Parah mana dengan "great depression" tahun 1930an? Waktu itu Amerika toh bisa 
bangkit lagi, lewat Keynesian Economics. Sekarang, entah mereka mau pakai apa 
lagi?

Salam hangat
B. Samparan


--- On Fri, 10/31/08, Iskandar Budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: Iskandar Budiman <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [is-lam] [AWAS!] Krisis Ekonomi Kali Ini Lebih DAHSYAT!
> To: [email protected]
> Date: Friday, October 31, 2008, 4:48 PM
> Krisis ekonomi tidak perlu ditangisi, setiap individu harus
> mengantisipasi dengan hal-hal seperti berikut:
> 1. Berusaha dengan cara-cara yang halal
> 2. Konsumsi menurut keperluan yang layak
> 3. Tingkatkan kepedulian sosial (zakat, infaq, shadaqah)
> 4. Bersikap kana`ah dan tidak serakah
> 5. Sabar, jangan putus asa dan terus berusaha secara
> profesional.
> 6. Selalu waspada thd tindakan bodoh yang mengarah pada
> krisis iman dan akhlak. Percayalah Allah SWT Maha Kaya.
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: Alkhori M 
>   To: [email protected] 
>   Sent: Thursday, October 30, 2008 8:50 PM
>   Subject: [is-lam] [AWAS!] Krisis Ekonomi Kali Ini Lebih
> DAHSYAT!
> 
> 
>   Forwarded, mungkin bisa sebagai pembanding.
> 
>    
> 
>   Alkhori M
> 
>   Alkhor Community
> 
>   Qatar
> 
>          
> 
>         Sekedar sharing dari temens...
> 
>         Teman2, agak serius dikit ya.
>         Sebetulnya ini agak telat, tapi sorry karena
> pikiranku kesita banget ama kerjaan. Barusan aja aku
> kepikiran untuk share ama kalian di milist ini. Aku sendiri
> juga kelimpungan jawab pertanyaan dari orang2 soal ini. Ini
> bukan nakut2in tapi kenyataan dan aku nulis ini supaya
> kalian tahu apa yang harus dilakukan. Aku kerja di bidang
> investasi dan keuangan dan aku dah tahu duluan tentang hal
> ini. Aku dah tahu dan ngerasain krisis ini dari awal tahun
> tapi kan belum ngefek ke real sector, berhubung sekarang
> udah menjalar dan kalian akan segera merasakannya maka aku
> tulis ini. Krisis ini bisa lebih buruk dari krisis 98, tapi
> kondisi ekonomi kita lebih kuat sekarang. Krisis yang
> sekarang asalnya dari luar bukan dari dalam negeri. So, aku
> minta kalian benar2 baca tulisan aku ampe selesai. Terserah
> kalian akan ikutin atau tidak, yang jelas aku punya license
> nasional dan pemahaman yang membuat tulisan aku di bawah ini
> suatu penjelasan dan saran yang bisa diikuti, bukan
> nakut2in. Bila ada pertanyaan bisa menghubungi aku di
> 08111834945, free of charge. Ini juga bukan iklan, gue ngga
> butuh. Please feel free. Tapi please jangan marah kalo gue
> ngga jawab karena kantor juga kacau abis. 
> 
>         Singkatnya gini deh:
>         Kondisi ekonomi:
>         1. Krisis keuangan di AS sangat sangat sangat
> parah. Tidak ada yang selamat. Ini sistem yang hancur. 
>         2. Krisis itu telah menjalar ke seluruh dunia,
> sekali lagi tidak ada yang selamat. Kalo ada rumor yang
> mengatakan bahwa negara ini bakal kuat, bakal jadi pemimpin,
> jangan percaya.
>         3. Banyak negara sudah memasuki masa resesi,
> seperti Inggris dan Singapur.. Sebenarnya banyak sekali
> negara sudah masuk resesi tapi secara definisi belum karena
> dalam definisi ekonomi suatu negara dinyatakan resesi bila
> pertumbuhan ekonominya negatif 2 kuartal berturut2. Jadi
> yang tinggal di Singapore, Inggris dan US benar2 harus
> melakukan perubahan cara hidup mulai sekarang.
>         4. Krisis ekonomi sudah menjalar ke sektor real
> artinya akan kita rasakan. Sekarang sebenarnya sudah tapi
> tidak banyak orang awam yang benar2 sadar dampaknya. Ekspor
> kita sudah melambat, harga2 komoditas kita sudah jatuh,
> eksportir2 kita sudah memecati karyawan, impor ilegal sudah
> masuk. Pertumbuhan ekonomi kita bisa negatif. 
>         5. Sektor2 yang paling dulu terkena imbasnya adalah
> properti, manufaktur, pertambangan, perkebunan..
> ..sebenarnya sekarang udah terasa. Jadi tahun depan jangan
> harapkan perusahaan kalian kasi bonus besar lagi atau kasi
> kenaikan gaji tinggi lagi, 
> 
>         Artinya : Semua orang, semua negara sedang dalam
> perang memperebutkan cash. Siapa yang punya cash nantinya
> punya kemampuan lebih untuk bertahan
> 
>         Saran dari aku:
>         1. Gaji dan semua income jangan dibelikan investasi
> lagi. PEGANG CASH. Buat kalian yang pas2an sekali, aku
> saranin, akumulasi cash dalam bentuk hard cash yaitu
> rekening tabungan (yang bisa ditarik dengan ATM). So, gaji
> masuk jangan belanja apa2. 
>         2. Barang2 tertier terutama yang bakal dibeli pake
> kredit nanti dulu deh, pegang cash dulu. Barang2 akan mahal,
> susu anak mahal...so, pegang cash.
>         3. Bila kalian dengar harga emas naik dan
> sebagainya, jangan tergiur. Emas memang naik, tapi sangat
> volatile. Contoh temanku, beli emas, niatnya mau
> jualan,....eh telat, sekarang turun lagi. Lagian percaya
> deh, sulit jualnya karena semua orang dalam kondisi pengin
> jualan. Kalian bisa beli kemungkinan besar susah jualnya
>         4.Investasi tunda dulu deh. Kalo memang ada duit
> lebih deposito saat ini yang paling cocok, itu juga near to
> cash walaupun ada jatuh temponya. Nah untuk deposito aku
> saranin:
>         4.a. Masukkan ke bank yang aman, buat kalian aku
> sarankan kalo bisa bank pemerintah.
>         4.b Bunga penjaminan pemerintah hanya 10%. Artinya
> bila deposito kalian mendapat bunga di atas 10% maka uang
> kalian tidak akan dijamin oleh pemerintah. Bila, bank itu
> kolaps, maka uang kalian bisa saja hilang....lang lang.
> Terus nominal yang diganti hanya maksimal 2 M. Mungkin
> kalian tidak ada yang punya sebanyak itu tapi informasi ini
> bisa dishare ke bokap atau nyokap.
>         5. Jangan panik lalu ikut2an beli emas atau dollar.
> Dollar justru tinggi2nya. Udah Rp 10,000 an. Dollar yang
> tinggi ini karena investor asing menarik uangnya dari
> Indonesia, mereka kan butuh dollar supaya bisa dibawa ke
> negara mereka. Jadi bukan karena kondisi ekonomi kita yang
> jelek.
> 
>         Rumor:
>         1. Ekonomi Indonesia kuat, jauh lebih kuat daripada
> Singapore bahkan. Singapore sudah masuk resesi, 2 kuartal
> berturut2 -6%. Indonesia masih tumbuh 6%. Bila ada rumor
> yang mengatakan bahwa krisis kali ini disebabkan oleh
> pemerintah kita yang payah jangan percaya. Tim ekonomi kita
> sekarang ini tangguh. Cara mereka menanggulangi krisis sudah
> on track. BI mungkin membuat kebijakan yang mengejutkan tapi
> Menkeu tidak. I am objective di sini karena aku pelaku pasar
> bukan orang politik.
>         2. Jadi, bila ada rumor yang mengajak kalian
> menggulingkan pemerintah sekarang seperti zaman Soeharto,
> jangan terpancing. 
>         3. Hutang luar negeri kita sangat2 kecil saat ini
> dan cadangan devisa kita jauh lebih kuat daripada tahun
> 97/98. Dulu hutang luar negeri kita 100% dan cadangan devisa
> kita nol. Saat ini kita juga tidak ada hubungan lagi dengan
> IMF. Semua hutang kita itu independent.
> 
>         Tindakan:
>         1. Selain menyediakan cash untuk keperluan kita dan
> keluarga, mulai sekarang belilah dan pakailah produk dalam
> negeri. Aku ngga sok idealis, ini ada logikanya. Logikanya
> gini. Sekarang semua negara butuh cash, istilahnya ngga ada
> yang beli dagangan mereka, semua negara maunya jualan produk
> mereka supaya dapat cash. Nah, ngapain coba kita ngasih
> rakyat negara lain pendapatan dengan membeli produk2 mereka?
> Rugi amat. So, pake semua produk lokal. Kita mulai dari diri
> kita sendiri. Belanja ke Singapore nya ntar dulu. Travelling
> ke Phuket nya ntar dulu. Beneran....
>         2. Produk impor yang menggiurkan sudah masuk
> menyerbu ke Indonesia. Itu sebenarnya dagangan negara2 lain
> yang tidak laku di USA karena USA dan negara2 kaya dan maju
> sudah bangkrut sehingga ngga minat lagi. Harga barang2 itu
> murah tapi sekali lagi, ngapain kasi makan negara lain
> sementara negara2 itu sudah tidak punya kapasitas lagi kasih
> makan kita. Ini bukan kondisi normal lagi ketika perdagangan
> antar negara terjadi karena saling membutuhkan, ini sih
> negara yang jualan udah ngga bisa timbal balik beli barang
> kita. Dong kan? Lagian ati2, mereka masuk dengan barang2
> palsu kaya telur palsu dari bahan kimia.Yang sudah masuk sih
> barang2 dari China karena ekspor mereka tidak terserap oleh
> US makanya dibuang ke Asia. Dan ingat walaupun ekonomi China
> masih tumbuh 10% dan cadangan valas merekan terbesar di
> dunia, duit mereka juga sudah banyak ketanam di AS sehingga
> mereka juga merasakan dampak krisis ini.
>         3. Sekarang udah ngga pada kondisinya deh ngributin
> masalah politik dan ideologi, so jangan terpancing..
> ..amakan dulu perut. 
> 
>         Investasi;
>         1. Bagi kalian yang punya reksadana di saham, kalo
> nilai investasi kalian sudah di bawah 50%, biarkan saja,
> jangan dijual karena kalo kalian jual maka uang kalian
> benar2 akan tinggal dikit. Biarkan saja nanti balik
> lagi...tapi kali ini memang lama....minimal 2 tahun bahkan
> lebih. Sekali lagi ini krisis yang sangat besar, terbesar
> sepanjang masa ekonomi dunia modern.
>         2. jangan beli asuransi dengan link lagi. Bila ada
> asuransi dengan link di dalamnya aku jamin hasil investasi
> kalian kecil sekali. Kalo belum lama belinya tanya ke
> agennya bisa tidak diswitch ke murni asuransi.
>         2. Kalo memang ada duit lebih, masukkan saja ke
> deposito. Sekarang yieldnya lagi tinggi tapi ingat
> penjelasan ku tentang deposito di atas.
> 
>         Rina
>        
>   .
> 
> 
>   __,_._,___ 
> 
> 
> 
> ------------------------------------------------------------------------------
> 
> 
>   _______________________________________________
>   Is-lam mailing list
>   [email protected]
>   http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke