Alyaum Akmaltu ... Dan Kuridhai Islam Itu Jadi Agama Bagimu (dilihat dari 2
sudut yg berbeda) end.
Dalam setiap kejadian didunia ini kalau mau dilihat dari sisi yg bertolak
belakang (180 derjad) maka hasilnya bisa sangat berbeda. Contoh nyata yaitu
"Pahlawan & Pengkhianat" mereka ini adalah benda yang sama tapi sebutanya
berbeda dan itu bisa terjadi dan sering terjadi di Dunia ini. Begitu para
sahabat mendengarkan bahwa wahyu tersebut sudah diterima rasulullah yaitu
""Pada Hari Ini Telah Kusempurnakan Untuk Kamu Agamamu, Dan Telah
Ku-Cukupkan Kepadamu Nikmat-Ku, Dan Telah Ku-Ridhai Islam Itu Jadi Agama
Bagimu" maka bagi kelompok yang pertama, mereka sangat senang bahwa
perjuangan dakwah mereka dengan Rasulullah selama ini sudah membuahkan hasil
yang nyata yaitu Allah merestui Islam jadi agama mereka dan itu patut
disyukuri. Kelompok pertama ini adalah kelompok yang melihat kejadian sesuai
dengan kejadian yang tampak secara nyata dan wahyu juga telah mengatakan
alyauma aklmatu "hari telah tuhan sempurnakan" kelompok ini adalah yang
melihat sesuatu sesuai dengan keadaan yang nyata, secara keilmuan inilah
bukti yang dikehendaki oleh ilmu fiqih. Tapi bagi kelompok yang kedua,
disamping melihat secara nyata, tapi mereka juga coba melihat secara
imaginer, kelompok ini disamping menerima kenyataan secara tersurat juga
coba melihat secara tersirat, apa maksud lain dari turunya ayat tersebut
yaitu "Pada Hari Ini Telah Kusempurnakan Untuk Kamu Agamamu, Dan Telah
Ku-Cukupkan Kepadamu Nikmat-Ku, Dan Telah Ku-Ridhai Islam Itu Jadi Agama
Bagimu" tentu ayat tersebut tidak hanya bertutur bahwa Islam telah
disempurnakan, tapi ada pesan khusus didalam ayat tersebut, pesan yang
tersembunyi inilah membuat mereka bersedih dan larut dalam kesedihan
tersebut. Mereka ini disamping melihat kenyataan secara Fiqih tapi mereka yg
juga telah dibalut dengan Tasauf yang terpikirkan oleh mereka adalah, Jika
diibaratkan kita lagi membangun sebuah rumah, Jika Rumah Telah Selesai Tentu
Tukangnya Akan Pergi Dengan Lain Kata Jika Islam Telah Sempurna, Maka
Rasulullah Akan Menginggalkan Mereka, Itulah Yang Sangat Menyedihkan Hati
Mereka.
Akhirul Kalam, Wa Iyakun Shawaaban Faminallah, Wa Iyakun Khatha Aan Faminii
Wa Minasyaithan, Astaghfirullah & Subhanallaah. Salam kompak selalu dari
Qatar.
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar
=====================================================
Alyaum Akmaltu ... Dan Kuridhai Islam Itu Jadi Agama Bagimu (dilihat dari 2
sudut yg berbeda)
Pada suatu hari, Rasulullah mengatakan kepada para sahabat bahwa beliau baru
saja menerima wahyu berikut yaitu QS. 5:3 yang potongan ayatnya adalah sbb
"Pada Hari Ini Telah Kusempurnakan Untuk Kamu Agamamu, Dan Telah Ku-Cukupkan
Kepadamu Nikmat-Ku, Dan Telah Ku-Ridhai Islam Itu Jadi Agama Bagimu" Sewaktu
para sahabat mendengarkan wahyu tersebut, maka terdapat dua reaksi dari para
sahabat, mereka terbagi dalam dua kelompok ketika menerima kabar bahwa wahyu
tersebut telah diturunkan yaitu:
1.      Kelompok pertama, mereka sangat SENANG dan sangat GEMBIRA.
2.      Kelompok kedua, mereka sangat SEDIH dan malahan ada yang MENANGIS
Demikianlah walau kejadian yang sama diterima, kedua kelompok sama sama
mendengarkan bahwa wahyu bahwa Islam Telah Disempurnakan, tapi kelompok
pertama melihat secara Fiqih mereka sangat SENANG, sementara kelompok kedua
adalah yang melihat secara Tasauf lantas mereka sangat SEDIH, malahan ada
yang sampai meneteskan Air Mata. Begitulah kehidupan di Dunia, selalu
terjadi ANOMALI sehingga selalulah timbul dua sisi yang berbeda ada siang
ada malam, ada surga ada neraka, ada yang SENANG ada yang SEDIH. Mengapa
Fiqih senang dan sementara Tasauf sedih ketika mendengar wahyu tersebut
yaitu wahyu yang berbunyi "Alyaum Akmaltu ... Dan Kuridhai Islam Itu Jadi
Agama Bagimu"
Insya Allah bersambung, salam kompak selalu dari Qatar.
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke