:) lah wong kok sukanya bikin report diri sendiri, ibarat makan daging ayam 
harus pakai sedok dan garpu, ya ayamnya nyolot ke luar piring, akhirnya gak 
kemakan. mbok ya dibikin sederhana pakai tangan, disuwir-suwir digigit pakai 
gigi taring, dipotong pakai gigi seri, dikunyah pakai gigi geraham, makan deh 
sampai abis itu ayam goreng. 

sholat juga gitu lah, takbiratul ihram, iftitah, alfatihah, rukuk, sujud, 
tahiyat, ya tergantung jumlah rekaat lah.. jangan ditanya kenapa rekaatnya 4 , 
atau 2 atau 1 lah wong jari kita yang lima biji aja gak pernah kita tanyakan, 
atau mungkin kita yang masih otaknya belum sampai. 

kalau gak bisa waktu yang tepat ya bisa dijama', kalau darurat banget bisa 
diqoshor, kalau gak bisa berdiri duduk, kalao gak bisa duduk sambil tidur, kalo 
gak bisa ngapa2in bisa pakai isyarat, lah kalo ndak bisa pakai isyarat lagi ya 
..... gak sholat gpp, mesti disholatkan lah yo, kalau gak sempet terakhir 
sholat ada anak cucu yang bisa menggantikan waktu yang ditinggalkan sebelum 
nafas penghabisan, kalau matinya dah masuk waktu sholat. 

yang penting itu, kalau ndak tahu makna ya artinya saja, dah lengkap ta ya ? 
bayangkan, pakai paham artinya saja kan sudah jelas, minta sehat kepada yagn 
sebenar-benar beri sehat, minta rejeki kepada yang maha kaya, minta apapun lah 
... boleh, kalau perlu pakai tarif tol sholat hajat, istikharah, istisqa', dan 
lain sebagainya .

bayangkan betapa persaudaran di dalam sholat itu dijaga, attahiyatulillah, 
washalawatu wattayibah, assalamu alaika ayyuhanabiyyu warahmatullahi 
wabarakatuh, asslaamu alaina wa 'ala 'ibadillahi sholihiin.......... cuman kita 
ngerasa nggak pengin jadi 'ibadillahi shoolihin ?

ingat waktu kecil dulu di daerah pegunungan seribu selatan jawa, jika sudah 
kemarau panjang, besoknya mau istisqa, hari ini sudah dikasih hujan. niat minta 
aja sudah dikasih.

yang salah tuh ya ndak sholat, yagn ndak tahu artinya gak mau cari tahu, yang 
sholat masih korupsi, masih sholat juga korupsi, waillulilmusholiin ---harus 
baca juga lanjutannya, gak boleh sepotong ----.......... neraka wail menunggu 
man ..?

ok ok ok ... semoga jadi nasihat bagi saya sendiri 




mawan sugiyantobogor, indonesia  www.maoneid.indoinvestor.com 

--- On Sat, 2/7/09, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote:

From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
Subject: Re: [is-lam] Shalat se-cara Contoh Rasulullah
To: [email protected]
Date: Saturday, February 7, 2009, 9:58 PM




 
 






Entahlah Mas… 

Maksud saya itu kemaren hanya mau memagari tanaman yg terlihat bagus
dan seperti mau merambat. 

Dari jauh seperti tanaman rambat, nggak taunya ternyata pohon
pisang, ya sudah lepas pagar ajah.. 

   

J 

wassalam  

   



From:
[email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Mawan Sugiyanto

Sent: Friday, February 06, 2009 11:53 AM

To: [email protected]

Subject: Re: [is-lam] Shalat se-cara Contoh Rasulullah 



   


 
  
  Rasulullah :: Shollu kama ro aitumunni usholli...

  

  

  begitu bukan? 
  
  
    
  
  
  

  

  --- On Thu, 2/5/09, Dewa Gede Permana <[email protected]>
  wrote: 
  

  From: Dewa Gede Permana <[email protected]>

  Subject: Re: [is-lam] Shalat Secara Fiqih dan Shalat Secara Tasauf

  To: [email protected]

  Date: Thursday, February 5, 2009, 10:52 AM 
  
  
  Walah….
  malah mlenceng out of topic. Wis del ae wis lah…. JJ 
  Ndi
  aku ngerti, wong ke amerika aja blom pernah kog. 
    
  J 
    
  
  
  From:
  [email protected] [mailto:[email protected]] On
  Behalf Of Yandi Dwiputra F

  Sent: Thursday, February 05, 2009 10:42 AM

  To: [email protected]

  Subject: Re: [is-lam] Shalat Secara Fiqih dan Shalat Secara Tasauf 
  
  
    
  
  nah itu
  mas yang saya belum tau apakah pendeta2 di amerika sana telah mengajarkan
  kebaikan? saya kok masih sangsi ya mas.......:))) 
  
  
  mungkin
  mas tau? kalo tau silahkan sharing disini.... 
  
  
  -----Original
  Message-----

  From: [email protected] [mailto:[email protected]]on
  Behalf Of Dewa Gede Permana

  Sent: Thursday, February 05, 2009 10:35 AM

  To: [email protected]

  Subject: Re: [is-lam] Shalat Secara Fiqih dan Shalat Secara Tasauf 
  Ya..
  ya… itu kita semua sudah pada mahfum ya. 
    
  Trus
  pendeta/pastur2 amerika juga akan bilang gini : itu yg bejat-bejat itu orang
  kristen KTP doang kog, bukan kristen betulan.  
  Nah
  lho? 
    
    
  
  
  From:
  [email protected] [mailto:[email protected]] On
  Behalf Of Yandi Dwiputra F

  Sent: Thursday, February 05, 2009 10:08 AM

  To: [email protected]

  Subject: Re: [is-lam] Shalat Secara Fiqih dan Shalat Secara Tasauf 
  
  
    
  
  lha iya
  mas...... 
  
  
    
  
  
  ajaran
  agama (red agama islam) itu pasti membimbing kita kepada perilaku yang
  baik mas....... 
  
  
  sedangkan
  apabila ada orang yang tidak berperilaku sesuai tuntunan agamanya (red
  islam) berarti ya ajaran agama belum merasuk kedalam jiwa mereka mas
  alias masuk kuping kanan keluar kuping kiri.....yo opo seh mas'e iki..... 
  
  
    
  
  
  lha kalo
  untuk agama yang lain saya ndak tau mas....... 
  
  
  -----Original
  Message-----

  From: [email protected]
  [mailto:[email protected]]on Behalf Of Dewa Gede Permana

  Sent: Thursday, February 05, 2009 9:49 AM

  To: [email protected]

  Subject: Re: [is-lam] Shalat Secara Fiqih dan Shalat Secara Tasauf 
  Oow…
  bukan begitu maksud pertanyaan saya mas. J 
    
  Gini
  ya, misal di amerika yg mayoritas kristen, nilai kebejatan oleh pelaku2 umat
  kristen = 90% 
  Sementara
  di Indonesia yg mayoritas islam, nilai kebejatan oleh pelaku2 umat islam =
  90% juga. 
  Nah,
  sekarang apa perbedaan antara efek agama kristen di amerika dengan agama
  islam di Indonesia, toh hasilnya sama saja, sama-sama 90%. 
  Seolah-olah
  agama itu kog kagak ngefek ke perilaku gitu lho…, Apa bedanya islam
  diindonesia dan kristen di amerika? Dan kalau mau diperuncing lagi
  pertanyaannya menjadi Apa bedanya Islam dibanding bukan islam? 
  Apakah
  memang demikian (sekedar ngikut hukum statistik), ataukah masih ada
  penjelasan lain yg kira2 lebih masuk di akal. 
    
  J 
  wassalam 
    
  
  
  From:
  [email protected] [mailto:[email protected]] On
  Behalf Of Yandi Dwiputra F

  Sent: Thursday, February 05, 2009 9:04 AM

  To: [email protected]

  Subject: Re: [is-lam] Shalat Secara Fiqih dan Shalat Secara Tasauf 
  
  
    
  
  ya
  setiap muslimkan beda-bada mas tergantung tingkat keimanan dan
  ketaqwaannya...... 
  
  
  nah kalo
  yang muslim KTP dengan non muslim ya HAMPIR gak ada bedanya mas........ 
  
  
    
  
  
  -----Original
  Message-----

  From: [email protected]
  [mailto:[email protected]]on Behalf Of Dewa Gede Permana

  Sent: Thursday, February 05, 2009 8:36 AM

  To: [email protected]

  Subject: Re: [is-lam] Shalat Secara Fiqih dan Shalat Secara Tasauf 
  He-he-he…ya
  bener juga sih pendapat sampeyan. Kalo nurut itung-itungan statistik polanya 
memang
  seperti itu. 
  Tapi
  kemudian jadi muncul pertanyaan baru: jadi bedanya islam dan bukan islam apa
  dong? wong probabilitasnya sami mawon. 
    
  J 
  Wassalam 
    
  
  
  From:
  [email protected] [mailto:[email protected]] On
  Behalf Of Yandi Dwiputra F

  Sent: Thursday, February 05, 2009 7:54 AM

  To: [email protected]

  Subject: Re: [is-lam] Shalat Secara Fiqih dan Shalat Secara Tasauf 
  
  
    
  
  Mas
  Alkhori, 
  
  
    
  
  
  Akibatnya apa
  yang terjadi sekarang ini yaitu: 
  
  
   Aleg yth banyak jadi koruptor dan tertangkap adalah
       yang dari Muslim  
   Walikota yang koruptor dan sekarang meringkuk dipenjara
       adalah seorang Muslim  
   Di Depag yang terlibat korupsi juga yang dari Muslim
        
   Banyak lagi koruptor, maling dll mereka juga dari
       Muslim  
  
  
    
  
  
  Kalo ini mah jelas mas
  yang ketangkep banyak dari muslim (mungkin lebih tepat muslim KTP) soalnya
  kan di indonesia ini orang muslim adalah kaum mayoritas...... 
  
  
  lain halnya
  dinegara-negara lain seperti india, cina, zionis israel, amerika, dll dimana
  muslim sebagai minoritas, pasti kaum yang banyak ketangkep bukan dari kaum
  muslim..........ya tho mas? 
  
    
  
  
  
  
  
  

  -----Inline Attachment Follows----- 
  
  _______________________________________________

  Is-lam mailing list

  [email protected]

  http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam 
  
  
 


   



 


-----Inline Attachment Follows-----

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam



      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke