DARI FLU BURUNG HINGGA KRISIS EKONOMI, AMERIKA JAGONYA

 

Sewaktu hebohnya invasi amerika di Iraq dan tuduhan amerika terhadap Iraq
tidak terbukti maka untuk mengalihkan issue dunia terhadap Iraq maka amerika
memunculkan issue flu burung. Negara negara yang banyak unggasnya diberikan
dana, sebagai pertanggung jawaban bahwa dana telah digunakan sesuai target
adalah harus ditayangan secara visual melalui TV. Hingga pada saat itu
hebohlah dunia dengan flu burung. Padahal flu burung itu sudah memang ada
sejak dulu. Tapi demi mengalihkan issue invasi amerika ke Iraq maka
digelontorkan issue flu burung. Padahal korban flu burung boleh dikatakan
sangat kecil dan bisa diabaikan jika dibandingkan dengan penyakit penyakit
lain. Tapi itulah keadaan nyatanya amerika memang JAWARA untuk membuat dunia
HEBOH.

 

Sekarang lagi lagi amerika meng-HEBOH-kan karena terlalu banyak mencetak
DOLLAR-nya. Salah satu outlet dollar adalah DOHA. Disini di Doha sangat
mudah kita dapatkan Dollar yang masih terbungkus plastik, berbeda sangat
dengan Indonesia, bank bank Indonesia selalu mengatakan tidak ada dollar.
Jadi negara paman sam mencetak kertas menjadi dollar seberapapun yang
diinginkan dan salah satu outlet dollar yang di timur tengah adalah doha.
Memang bisnis uang adalah bisnis kepercayaan, karena amerika sangat
TERPERCAYA maka lancarlah paman sam mencetak duit dollarnya. Sewaktu Saddam
Hussein masih hidup beliaulah president yang mengalihkan dollar dan
menyimpan euro dan hal itu adalah merupakan ancaman bagi amerika, dan
sebagai akibatnya adalah baca sendiri apa yang sedang terjadi di Iraq.

 

Beberapa bulan yang lalu gejala gejala tidak sehatnya ekonomi dunia sebagai
triger-nya adalah paman sam sudah terlihat dan sekarang lagi puncak
puncaknya, jika lambat diatasi akan terjadi resesi ekonomi. Dan sangat
banyak analisa pakar apa yang sedang terjadi dan apa yang bakal terjadi.
Semua analisa para pakar tersebut sangat menarik untuk dibaca. Kalau di
Doha, dampak langsung yang terjadi pada bulan ini memang tidak ada, bukan
berarti bebas dari pengaruh luar, tapi hal itu adalah sebaliknya, karena
sejak 2006, 2007 hingga 2008 inflasi memang sangat besar di qatar more less
300%. Maka kalau sekarang dunia dihadapkan pada deflasi maka karena sudah
terjadi Inflasi sebelumnya maka Doha tidak ada penagruhnya pada saat ini
karena sudah pada batuk dan meriang sebelumnya.

 

Krisis ekonomi lagi diplintir terus oleh amerika dan rekan rekan-nya sekuat
tenaga agar tidak menjadi momok yang menakutkan yaitu resesi ekonomi. Banyak
yang panas dingin, ada juga yang tenang tenang saja dalam menghadapi tsunami
ekonomi tersebut. Sekarang timbul pertanyaan apa yang sebaiknya yang boleh
dilakukan ? Karena bisnis uang/ termasuk derivativenya adalah bisnis
kepercayaan, maka apa yang bakal terjadi adalah bagaimana amerika cs bisa
membuat suatu tindakan sehingga pasar bisa dipercaya lagi.

 

Bertindaklah bijak, bukan sebaliknya dan BERTERIAK, mengatakan bahwa sistem
kapitalisme telah GAGAL, kalau anda berteriak demikian, tunjukan dimana
ke-GAGAL-an tersebut, kalau pasar turun naik dan kadang terjadi malahan
diterjang tsunami itulah resikonya jika kita masih hidup di Dunia. Sewaktu
appolo-13 meledak di udara, ada juga yang berteriak bahwa mereka dikutuk
tuhan, bagaimana manusia akan menembus langit, tapi expert paman sam
menyelidiki apa yang salah, kesalahan tersebut dijadikan lessons learnt dan
mana yang salah diperbaiki, maka program ruang angkasa tetap berlanjut.
Kembali ke krisis ekonomi yang terjadi, itu memang sudah resiko kalau
bermain air basah, jika bermain api kepanasan. Kalau takut dilanda ombak
jangan berumah dipinggir pantai.

 

Kalau flu burung adalah issue untuk menutupi kegagalan amerika di Iraq,
apakah juga biaya perang yang mahal di Iraq juga berdampak sebagai salah
satu kegagalan ekonomi amerika disamping karena gaya amerika yang besar
pasak dari pada tiang ? Jadi kalau ada menangguk untung tentu juga siap
menanggung rugi.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke