Copasted from: Hidayatullah.

Dunia Tanpa Inflasi dan Deflasi, Mungkinkah ? 

 

 

 

 


Monday, 27 October 2008 04:12 


Krisis financial global yang sedang terjadi ini bagaikan sandwich.
Dibawahnya inflasi dan diatasnya deflasi, kita berada ditengahnya 

Oleh: Muhaimin Iqbal

Ini berawal dari sumber malapetaka dunia - Amerika Serikat. Mulanya kasus
Bear Stearns yang menjadi pemicu bertambahnya supply uang US$ 150 milyar.
Kemudian Fannie Mae & Freddy Mac US$ 200 Milyar ( berpotensi US$ 500
milyar). Kemudin lagi kasus-kasus Lehman Brothers, Mery Lynch, AIG yng
semuanya mendorong penambahan jumlah uang hingga US$ 700 milyar. Bahkan para
ekonom sepakat ini belum berakhir, final bailout nanti bisa berkisar antara
US$ 2 trilyun - US$ 5 trilyun. Menurut Mary Anne & Pamela Aden dari Aden
Forecast (www.adenforecast.com) akan ada jeda waktu sekitar 1 tahun antara
proses money creation dan inflasi; jadi menurut mereka sekitar satu tahun
dari sekarang akan terjadi Hyperinflasi yang luar biasa di Amerika yang
dipicu oleh money creation dari serangkaian bail-out tersebut diatas. Kalau
mimpi buruk hyperinflasi tersebut tidak terjadi maka masih menurut Aden
Forecast deflasi-lah yang akan terjadi. Ini akan terjadi bila ketakutan
bank-bank di Amerika untuk menyalurkan kredit berlangsung terus. Kalau yang
kedua ini yang terjadi, maka dunia akan kesulitan likuiditas, industri bisa
macet, lapangan kerja semakin menghilang dan berbagi mimpi buruk lainnya
juga menjelma menjadi kenyataan. Rupanya Bush ingin memperbaiki rapotnya
sekarang dengan meninggalkan bom waktu bagi siapapun penggantinya. Mana saja
dari kedua hal tersebut terjadi, dampaknya akan sampai ke Indonesia seperti
yang kita alami selama ini. Lantas apa yang bisa kita lakukan ?.  Pertama
istigfar seperti tulisan saya bulan lalu, kemudian mengikuti tuntunan
Al-Quran dalam mengantisipasi paceklik global yang antara lain dicontohkan
di Surat Yusuf 47-48. Kedua, langkah konkrit berikutnya adalah hijrah dari
mata uang yang tidak adil ke mata uang yang adil dan stabil sepanjang jaman
yaitu Dinar dan Dirham. Apa benar dengan mata uang Dinar, mimpi buruk sperti
Inflasi dan Deflasi tersebut tidak terjadi ?. Untuk Inflasi, sejarah telah
membuktikannya. Seandainya uang Dinar mengalami inflasi 1 % saja pertahun,
maka harga kambing sekarang akan setara dengan 1 Dinar x (1+0.01)^1400 =
1,121,820 Dinar !, Tetapi karena realitanya harga kambing sekarang adalah
sama dengan harga kambing di jaman Rasulullah SAW yaitu 1 Dinar, maka
inflasi Dinar selama 1400 tahun adalah 0.00% yaitu 1 Dinar (1+0.00)^1400 = 1
Dinar !. Bagaimana dengan deflasi ?; penggunaan Dinar harus dipahami dan
dijalankan mengikuti syariah Islam; khususnya yang terkait erat dengan
supply uang ini adalah larangan menimbun. Emas tersedia cukup untuk seluruh
umat manusia karena laju pertumbuhannya berkisar 1.5% - 4.0% pertahun;
sementara pertambahan jumlah penduduk dunia hanya sekitar 1.2% pertahun.
Emas menjadi tidak cukup digunakan sebagai uang apabila ada yang menimbunnya
- inilah mengapa Allah sangat mengancam orang-orang yang menimbun emas (yang
berarti juga menimbun harta lainnya). (QS 9 :34-35) Jadi sangat mungkin
(bahkan sudah seharusnya) kita bisa hidup di jaman yang bebas Inflasi dan
Deflasi - kalau mau kembali ke tuntunan kita yaitu Al-Quran dan Sunnah
RasulNya. Bahkan ada jaminan kita tidak akan tersesat selamanya selama kita
berpegang pada Al-Quran dan Sunnah RasulNya. Masih kah kita akan berpegang
pada pegangan yang lain yang akan menjepit kita bagaikan sandwich ?.
Masihkah kita percayai system keuangan spekulatif ribawi yang diperkenalkan
dunia Barat - yang di negaranya sendiri menjadi pangkal bencana ?. Sudah aku
sampaikan Ya Allah..., sesungguhnya Engkau maha menyaksikan.  Penulis
Direktur Gerai Dinar. Tulisan ini adalah hasil kerjasama www.geraidinar.com
<http://www.geraidinar.com/> d <http://www.geraidinar.com/> an
www.hidayatullah.com <http://www.hidayatullah.com/> 

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke