Assalamu'alaikum wr wb,
Krisis global yang mengakibatkan jutaan orang menganggur saat ini tak lepas 
dari keserakahan Sistem Kapiltalis Ribawi yang digerakan oleh pelaku pasar 
Yahudi seperti Mantan Gubernur Bank ‎Sentral AS, Alan Greenspan, Presiden Bank 
Dunia, Robert Zoellick, dan Paul ‎Wolfowitz, George Soros, dsb.

Dengan sistem uang kertas Fiat Money, mereka bisa mencetak dollar sebanyak 
mereka mau tanpa harus didukung cadangan emas/perak. Sistem Perdagangan Saham 
ibarat Perjudian Besar, sementara Perdagangan Valuta Asing sering menghancurkan 
mata uang banyak negara. Belum lagi Pasar Komoditas yang jadi sarana penimbunan 
dan spekulasi komoditas macam minyak yang sempat meroket dari US$ 24/barrel 
jadi US$ 147/barrel.

Bahkan saat ini pun pendidikan seperti Universitas Negeri ingin diprivatisasi 
dan kampus harus mencari "investor" agar dananya cukup hingga biaya pendidikan 
melonjak tinggi.

Keserakahan Kapitalisme ala Yahudi inilah yang akhirnya mengakibatkan krisis 
Global. Semoga ummat Islam tidak larut mengikuti langkah2 mereka.

"Kamu akan mengikuti perilaku orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal 
dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu 
ikut memasukinya. Para sahabat lantas bertanya, "Siapa 'mereka' yang baginda 
maksudkan itu, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Orang-orang Yahudi dan 
Nasrani." (HR. Bukhari)
Wassalam
http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&view=article&id=8700:meningkatnya-anti-semitisme-di-eropa-&catid=67:internasional&Itemid=55

Meningkatnya Anti Semitisme di Eropa     
Gerakan anti Semit meningkat di Eropa menyusul serangan Zionis-Israel di Jalur 
Gaza, Palestina


Hidayatullah.com--Menyusul serangan  Zionis Israel ke Jalur Gaza dan gelombang 
krisis ‎ekonomi global yang kianIlustrasi semit menggurita, sejumlah jajak 
pendapat melaporkan ‎terjadinya eskalasi semistisme di Eropa.

Lembaga anti penghinaan di AS melaporkan ‎lebih dari 30 persen warga Eropa 
menyebut kaum Yahudi sebagai pihak yang ‎harus bertanggungjawab terhadap krisis 
finansial global. ‎ Bahkan data yang ada menunjukkan ‎angka yang tidak pernah 
terjadi sebelumnya. Polling tersebut direaksi luas oleh ‎sejumlah media massa 
Eropa dan AS.

Para responden menyatakan bahwa orang-orang Yahudi berperan besar terhadap 
‎sistem keuangan global, untuk itu mereka harus dilawan.

Meningkatnya anti ‎semitisme ini berlangsung di saat  Zionis terus 
membesar-besarkan peristiwa ‎pembantaian Yahudi oleh Nazi pada era Perang Dunia 
II dan mengeruk ‎keuntungan politis dari peristiwa tersebut. Saat ini, 
mayoritas Yahudi di Eropa dan ‎AS justeru menentang kejahatan yang dilakukan  
Zionis di Palestina ‎pendudukan. ‎

Meski demikian, kemarahan publik internasional terutama masyarakat Eropa 
‎terhadap aksi brutal  Zionis Israel di Jalur Gaza memicu lonjakan kebencian 
‎verbal bahkan fisik terhadap warga Yahudi.

ANTI SEMITMenurut polling, kejahatan Israel di Palestina, bukan ‎satu-satunya 
faktor yang mendongkrak gelombang anti semitisme di Eropa. Sebab, ‎banyak warga 
Eropa yang kesal dengan pengaruh luas Yahudi di berbagai ‎lembaga keuangan 
internasional dan laba yang mereka keruk dari karetl-kartel ‎ekonomi dunia. Hal 
itu ikut meningkatkan sentimen anti semitisme di Eropa.‎

Menengok wajah para pelaku lembaga-lembaga moneter dan finansial raksasa ‎Barat 
di dunia, akan terlihat pula besarnya pengaruh Yahudi terhadap sistem ‎moneter 
dan finansial global. Deretan nama di antaranya Mantan Gubernur Bank ‎Sentral 
AS, Alan Greenspan, Presiden Bank Dunia, Robert Zoellick, dan Paul ‎Wolfowitz 
adalah sekedar nama orang Yahudi ekstrim zionis di lembaga-lembaga ‎finansial 
dan moneter dunia. ‎

Masalah ini menyebabkan sebagian besar opini publik internasional di Barat 
‎menyebut krisis finansial dan resesi ekonomi di dunia sebagai akibat dari 
pengaruh ‎luas Zionis di berbagai lembaga moneter dan finansial seluruh penjuru 
dunia. ‎

Namun poin penting mengenai lonjakan sentimen anti Yahudi di Eropa adalah 
reaksi ‎balik dari propaganda luas  Zionis Israel di negara-negara Barat. Yang 
‎menarik, di negara-negara Islam hak umat Yahudi untuk hidup bebas dan damai 
‎secara penuh dilindungi. Dan memang itulah yang diajarkan oleh agama Islam 
‎untuk saling menghormati. Apalagi sudah bukan rahasia bahwa Yahudi dan Zionis 
‎adalah dua hal yang berbeda. ‎

Kasus Perancis

Sebelum ini, Perancis --yang menjadi negara berpenduduk keturunan Arab dan 
Yahudi terbesar di Eropa—mengalami kasus  meningkatnya kekerasan anti Semit. 
Beberapa penyerang tak dikenal menabrakkan sebuah mobi ke gerbang sebuah 
sinagog (tempat ibadah Yahudi) di Toulouse, selatan Perancis, Senin, daom Gettn 
ini bisa memperbesar bara kekerasan rasial.

Meski tidak ada yang terluka dalam insiden itu namun kegilaan itu membangkitkan 
kenangan buruk pada kerusuhan bernuansa kejahatan anti Semit pada 2002 
mengingat latarbelakangnya sama dengan penyebab meletusnya pertempuran antara 
Israel dan Palestina sekarang.

“Presiden Republik (Perancis) percaya bahwa negara kita tidak akan menoleransi 
ketegangan internasional berubah menjadi kekerasan sosial,” kata Presiden 
Nicolas Sarkozy. [irb/cha/www.hidayatullah.com]

Photo From Getty Image/AFP, Ilustrasi From Sabah.biz


===
Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or.id
Ingin belajar Islam?
Kirim email ke: [email protected]


      Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan 
Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke