Salah Kaprah Anggap Amrozi Cs Mujahid

JAKARTA--MI: Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masdar Farid
Mas'udi berpendapat, tindakan sejumlah kalangan mengelu-elukan pelaku Bom
Bali I yang telah dieksekusi yakni Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra sebagai
mujahid (pejuang di jalan Allah) adalah salah kaprah. Kepada wartawan di
Jakarta, Senin (10/11), Masdar mengatakan, boleh jadi Amrozi, Mukhlas, dan
Imam bercita-cita agar Islam dan umat Islam dihormati dunia, terutama
kalangan Barat, namun  cara yang ditempuh ketiganya tidak tepat. "Jelas
tidak masuk akal jika untuk mencapai kehormatan hanya ditempuh dengan modal
teriakan  Allahu Akbar dan bahan peledak," katanya. Justru, kata Masdar,
tindakan teroristik semacam itu malah semakin menyudutkan Islam. Kalangan
non Islam akan semakin sangsi bahwa Islam merupakan agama yang mengajarkan
keadaban da  kedamaian. Menurut Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren
dan Masyarakat (P3M) itu, cara membangun martabat Islam adalah dengan
membangun kesejahteraan, kecerdasan dan keluhuran akhlak umatnya.  "Jika ini
dimiliki, tanpa teriak-teriak maupun ledakan bom, dunia akan menghormati
kita. Inilah tanggung jawab segenap pemimpin umat dan negara-negara Islam,"
katanya. Terkait eksekusi mati terhadap Amrozi, Mukhlas, dan Imam, Masdar
menyatakan, eksekusi mati tidak lain adalah qisash atau balasan terhadap apa
yang telah mereka lakukan.  "Bahkan, dengan logika qisash mereka masih
defisit 200 nyawa karena baru dibayar tiga nyawa. Belum lagi yang cedera dan
kerugian nama baik bagi Islam dan umatnya," katanya. (Ant/OL-03) 

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke