Lagi saya setuju dan seide dengan anda A. Nizami. Pihak keluarga AM tidak perlu terlalu reaktif. Lha wong namanya agen RAHASIA tentu semua kemungkinan bisa terjadi. Nah sewaktu RAHASIA diungkapkan dan tidak menjadi RAHASIA lagi sepantasnya tidak kaget dan SUPER REAKTIVE.
Alkhori M Alkhor Community Qatar -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of A Nizami Sent: Wednesday, November 26, 2008 6:43 AM To: is-lam Subject: [BGSpam][is-lam] Penjajahan AS - Adam Malik Agen CIA ? Mungkin Saja Mungkin banyak orang berpendapat, untuk apa sih membicarakan hal buruk dari orang yang sudah meninggal? Tapi demi kemaslahatan banyak orang, ada baiknya kita bahas. Pertama-tama kita harus pahami bahwa belum tentu tuduhan Adam Malik sebagai agen CIA benar. Bisa jadi cuma fitnah. Sebaliknya, mungkin saja Adam Malik benar agen CIA. Di dunia ini tidak ada hal yang mustahil. Wallahu a'lam bish shawab. Allah yang lebih mengetahui. Perlu penyelidikan dari pihak yang berwenang untuk mengetahui kebenarannya. Terlepas dari masalah Adam Malik, coba kita perhatikan sekarang. Apakah ada agen CIA atau AS di Indonesia? Rasanya naif sekali jika kita bilang tidak ada. AS selain menyebar mata-mata CIA di seluruh dunia juga merekrut agen/kaki tangan yang bisa memberi informasi kepada mata-mata mereka. Pemerintah AS lewat USAID mau pun lembaga-lembaga seperti Asia Foundation banyak mengucurkan bantuan baik kepada institusi di sini, perorangan, atau pun LSM-LSM. Di media massa. Bahkan AS memberikan "Bantuan/Uang" kepada TNI dan Polri. Untuk apa? Kan TNI dan Polri sudah ada anggarannya. Kemudian apa imbalannya untuk AS? "There is no such as thing as a free lunch!" Tidak ada makan siang gratis! Kata orang Barat. Semua itu pasti ada timbal baliknya. Coba lihat di: http://infoindonesia.wordpress.com/category/penjajahan-ekonomi/ Bagaimana lembaga pemerintah AS, USAID membiayai berbagai pihak sehingga DPR kita mau menggodok UU Migas yang menguntungkan perusahaan-perusahaan AS. Kenapa 90% migas kita justru dikelola oleh perusahaan-perusahaan AS sementara Pertamina (BUMN Indonesia) hanya mendapat kurang dari 10%? Kenapa ketika Pertamina "BEREBUT" blok MIGAS CEPU dengan Exxon-Mobil (perusahaan AS), yang dimenangkan justru Exxon-Mobil? Jika tidak ada agen-agen CIA/AS tidak mungkin hal itu akan terjadi. Kenapa ada kelompok Islam gadungan yang dibiayai orang-orang kafir di AS dan Eropa begitu getol merusak ajaran Islam dari dalam, menolak syariah Islam, dan memecah persatuan Islam? Itu semua karena memang ada agen AS yang menjajah Indonesia di bidang ekonomi hingga mayoritas rakyat Indonesia miskin. Itu semua karena memang ada agen AS yang sengaja merusak dan mencoba merubah ajaran Islam sehingga aliran sesat dibela sementara Majelis Ulama Indonesia justru dihina. Oleh karena itu mari kita buka mata kita agar kita bisa tahu mana orang yang beriman, mana orang yang munafik, dan mana orang yang kafir. Allah melarang orang yang beriman mengambil orang-orang kafir, apalagi yang menghalangi ditegakkannya hukum Islam, sebagai teman: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil orang-orang di luar kalangan kalian sebagai teman kepercayaan kalian (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemadaratan atas kalian. Mereka menyukai apa saja yang menyusahkan kalian. Telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa saja yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepada kalian ayat-ayat (Kami) jika saja kalian memahaminya." (QS Ali Imran [3]: 118). Allah juga melarang orang-orang kafir menguasai orang-orang yang beriman termasuk sumber daya alamnya: "Allah sekali-kali tidak akan pernah memberikan jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang yang Mukmin." (QS an-Nisa' [4]: 141). Adam Malik Agen CIA ? Mungkin Saja Urusan dengan CIA memang selalu menimbulkan kontroversi. Kali ini Adam Malik, mantan wakil presiden Indonesia dituding agen CIA. Adalah buku Tim Weiner yang berjudul Kegagalan CIA: Spionase Amerika Sebuah Negara Adi Daya, yang mengungkap bahwa Adam Malik agen CIA. Buku yang judul aslinya Legacy of Ashes ini mengutip perkataan Clyde Mc Avoy, pejabat tinggi CIA yang menyatakan telah merekrut Adam Malik sebagai agen dan mengontrolnya. Lewat Adam Malik ini pula konon CIA mengucurkan dana 10 ribu US dollar untuk membiayai aksi pembasmian Gestapu. Tim Weiner sendiri bukan penulis amatiran. Disampin berpengalaman menjadi wartawan The New York Times, Weiner mengatakan telah melakukan investigasi dalam waktu yang lama. Menurutnya buku ini bersifat on the record, tidak ada sumber tanpa nama, kutipan tanpa identitas pembicara atau gossip. Weiner juga dikenal penulis handal yang pernah mendapat penghargaan. Keluarga Adam Malik segera mengecam tudingan ini. Pakar sejarah Asvi Warman mengatakan hal itu sebagai fitnah. Tidak jauh berbeda, Jusuf Kalla yakin tidak mungkin Adam Malik seorang agen CIA. Menurutnya profesi Adam Malik sebagai wartawan yang memiliki kenalan yang luas memungkinkan dia untuk kontak dengan siapa saja. Baca selengkapnya di: http://kabarislam.wordpress.com === Paket Umrah 2009 Mulai Rp 16,9 juta Informasi selengkapnya ada di: http://www.media-islam.or.id Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 Untuk berhenti: UNREG SI kirim ke 3252. hanya dari Telkomsel Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam.wordpress.com ___________________________________________________________________________ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
