Biarkn mereka seperti itu, namun justru yang terjadi banyak orang Eropa yang 
berbondong2 mengucapkan 2 kalimat Syahadat........ Orang2 yang memiliki hati 
nurani pastinya berpikir seribu kali dalam menerima info dari orang2 yang tidak 
mengetahui Islam secara menyeluruh, Sehingga kebanyakan orang Eropa menjadi 
penasaran dengan Islam dan mempelajari Islam kepada orang2 Islam itu sendiri. 


Allohua'lam......  
  ----- Original Message ----- 
  From: AFR 
  To: Milis is-lam 
  Sent: Wednesday, February 11, 2009 8:45 AM
  Subject: [is-lam] Laporan dari Den Haag -- Lobi Belanda Tak Digubris


  lihatlah mereka yg lagi sibuk mencari cara hingga tataran diplomatik/politis 
utk 
  meyakinkan (kalau bisa setiap) org di dunia bahwa Islam itu sangat brengsek 
  lewat iklan fitna-nya parlemen belanda itu. 

  apa gak malu ya kalau mereka itu tahu Islam dr informasi yg salah?
  namun bisa jadi kalau mereka menyadari itu, mereka akan berubah 
  180 degree thd Islam.

  wallahu 'alam.



  salam,
  Fahru
  ---
  Laporan dari Den Haag
  Lobi Belanda Tak Digubris
  Eddi Santosa - detikNews

  Den Haag - Menlu Belanda Maxime Verhagen dan Menteri Yustisi Hirsch Ballin 
telah melakukan lobi-lobi agar Inggris mencabut pencekalan terhadap Geert 
Wilders, namun tidak digubris.

  Senin (9/2/2009), Kemlu Belanda ternyata telah diberitahu pihak pemerintah 
Inggris bahwa Geert Wilders dicekal masuk ke negeri itu, terkait rencananya 
untuk mempresentasikan film Fitna di parlemen Inggris pada Kamis (12/2/2009) 
akan datang.

  Harian De Volkskrant mengungkapkan bahwa Menlu Verhagen telah meminta London 
agar mempertimbangkan ulang keputusannya mencekal Geert Wilders. Selain itu 
Menteri Yustisi Hirsch Ballin juga telah dilibatkan untuk melobi Mendagri 
Inggris.

  Selasa (10/2/2009) Verhagen memanggil Dubes Inggris di Den Haag, Lyn Parker, 
kemudian menelpon Menlu Inggris David Miliband. Namun semua upaya lobi itu 
tidak berhasil mempengaruhi Inggris untuk menarik keputusannya.

  Inggris tetap bulat dengan kebijakan mencekal Geert Wilders untuk memasuki 
negeri itu. 

  (es/es)





------------------------------------------------------------------------------


  _______________________________________________
  Is-lam mailing list
  [email protected]
  http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke