Gak, mereka gak pinter-pinter amat ko. Cuma memang semuanya dibuat
sistematis dan dihitung detail. Yang tidak kalah penting adalah...apa
yang mereka baca/darimana asal informasi yang bikin mereka pinter2.
Kita sama2 setuju kalau referensi terbaik didunia adalah
Quran...jangan2 mereka lebih menguasai Quran dibanding kita
yah?...hhhhmmm hehehe

On 2/17/09, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote:
> Ini ada kiriman dari salah seorang teman.
>
>
>
> J
>
> Wassalam
>
>
>
> Mengapa Orang yahudi banyak yang pintar ?
>
>
>
> Tanpa bermaksud untuk mendramatisasi tentang orang Israel dan atau orang
> Yahudi, saya ingin berbagi informasi yang saya peroleh dari membaca
> terjemahan H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir (guru besar berkebangsaan Malaysia)
> dari Universitas Massachuset USA tentang penelitian yang dilakukan oleh
> DR.Stephen Carr Leon. Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan
> kualitas hidup orang Israel atau orang Yahudi. Mengapa Orang Yahudi,
> rata-rata pintar ? Studi yang dilakukan mendapatkan fakta-fakta sebagai
> berikut : Ternyata, bila seorang Yahudi Hamil, maka sang ibu segera saja
> meningkatkan aktivitasnya membaca, menyanyi dan bermain piano serta
> mendengarkan musik klasik. Tidak itu saja, mereka juga segera memulai untuk
> mempelajari matematika lebih intensif dan juga membeli lebih banyak lagi
> buku tentang matematika. mempelajarinya, dan bila ada yang tidak diketahui
> dengan baik, mereka tidak segan-segan untuk datang ke orang lain yang tahu
> matematika untuk mempelajarinya. Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang
> masih didalam kandungan. Setelah anak lahir, bagi sang ibu yang menyususi
> bayi nya itu, mereka memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu.
> Siang hari, makan roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad. Daging
> ikan dianggap bagus untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena
> mengandung zat kimia yang tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak.
> Disamping itu sang ibu diharuskan banyak makan minyak ikan (code oil lever).
> Menu diatur sedemikian rupa sehingga didominasi oleh ikan. Bila ada daging,
> mereka tidak akan makan daging bersama-sama dengan ikan,karena mereka
> percaya dengan makan ikan dengan daging hasilnya tidak bagus untuk
> pertumbuhan. Makan ikan seyogyanya hanya makan ikan saja, bila makan daging
> , hanya makan daging saja, tidak dicampur. Makan pun, mereka mendahulukan
> makan buah-buahan baru makan roti atau nasi. Makan nasi dulu baru kemudian
> makan buah, dipercaya akan hanya membuat ngantuk dan malas berkerja. Yang
> istimewa lagi adalah : Di Isarel, merokok itu tabu ! Mereka memiliki hasil
> penelitian dari ahli peneliti tentang Genetika dan DNA yang meyakinkan bahwa
> nekotin akan merusak sel utama yang ada di otak manusia yang dampaknya tidak
> hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan mempengaruhi "gen" atau
> keturunannya. Pengaruh yang utama adalah dapat membuat orang dan
> keturunannya menjadi "bodoh" atau "dungu".  Walaupun, kalau kita perhatikan
> , maka penghasil rokok terbesar di dunia ini adalah orang Yahudi ! Tetapi
> yang merokok , bukan orang Yahudi. Anak-anak, selalu diprioritaskan untuk
> makan buah dulu baru makan nasi atau roti dan juga tidak boleh lupa untuk
> minum pil minyak ikan. Mereka juga harus pandai bahasa
> , minimum 3 bahasa harus dikuasai nya yaitu Hebrew, Arab dan bahasa Inggris.
> Anak-anak juga diwajibkan dan dilatih piano dan biola. Dua instrument ini
> dipercaya dapat sangat efektif meningkatkan IQ mereka. Irama musik terutama
> musik klasik dapat menstimulasi sel otak. Sebagian besar dari musikus genius
> dunia adalah orang Yahudi. Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik
> dengan konsep yang berkait langsung dengan bisnis dan perdagangan. Ternyata
> salah
> satu syarat untuk lulus dari Perguruan Tinggi bagi yang Majoring nya Bisnis,
> adalah, dalam tahun terakhir, dalam satu kelompok mahasiswa (terdiri
> dari 10 orang), harus menjalankan perusahaan. Mereka hanya dapat lulus
> setelah perusahaannya mendapat untung 1 juta US Dollar. Itulah sebabnya,
> maka
> lebih dari 50 % perdagangan di dunia dikuasai oleh orang Yahudi. Design
> "Levis" terakhir diciptakan oleh satu Universitas di Israel, fakultas
> "business and fashion". Olah raga untuk anak-anak, diutamakan adalah
> Menembak, Memanah dan Lari. Menembak dan Memanah, akan membentuk otak
> cemerlang yang mudah untuk "fokus" dalam berpikir ! Di New York, ada pusat
> Yahudi yang mengembangkan berbagai kiat berbisnis kelas dunia. Disini
> terdapat banyak sekali kegiatan yang mendalami segi-segi bisnis sampai
> kepada aspek-aspek yang mempengaruhinya. Dalam arti mempelajari aspek bisnis
> yang berkaitan juga dengan budaya bangsa pangsa pasar mereka. Pendalaman
> yang bergiat nyaris seperti laboratorium, "research and development" khusus
> perdagangan dan bisnis ini dibiayai oleh para konglomerat Yahudi. Tidak
> mengherankan bila kemudian kita melihat keberhasilan orang Yahudi seperti
> terlihat pada : Starbuck, Dell Computer, Cocacola, DKNY, Oracle. pusat film
> Hollywood, Levis dan Dunkin Donat.
>
>
>
> Khusus tentang rokok, negara yang mengikuti jejak Israel adalah Singapura.
> Di Singapura para perokok diberlakukan sebagai warga negara kelas dua. Semua
> yang berhubungan dengan perokok akan dipersulit oleh pemerintahnya. Harga
> rokok 1 pak di Singapura adalah 7 US Dollar, bandingkan dengan di Indonesia
> yang hanya berharga 70 sen US Dollar. Pemerintah Singapura menganut apa yang
> telah dilakukan oleh peneliti Israel , bahwa nekotin hanya akan menghasilkan
> generasi yang "Bodoh" dan "Dungu". Percaya atau tidak, tentunya terserah
> kita semua. Namun kenyataan yang ada terlihat bahwa memang banyak sekali
> orang
> yahudi yang pintar ! Tinggal, pertanyaannya adalah, apakah kepintarannya itu
> banyak manfaatnya bagi peningkatan kualitas hidup umat manusia secara
> keseluruhan.
>
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke