Assalamu'alaikum wr wb,

"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama)
Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah
akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa
Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan
hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah,
orang-orang yang bersaudara..." [Ali 'Imran:103]

Alhamdulillah HAMAS (Sunni) dan Hizbullah (Syi'ah)
bersatu melawan Israel. Hizbullah yang diserang Israel
pada tahun 2006 di Lebanon mampu memukul mundur dan
menghancurkan tank2 Israel dengan roket. Keahlian ini
diajarkan pula kepada HAMAS sehingga HAMAS mampu
membuat berbagai macam roket:

==
Sumber HAMAS mengatakan proyek roket anti Serangan
Udara ini didasarkan pada keahlian dan pelatihan yang
diberikan oleh Iran dan Hizbullah. Hamas telah
berusaha untuk menghasilkan varian dari roket asal
Soviet SA-7 – yang digunakan oleh Hizbullah di
Lebanon selatan.(fq/dr berbagai sumber)
===

Meski Syi'ah beda dengan Sunni, namun perbedaan itu
masih dalam batas yang bisa ditoleransi sehingga
jema'ah haji Sunni dan Syi'ah menunaikan ibadah haji
bersama. Iran pun tergabung dengan negara2 Islam lain
dalam organisasi OKI (Organisasi Konferensi Islam).

Ada Syaikh antek Yahudi dan pengikutnya yang bukannya
mengecam kebiadaban Israel yang membantai ummat Islam
dan menyeru jihad ke Israel, tapi justru menyebut
ummat Islam yang demo memprotes kekejaman Israel
sebagai bid'ah serta berbuat kerusakan. Dia juga
menyebut Hizbullah sebagai Hizbusy Syaithon.

Padahal Hizbullah telah melawan Israel dan membantu
Hamas di saat organisasi Palestina lainnya seperti Al
Fattah serta Mesir cenderung bekerjasama dengan
Israel.

Syeikh ini sama sekali tidak menyerukan ummat Islam
untuk berjihad melawan Israel yang jelas2 berbuat
kerusakan dan membantai ummat Islam.

Jumlah ummat Islam ada 1,2 milyar. Jumlah Yahudi hanya
15 juta orang. Namun karena ummat Islam dipecah-belah
dan diadu-domba, akhirnya ummat Islam tidak berdaya
dibantai Israel.

http://eramuslim.com/berita/dunia/inilah-senjata-senjata-yang-bikin-takut-israel.htm
Untuk menghadapi peralatan perang milik Zionis Israel
yang serba canggih, HAMAS dengan sayap militernya
Brigade Izzuddin Al-Qassam 'hanya' mengandalkan
senjata-senjata 'hand made' hasil modifikasi dari
senjata-senjata yang sudah ada. Berikut peralatan
tempur yang digunakan HAMAS dalam menyerang Israel :

Roket Al-Qassam

Al-Qassam-1,  pertama kali diluncurkan terhadap
sasaran Israel pada bulan Oktober 2001, telah mampu
menjangkau jarak 3 kilometer. Pada tahun 2007,
Al-Qassam-1 jangkauannya meningkat menjadi sekitar 10
km. Untuk sasaran jarak pendek diproduksi Al-Qassam-2
dengan berat 35 kg (77 lbs), memiliki diameter 115 mm
dan berat 8 kg untuk hulu ledaknya, panjang 180 cm ,
dan mampu menjangkau jarak 6-7 kilometer . Juga
diproduksi Qassam-2 yang digunakan untuk sasaran jarak
jauh , dengan berat 50 kg (110 lbs), panjang 250 cm
(sekitar 8 kaki), memiliki diameter 115 mm dan 8kg
untuk hulu ledaknya, dan telah mampu mencapai maksimum
jarak 10 km (6 miles) .

Hamas juga memproduksi sebuah model roket dengan mesin
yang terpisah yang pada dasarnya adalah standar roket
jenis Grad. Model mesin terpisah ini, pertama kali
diluncurkan pada bulan Juni 2006, dengan berat 40-50
kg, (88-110 pounds), memiliki diameter 115 mm, hulu
ledak dengan berat 10 kg, dan dapat menjangkau hingga
jarak 10 km.

Al-Qassam-2 telah mampu menyerang masyarakat Israel
dan aset-aset strategis Israel di dekat ke Jalur Gaza.
Pada tanggal 28 Agustus 2003, Operasi Hamas di Jalur
Gaza telah menembakkan roket Al-Qassam-2 ke bagian
selatan kota pelabuhan Israel Ashkelon. Roket tersebut
 mendarat di dekat tempat pembuatan bir Carlsberg,dan
nyaris menghancurkan pusat pembangkit listrik disana.

Pada bulan September 2005, Hamas melaporkan
mengembangkan roket Al-Qassam dengan jangkauan 16,5
kilometer (10 mil) yang ditembakkan ke Ashkelon dari
dari Jalur Gaza.

Pada Januari 2006, laporan media menunjukkan bahwa
roket-roket Al-Qassam  telah mampu menjangkau 10-40
kilometer (6-25 mil). Pada bulan Februari dan Maret, 
Jihad Islam mengembangkan roket yang berbasis pada
roket Al-Qassam dan berhasilmenghancurkan
tempat-tempat strategis di Ashkelon.

Pada bulan Juni 2006, Hamas menembakkan roket
Al-Qassam  yang dilengkapi dengan dua mesin.

Roket Al-Bana Al-Yassin (Roket Anti Tank)

Kedua roket ini diproduksi oleh HAMAS yang merupakan
modifikasi rudal PG-2 Rusia yang mampu menghancurkan
tank Merkava dalam radius 500 meter.

Roket Al-Batar

Roket anti tank Al-Batar dilengkapi dengan hulu ledak
seberat 3,5 kilogram dan memiliki jangkauan lebih dari
3.000 meter (1,86 mil).

Roket Al-Samoud

Roket kaliber 120mm  Al-Samoud  memiliki jangkauan
hingga 8 kilometer (4,97 mil). 

Rayyan Roket Anti Serangan Udara

Pada bulan November 2004, HAMAS telah mengembangkan
Rayyan roket anti Serangan Udara pertama di Palestina.
Menurut salah satu komandan Brigade Al-Qassam, Nizar
Rayan (yang telah syahid), roket ini mampu menjatuhkan
helikopter Israel, UAV, dan pesawat-pesawat yang
beroperasi di atas Jalur Gaza. Sumber HAMAS mengatakan
proyek roket anti Serangan Udara ini didasarkan pada
keahlian dan pelatihan yang diberikan oleh Iran dan
Hizbullah. Hamas telah berusaha untuk menghasilkan
varian dari roket asal Soviet SA-7 – yang digunakan
oleh Hizbullah di Lebanon selatan.(fq/dr berbagai sumber)

===
Paket Umrah 2009 Mulai Rp 16,9 juta
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or.id

Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti: UNREG SI kirim ke 3252. hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam.wordpress.com


      Wajib militer di Indonesia? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 
http://id.answers.yahoo.com

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke