasus rusuh tersebut, Habib Ali >> memperlihatkan kaos hitam yang baru disablon tersebut. >> Pembawa acara Tina Talissa penasaran dan ingin >> membuktikan jika kaos itu emmang baru disablon. Dia >> segera mencium kaos tersebut dan kepalanya mengangguk >> karena catnya memang masih bau dan yakin jika >> pernyataan Habib Ali tidak mengada-ada. >> >> Habib Ali yang besar di Surabaya juga telah mengontak >> Pimpinan Banser Haji Tatang dan menyatakan jika Banser >> Pusat tidak pernah mengirimkan atau menugaskan >> anggotanya mengawal anggota AKKBB ke sidang Habib >> Rizieq. Hal yang sama ditegaskan Satkorwil Banser DKI >> Jakarta, Avianto Muhtadi. >> >> Avianto seperti yang ditulis detikcom (26/9) >> menegaskan tidak pernah menginstruksikan anggotanya >> untuk terlibat dalam kasus itu. "Kami menyatakan tidak >> pernah menginstruksikan untuk terlibat," kata Kepala >> Satkorwil Banser DKI Jakarta Avianto Muhtadi. Bahkan >> Avianto mengatakan pihaknya mencium gelagat yang tidak >> baik yakni adanya upaya penghasutan dengan pemakaian >> kaos Banser dalam insiden Jumat 25 September di PN >> Jakarta Pusat kemarin. "Kami menyesalkan tindakan >> penghasutan itu," katanya. >> >> Sebab itu, polisi wajib mengusut tuntas provokasi yang >> dilakukan aktivis JIL Muhammad Guntur Romli dan >> menelusuri siapa saja ke-33 orang yang mengenakan kaos >> Banser. Karena Banser Pusat maupun Banser DKI >> membantah menugaskan anggotanya mengawal Guntur Romli >> ke persidangan Habib Rizieq.(rd) >> http://www.eramuslim.com/berita/nasional/rusuh-berawal-dari-provokasi-akkbb-acungkan-jari-tengah-ke-fpi.htm >> >> Banser Jakarta Tegaskan Tak Ikut Campur Perkara Ricuh >> FPI-AKKBB >> Jumat, 26 September 2008 06:17 >> Jakarta, NU Online >> Barisan Ansor Serbaguna (Banser) DKI Jakarta >> menegaskan, pihaknya tak ikut campur perkara ricuh >> antara massa Front Pembela Islam (FPI) dengan para >> aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama >> dan Berkeyakinan (AKKBB). >> >> Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Banser >> DKI Jakarta, Avianto Muhtadi, mengatakan, isu bahwa >> Banser terlibat dalam bentrok massa FPI dan aktivis >> AKKBB di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis >> (25/9) kemarin, merupakan fitnah tak berdasar. >> >> “Terutama terkait isu bentrok FPI-Banser, kami >> Satkorwil Banser DKI Jakarta menyatakan tidak pernah >> menginstruksikan jajarannya untuk terlibat dalam kasus >> tersebut,” jelas Avianto dalam pernyataan >> tertulisnya yang dikirimkan kepada NU Online, Jumat >> (26/9). >> >> Avianto sangat menyesalkan tindakan yang dinilainya >> sebagai bentuk penghasutan terhadap pemakaian kaos >> bergambar Banser pada kejadian tersebut. Ia pun >> meminta kepada aparat penegak hukum agar segera >> bertindak tegas pada para pelakunya. >> >> Ricuh pada sidang kasus tragedi Monas 1 Juni 2008 >> dengan terdakwa Ketua FPI Rizieq Shihab itu, tak ada >> hubungannya dengan Banser. Namun, Rizieq menyebutkan >> bahwa anggotanya menemukan kaos bertuliskan Banser. >> >> Menurutnya, kaos yang dikenakan orang-orang itu, dia >> sebut 'preman'. Padahal, katanya, Banser adalah >> benteng ulama, bukan preman. >> >> Selain itu, usai kejadian tersebut, ditemukan pula >> sebuah tas yang di dalamnya terdapat majalah Kontras. >> "Anda tahu, kan, ini siapa di baliknya," kata Rizieq >> dalam jumpa pers di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, >> Jalan Gadjah Mada, kemarin. >> >> Ada pula buku dengan sampul bergambar Gus Dur (Ketua >> Umum Dewan Syura DPP Partai Kebangkitan Bangsa, KH >> Abdurrahman Wahid). "Dan, Anda tahu lagi di dalamnya >> kita temukan ada 33 nama-nama ‘preman’ yang >> didatangkan hari ini," tambahnya. >> >> Rizieq meminta masyarakat memperhatikan tulisan Gus >> Nuril di bawah tulisan Banser. Ia mempersilakan agar >> khalayak mengecek apakah mereka benar-benar di bawah >> komando Gus Nuril (mantan Panglima Pasukan Berani >> Mati). (rif) >> http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=14373 >> >> >> >> === >> Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta >> Informasi selengkapnya ada di: >> http://www.media-islam.or.id >> >> Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS >> >> Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 >> >> Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari >> Telkomsel >> Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam.wordpress.com >> >> >> >> ___________________________________________________________________________ >> Dapatkan situs lowongan kerja - Yahoo! Indonesia Search. >> http://id.search.yahoo.com/search?p=lowongan+kerja&cs=bz&fr=fp-top >> >> _______________________________________________ >> Is-lam mailing list >> [email protected] >> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam >> > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
