----- Original Message ----- 
From: Syafroni (Engineering) 
Subject: Dahlan Iskan : Seberapa Luaskah Wilayah Gaza Itu?


From: [email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of Cak Tris
Sent: Wednesday, January 07, 2009 6:17 AM
To: [email protected]
Subject: [smokingcorner] Dahlan Iskan : Seberapa Luaskah Wilayah Gaza Itu?

Dahlan Iskan : Seberapa Luaskah Wilayah Gaza Itu?

Tidak lebih dari 500 kilometer persegi. Lebarnya hanya sekitar 10 kilometer dan 
panjangnya 50 kilometer. Kalau di Jatim, kira-kira hanya sama dengan dari 
Bangil ke Probolinggo. Lebarnya hanya sama dengan Probolinggo-Leces dan 
Bangil-Beji. Atau sama dengan dari Tanjung Kodok ke Tuban.

Wilayah itu berbukit, tapi tidak bergunung. Dataran paling tinggi hanya 150 
meter. Meski punya pesisir sepanjang 45 kilometer, seluruh akses ke Laut Tengah 
itu dikuasai Israel. Bandaranya juga dikuasai Israel. Satu-satunya batas yang 
bukan Israel adalah bagian selatannya sepanjang 12 kilometer: berbatasan dengan 
Mesir.

Meski Gaza ini bagian dari wilayah negara Palestina, kalau mau ke ibu kota 
harus melalui daratan Israel sejauh kira-kira 40 kilometer. Ini berarti orang 
Palestina di wilayah Gaza kalau mau ke wilayah Palestina yang lain di Tepi 
Barat harus mengantongi paspor dan harus mendapat izin Israel. Luas wilayah 
Palestina yang di timur (disebut Tepi Barat, karena letaknya di tepi barat 
Sungai Jordan) itu sekitar lima kali lebih besar dari Gaza. Di wilayah Tepi 
Barat ini penduduknya sekitar 2,5 juta orang. Dengan demikian, kalau Gaza dan 
Tepi Barat dijumlah, penduduk Palestina 4 juta orang (wilayah Gaza berpenduduk 
1,5 juta). 

Israel memang berjanji menyerahkan wilayah Palestina kepada orang Palestina 
secara bertahap. Mula-mula hanya Jericho, satu kota sebesar Kecamatan Tulangan 
(Sidoarjo, Jatim) di timur Jerusalem. Lalu sebagian lagi wilayah di utara 
Jerusalem. Lalu bagian lain Tepi Barat. Tiga tahun lalu barulah wilayah Gaza 
yang diserahkan. Masih banyak lagi yang mestinya diserahkan, tapi diragukan 
apakah Israel masih mau menyerahkan sisanya. Termasuk Dataran Tinggi Golan yang 
harus dikembalikan ke Syiria.

Sejak diserahkan ke Palestina tiga tahun lalu, status Gaza tidak jelas. Bukan 
provinsi, bukan juga negara bagian. Bahkan, antara Gaza dan Tepi Barat hampir 
tidak ada hubungan sama sekali. Baik hubungan transportasi maupun hubungan 
politik. Gaza seperti tidak ada hubungan apa-apa dengan pemerintah pusat di 
wilayah Tepi Barat. 

Di wilayah Gaza hampir 100 persen penduduknya pengikut Hamas. Yakni, aliran 
yang tidak mau menggunakan jalan diplomasi dalam merebut semua wilayah 
Palestina. Hamas tidak percaya Israel mau secara suka rela mengembalikan 
wilayah Palestina, termasuk Jerusalem. Hamas pernah minta agar seluruh wilayah 
Palestina dan Israel itu jadi satu negara saja: Negara Palestina. Bahwa 
sebagian besar penduduk negara "baru" itu beragama Yahudi, tidak apa-apa. 
Demokrasi yang akan mengatasi hubungan mayoritas-minoritas itu (Yahudi 7 juta, 
Palestina 4 juta). Israel menolak, karena khawatir lama-lama penduduk Arab 
(Palestina) akan mayoritas.

Kalau di Gaza penduduknya adalah pengikut Hamas, di Palestina wilayah timur 
(Tepi Barat) penduduknya mayoritas pengikut kelompok Fatah. Yakni, kelompok 
yang juga berjuang mengembalikan seluruh wilayah Palestina, tapi melalui jalan 
perundingan. Dua kelompok ini sering terlibat dalam perang bersenjata secara 
terbuka dan menelan banyak korban. Dengan demikian, meski Negara Palestina itu 
satu, pemerintahannya sebenarnya ada dua. Pemerintahan di Tepi Barat dipegang 
Fatah dan pemerintahan di Gaza dipegang Hamas.

Israel memang kelihatan tidak mau kehilangan kontrol. Wilayah timur (Tepi 
Barat) itu diserahkan ke Palestina tidak secara utuh. Wilayah Jericho, ibarat 
satu pulau kecil di tengah-tengah Israel. Wilayah utara juga seperti pulau 
besar di tengah-tengah Israel. Wilayah selatan juga berada di tengah-tengah 
wilayah Israel. Wilayah utara yang agak luas pun, bentuknya lucu karena banyak 
wilayah Israel yang menjorok ke wilayah Palestina di sana-sini.

Jadi, Palestina yang sekarang sebenarnya bukan terbagi dua wilayah (Gaza dan 
Tepi Barat), tapi terbagi empat atau lima wilayah yang tersebar di 
tengah-tengah negara Yahudi. (dis)

 

 

Best Regards

 

Syafroni

Seagate HDD-FDB Engg. Team

Panasonic Shikoku Electronics Batam

Muka Kuning, Batam - Indonesia


--------------------------------------------------------------------------------
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke