Assalamualaikum
Mas Alkhori, Terimakasih banyak selama ini telah turut kontribusi dalam milis ini. Namun saya mohon supaya jangan terjadi salah pengertian dan pemahaman mohon postingnya dikompos menurut tingkat pemahaman jamaah dalam milis ini. Tidak semua kita dapat mencerna tulisan seseorang namun tentunya ada ukuran umum. Kontennya tetap sama namun cara ulasan yang harus sesuai dengan audience. Sebagai contoh:di Canada barat korannya berbahasa Inggris standard, namun karena banyaknya pendatang yang bahasa Inggrisnya pas-pasan tentu sangat susah untuk memahami. Untuk itu mereka dapat membeli Koran khusus dengan bahasa Inggris yang simple namun inti beritanya tetap sama. Salam kompak selalu untuk Qatar J Wassalam, Wong From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Alkhori M Sent: Wednesday, February 04, 2009 8:58 AM To: [email protected] Subject: [is-lam] Kultur Apa Ini atau Gejala Apa Yg Sering Terjadi di Milist Islam Sering terjadi di milis yang ada embel Islamnya saya perhatikan ada beberapa GEJALA yang menarik untuk diangkat kepermukaan: 1. Mengaku Intelek, tapi bila memberikan komentar, lebih kekanak kanak-an 2. Mengaku Intelek, tapi bila memberikan komentar, lebih sering meng-UNDERMIND seseorang 3. Mengaku Intelek, tapi bila memberkan komentar, merasa diri lebih tahu atau lebih pintar dari nara sumber 4. Mengaku Intelek, tapi bila memberikan komentar, bukan statementnya yang dikomentari, tapi orangnya yang diserang Apakah ini Intelektual Islam ? Ingatlah Hadith TIGA SERANGKAI yang sering saya postingkan yaitu: Mankana Yuminubillahi wabil Yaumil Akhir, Ø maka jangan sakiti tetangga Ø maka hormati tamu Ø maka berkatalah yang baik atau diam Untuk lebih meningkatkan Intelektual bagi yang merasa sudah Intelektual, tapi masih perlu Enhancement perlu dicermati: Ø Baca seluruh posting, bila tidak mengerti tanyakan Ø Hindari merasa diri sudah SANGAT PINTAR, utlubul ilmi minal Ø Jangan merasa diri kalau sudah Islam, sudah merasa sangat benar dan sudah merasa sangat pintar Ø Kalau memang muslim, pelajari terus dan perdalami terus ke-Islaman, Islam itu integrated, jangan hanya perdalam fiqih, tapi juga pahami tasawuf karena didalam tasauf akan didapat akhlak yang mulia, dimana didalam tasauf akan didapati bagaimana kita menghormati manusia. Ø Last but absolutely not least AGAMA BUKANLAH KUNCI SURGA Alkhori M Alkhor Community Qatar
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
