Psikologi paling gila bro..... apalagi yg international class.
Itu PT ngangon bule. kesannya kog gak pede amat dan bisnis amat gitu lho.
Untung dulu spp cuman 54 ribu per semester ! sementara kost2an 100 rb perbulan.
udah gitu bisa sampe 11 taon lagi. Kalo gak diusir bisa-bisa bertelor kale.
jauh bener yak...

Dah gak usah kuliah yg mahal-mahal, yg penting cocok dan disuka anak-anak aja.
gak ada gengsi-gengsian, semua tipuan otak aja tuh...

:)
wassalam

On 2/18/09, A Nizami <[email protected]> wrote:
>
> Semoga berita di bawah ini tidak benar:
>
> http://www.anakui.com/2008/07/19/lihat-apa-yang-ui-telah-lakukan-kepada-calon-mahasiswa-baru
>
> Terimakasih untuk #9: ary dan #10: UI non-aktifis atas link informasinya yang 
> berharga dalam diskusi kita di tulisan Sebuah Pertanyaan…. Mereka memberikan 
> link ke dua artikel online dari Media Indonesia. Kedua artikel tersebut 
> menggambarkan secara konkret satu hal yang disangkal terus menerus oleh pihak 
> rektorat: UI kampus mahal!Ini berita yang pertama:
>
>    "Anak saya ternyata diterima di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI. Saya 
> sebagai orang tua sangat bahagia dan bangga," kata Rabda mengenang saat 
> melihat hasil UMB-PTN melalui internet.
>    Semangat untuk kuliah di universitas bergengsi tersebut semakin bergejolak 
> pada diri Sarah. Terlebih lagi, ia telah lama memimpikan bisa kuliah di 
> kampus kuning itu. Tetapi, kebahagiaan Sarah dan kedua orang tuanya tak 
> berlangsung lama.
>    Untuk dapat kuliah di FKM UI, Rabda harus menyiapkan uang pangkal Rp5 
> juta. Selain itu, setiap semester, anaknya harus membayar biaya kuliah Rp7,5 
> juta. "Saya pun pasrah. Sebagai guru, dari mana saya dapat memenuhi uang 
> itu," ujarnya. Dengan perasaan sangat terpukul, Sarah harus melepaskan 
> niatnya kuliah di FKM UI. Media Indonesia - Niat Kuliah di PTN Terganjal
>
> Masih ada lagi nih, satu fakta lagi:
>
>    Dwi berkisah keberhasilan lolos UMB berkat upaya kerasnya. Selain belajar 
> keras selama di sekolah, ia mengikuti kursus bimbingan belajar di Bandung. 
> Terbukti, hasil UMB perguruan tinggi negeri (PTN) yang diikutinya cukup 
> memuaskan dan sesuai dengan harapan.
>    Setelah dinyatakan lolos UMB, Dwi pun melaksanakan daftar ulang sesuai 
> dengan arahan dalam tata tertib dalam UMB. Dan… ia mengaku sangat terkejut 
> dengan nilai uang pendaftaran dan biaya kuliah di UI yang harus dibayarkan.
>    "Untuk masuk ke Teknik Lingkungan UI yang baru berjalan tiga tahun, orang 
> tua saya harus menyediakan uang pangkal sebesar Rp33 juta dan biaya kuliah 
> sebesar Rp7,5 juta per semester," jelasnya.
>    Setelah berdiskusi dengan kedua orang tuanya, Dwi pun akhirnya memutuskan 
> untuk tidak mendaftar ulang di UI. Dengan pertimbangan salah satunya soal 
> biaya. Ia pun harus melupakan hasil jerih payahnya mengikuti UMB-PTN. Media 
> Indonesia - Jerih Payah itu Sia-Sia
>
> UI! Lihat, apa yang telah kau lakukan terhadap ratusan calon mahasiswa baru 
> yang nggak daftar ulang karena masalah biaya! Dari kedua berita tersebut, 
> kita tahu bahwa satu hal yang pertama para (calon) mahasiswa baru dan 
> keluarganya lihat adalah: bayaran UI 7,5 juta atau 5 juta per semester, 
> dengan uang pangkal jutaan.
>
> Hal lainnya, seperti: BOP itu nanti dibayarkan sesuai kemampuan orang tua, di 
> UI banyak beasiswa, dan bla-bla-bla-bla lainnya, nggak diketahui para (calon) 
> mahasiswa baru. Boleh aja berkali-kali rektorat bilang "ini kan udah 
> disosialisasiin", "di website udah ada informasinya kok", dan bla-bla-bla-bla 
> lainnya, tapi ya, itu dia faktanya: banyak (calon) mahasiswa baru yang 
> mengundurkan diri dari UI karena melihat biaya pendidikan itu!
>
> Semuanya, lihat apa yang UI telah lakukan kepada (calon) mahasiswa baru! Dan 
> mari kita sama-sama berimajinasi, bila UI terus seperti ini, 5 tahun lagi apa 
> yang akan terjadi di UI?
>
> Komentar saya:
>
> Sekarang untuk dapat pendidikan yang baik tidak harus masuk UI.
>
> Kalau dulu anda mungkin bisa bangga bisa masuk UI karena dulu patokannya 
> adalah otak anda. Biar pun anda miskin, tapi kalau lulus tes anda pasti 
> masuk..
>
> Kalau sekarang tidak begitu. Kalau tidak punya banyak uang (Rp 60 juta lebih 
> untuk S1) maka meski pintar anda sulit masuk UI.
>
> Mungkin bisa dapat, tapi anda harus menghinakan diri anda dan keluarga anda 
> dengan mengaku sebagai keluarga miskin, tidak mampu, dsb
>
> Ortu calon mahasiswa tsb tidak salah. Harusnya UI yang aktif memberi 
> informasi. Tanya apa orang tua mampu kemudian berikan informasi keringanan 
> yang ada. Bukan orang yang harus disuruh mencari informasi.
>
> Ada alternatif lain untuk pendidikan Tinggi yang murah dan terjangkau. BSI 
> yang swasta contohnya. Meski tidak dapat bantuan dari pemerintah, biaya 
> kuliah jauh lebih rendah daripada UI yang gedungnya dibangun pemerintah dan 
> dosen2nya digaji pemerintah.
>
> Di Bina Sarana Informatika (ini bukan iklan) uang masuk hanya Rp 800 ribu 
> hingga 1,25 juta. Sementara biaya kuliah hanya Rp 980 ribu/semester. Dalam 3 
> tahun kuliah anda cukup mengeluarkan Rp 7 juta saja. Lihat informasinya di:
>
> http://infoindonesia.wordpress.com/2008/05/28/universitas-mana-yang-baik-dan-murah/
>
> Yang penting anda dapat gelar dan lulusannya terbukti bisa masuk berbagai 
> perusahaan seperti Stanchart dan lembaga pemerintah seperti BPPOM, dsb.
>
> Kalau anda ingin ilmu yang canggih, tinggal google. Anda bisa dapat berbagai 
> artikel dan makalah kelas dunia via internet.
>
> Jika biaya kuliah UI lebih mahal dari swasta, harusnya kucuran dana 
> pemerintah distop saja. Biar mereka cari biaya sendiri. Dan lihat apakah akan 
> ada banyak calon mahasiswa yang mau masuk UI dengan biaya yang selangit itu.
>
> ===
> Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
> ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
> Informasi selengkapnya ada di:
> http://www.media-islam.or.id
> Ingin belajar Islam?
> Kirim email ke: [email protected]
>
>
>      Jatuh cinta itu seperti apa ya rasanya? Temukan jawabannya di Yahoo! 
> Answers! http://id.answers.yahoo.com
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke