Mas Mawan, ya mbok meskipun didiskusikan sampai jungkir-balik based on kriteria SFAT (Sidhiq, Fathonah, Amanah, Tabligh) ujung2nya ketika berada di dalam bilik TPS tetap saja versi SFAT sampeyan sendirilah yg akan nuntun coblosan paku ke arah mana. Jadi ya tenang saja, masing2 diri sudah ada yg menjaga. Kaos, indomie, nasi bungkus, dan segala macem bengek-bengek gak akan ada krn yg ada saat itu cuman sebuah paku. Gitu deh kira2 nurut saya.
btw, dari dulu jagoan saya kalah mlulu... dasar pecundang. :) wassalam 2009/1/29 Mawan Sugiyanto <[email protected]>: > > Assalamu 'alaikum warhmatullah > > nih otakku rada banyak dicekokin nih, jadi masih berfikir cara yang dipakai > dengan menggunakan demokrasi adalah tidak berbasis Islam. Jadi maaf nih aku > rada mundur, bagaimana dengan wadah pemilihan yang diklaim tidak Islami ini? > > Maaf banget kalo pertanyaannya mundur, yang sebenernya sudah didiskusikan > banyak banget. Tetapi dengan fatwa ini jelas ... milih ya bagian dari > saudara kita yang ndak milih ya bagian dari saudara kita. Tentunya jangan > dulu diserahkan kepada keyakinan masing2 dulu. Keyakinan kita ini sadar atau > ndak sadata menyandarkan pada Islam (buktinya ktp Islam). > > Kita diskusi ya pengin hasilnya itu ... seenggaknya masih condong kalau > nggak bersandar pada Qur'an dan Hadist > > Wassalamu alaikum warahmatullah > > --- On Thu, 1/29/09, Wong Lim Pok <[email protected]> wrote: > > From: Wong Lim Pok <[email protected]> > Subject: [is-lam] Siapa Pemimpin yang dicari: RE: kenapa GOLPUT haram? --c| > To: [email protected] > Date: Thursday, January 29, 2009, 11:27 AM > > Dear All: > > 1. Yang sedang mencari pencerahan tentang Golput silahkan. > 2. Yang lagi idle, ayo kita langsung shopping dari yang beredar sekarang. > 2.1. Calon Presiden > 1. SBY > 2. Yusuf Kalla > 3. Megawati > 4. Gusdur > 5. Habibie > 6. Sutrisno > (di atas: orang-orang yang telah berpengalaman dalam kepresidenan) > 7. Prabowo > 8. Wiranto > 9. BRM Herjuno Darpito > 10. Din Syamsuddin > 11. Yusril IM > 12. Amin Raies > 13. tambah sendiri > 2.2. Calon Anggota Legislatif > 2.2.1. Pilih partainya tanpa lihat siapa yang ada di sana > 2.2.2. Pilih orangnya di partai apa saja dia bermastauitin > > Wong > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[email protected]] > On Behalf Of Yandi Dwiputra F > Sent: Thursday, January 29, 2009 11:04 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [is-lam] kenapa GOLPUT haram? --c| > > ini mas salinannya.... > > <!--[if !supportLists]-->Pemilihan umum dalam pandangan Islam adalah upaya > untuk memilih pemimpin atau wakil yang memenuhi syarat-syarat ideal bagi > terwujudnya cita-cita bersama sesuai dengan aspirasi umat dan kepentingan > bangsa. > <!--[if !supportLists]-->Memilih pemimpin dalam Islam adalah kewajiban untuk > menegakkan imamah dan imarah dalam kehidupan bersama. > <!--[if !supportLists]-->Imamah dan imarah dalam Islam menghajatkan > syarat-syarat sesuai dengan ketentuan agama agar terwujud kemashlahatan > dalam masyarakat. > <!--[if !supportLists]-->Memilih pemimpin yang beriman dan bertakwa, jujur > (siddiq), terpercaya (amanah), aktif dan aspiratif (tabligh), mempunyai > kemampuan (fathonah), dan memperjuangkan kepentingan umat Islam hukumnya > adalah wajib. > <!--[if !supportLists]-->Memilih pemimpin yang tidak memenuhi syarat-syarat > sebagaimana disebutkan dalam butir 1 (satu) atau tidak memilih sama sekali > padahal ada calon yang memenuhi syarat hukumnya adalah haram. > > Selanjutnya fatwa ini diikuti dengan dua rekomendasi, yakni: (1) Umat Islam > dianjurkan untuk memilih pemimpin dan wakil-wakilnya yang mengemban tugas > amar makruf nahi munkar; (2) Pemerintah dan penyelenggara pemilu perlu > meningkatkan sosialisasi penyelenggaraan pemilu agar partisipasi masyarakat > dapat meningkat, sehingga hak masyarakat terpenuhi. > > > -----Original Message----- > From: [email protected] > [mailto:[email protected]]on Behalf Of hamami > Sent: Thursday, January 29, 2009 11:01 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [is-lam] kenapa GOLPUT haram? --c| > > > > Nampaknya diskusi (kalau gak mau dikatakan polemik) kita terkait fatwa MUI > makin seru, nih. > > Saya memang belum membaca detail fatwa yang jadi polemik ini, golput seperti > apakah yang diharamkan itu? kalau hanya diartikan sebagai "tidak memilih" > itu sangat2 irasional untuk dijustment menjadi haram. > Atau dengan kata lain siapapun pilihannya "pokoknya" harus memilih, itupun > sangat/lebih menyesatkan/merugikan lagi, bila dikaitkan dengan hukum > haramnya. > > Karena sudah jelas dan pasti sasaran dari fatwa itu adalah umat Islam. > Lha....kalau tanpa penekanan "kriteria" memilih seperti apa dan siapa (tanpa > harus menyebut nama) yang harus dipilih agar tidak melanggar fatwa itu, ini > bisa Sangat berbahaya. > Mengingat kadar keislaman bangsa kita (meskipun mayoritas Islam) masih > rendah. Bukan tidak mungkin pilihannya jatuh pada orang2 yang notabene > berseberangan dengan Islam, kalau ini yang terjadi dimana tanggung jawab MUI > yang sudah "memaksa" orang untuk memilih dengan mengharamkannya bila tidak > memilih. > > Tapi lagi2 mohon bila ada yang memiliki salinan fatwa MUI lengkap dengan > penjelasannya, bolehlah diposting agar kita bisa lebih jernih dalam > menyikapinya. > > Wassalam > Hamami > > -----Original Message----- > From: Yandi Dwiputra F [mailto:[email protected]] > Sent: Thursday, January 29, 2009 9:54 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [is-lam] kenapa GOLPUT haram? --c| > > ya udah mas kalo memang males carinya di internet ini saya kopi pastekan > linknya http://www.oaseislam.com/modules.php?name=News&file=article&sid=260 > > sekarang kita tunggu aja deh mas kalo memang MUI mengeluarkan fatwa haram > mengenai memilih pemimpin perempuan saya yakin kok pasti banyak yang > mengikuti....ya to mas? > > > -----Original Message----- > From: [email protected] > [mailto:[email protected]]on Behalf Of saidi > Sent: Thursday, January 29, 2009 10:15 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [is-lam] kenapa GOLPUT haram? --c| > > > Lha.... khan sampeyan sendiri mas yang bilang memilih pemimpin itu > wajib.... Saya hanya mau tahu rujukan sampeyan berkata seperti itu. Soale > kalo saya tuh berpandangan memilih atau dipilih itu hak bukan kewajiban. > Kita harus bisalah membedakan yang hak dan kewajiban. Kalo soal MUI mampu > tidaknya mengeluarkan fatwa haram untuk pemimpin perempuan atau munafik, > saya kira sanggup, soale MUI sanggup mengeluarkan fatwa haram golput...... > Kenapa tidak, > > 'Tidak akan pernah beruntung suatu kaum yang menyerahkan urusan > (pemerintahan/kekuasaan) mereka kepada seorang wanita." (HR Bukhari, lihat > Fathul Baari karya Ibnu Hajar Al-Asqalany, hadits nomor 4425 dan 7099). > > ----- Original Message ----- > From: "Yandi Dwiputra F" <[email protected]> > To: <[email protected]> > Sent: Thursday, January 29, 2009 9:22 AM > Subject: Re: [is-lam] kenapa GOLPUT haram? --c| > > >> mas saidi kalo ingin tahu dalilnya untuk memilih pemimpin yang baik search > >> aja di google mas....atau tanya saja sama kang Nizami, beliau pernah kok >> menulis tentang artikel tersebut beserta dalil-dalilnya... >> >> mengenai pemimpin perempuan? sekarang pertanyaannya mungkinkah MUI >> mengeluarkan fatwa mengenai memilih pemimpin perempuan? >> > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
