Berita tadi pagi , beliau korban tersebut sudah meninggal dunia. Innalillahi wa 
inna ilaihi raajiuun. 



--- On Tue, 2/24/09, hamami <[email protected]> wrote:

From: hamami <[email protected]>
Subject: Re: [is-lam] Puskesmas Menolak - Korban Perkosaan 5 Hari 
TerlantarPingsan di Pos Ronda
To: [email protected]
Date: Tuesday, February 24, 2009, 1:55 PM




 
 

 

 

 







Rasanya tidak kurang peringatan yang
meminta kita untuk tidak dengan mudah menerima pemberian makanan ataupun
minuman dari orang2 yang tidak kita kenal dengan baik. 

Namun peringatan itu bagaikan angin
lalu saja, dan akhirnya kita hanya bisa menyesali diri. 

Sehingga mulai sekarang bertekadlah
kita untuk tidak menerima pemberian makanan ataupun minuman dari orang yang
tidak kita kenal dengan baik, apapun alasan dan dalilnya, apalagi hal itu
dilakukan ditempat-tempat umum.SANGAT BESAR RESIKONYA. 

Terkadang kita sering terpukau
dengan keramahan dan kelemahlembutan seseorang, sehingga kita lupa dengan
bahaya yang setiap saat mengintai dibalik keramahan dan kelemahlembutannya itu. 

   

Mengutip kata2 Bung Napi yang
suka tayang disalah satu stasiun TV   “WASPADALAH-WASPADALAH
”            

   

Wassalam 

Hmm 

   









From:
AFR [mailto:[email protected]] 

Sent: Tuesday, February
24, 2009 11:00 AM

To: [email protected]

Subject: Re: [is-lam] Puskesmas
Menolak - Korban Perkosaan 5 Hari TerlantarPingsan di Pos Ronda 



   





di Jakarta tingkat kriminalnya sdh keterlaluan.  





  





bbrp bulan lalu saudara istri adik ipar ditawarin minuman yg
kelihatannya masih  





utuh. tak tahunya sdh diisi racun yg membuat sbgian pembuluh
darah ke kepalanya  





pecah. barang2nya di rampas lalu ditinggalkan begitu saja di
stasiun.  





  





modusnya, mereka nyamperin duduk berdampingan dlm suasana
tunggu- 





menunggu sesuatu di tempat yg sama, sok akrab lalu pura2
berbaik menawarkan  





minuman gelas plastic yg sdh disuntik racun. 





--- 





  





kesimpulannya, 





berbaik sangka tidak berarti tidak waspada. 





  





  





salam, 





Fahru 











From: A Nizami
<[email protected]>

To: is-lam <
 [email protected] >

Sent: Monday, February 23, 2009
2:25:57 PM

Subject: [is-lam] Puskesmas
Menolak - Korban Perkosaan 5 Hari Terlantar Pingsan di Pos Ronda





Assalamu'alaikum wr wb,

Di tengah berbagai iklan kampanye pemilu yang memuat kesuksesan berbagai parpol
pendukung pemerintah dalam mensejahterakan rakyat, muncul berita tak sedap.



Devi, seorang perempuan dibius dan diperkosa. Namun Puskesmas Pamulang menolak
menerima dengan alasan bukan warga setempat. Polisi juga tidak memeriksa karena
berpendapat korban masih pingsan. Akibatnya Devi tergolek 5 hari (mungkin
hingga saat ini) di pos ronda yang terbuka dengan bantuan seadanya dari warga
setempat.



Harusnya Puskesmas menerimanya karena Devi adalah manusia. Tugas mereka
harusnya menolong manusia. Jika tak mampu, beri rujukan ke RS terdekat.



Begitu pula polisi. Harusnya mereka mengayomi dan melindungi masyarakat. Begitu
ada wanita diperkosa dan pingsan, harusnya mereka melindunginya dan membawa ke
RS untuk dapat perawatan. Bukan membiarkan begitu saja.



 Para petugas Puskesmas dan Polisi adalah
petugas negara yang digaji pakai uang rakyat. Harusnya mereka melayani rakyat.
Bukan tidak peduli pada rakyatnya.



"Barangsiapa diserahi kekuasaan urusan manusia lalu menghindar (mengelak)
melayani kaum lemah dan orang yang membutuhkannya maka Allah tidak akan
mengindahkannya pada hari kiamat. (HR. Ahmad)"



http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=52393&ik=2

Wanita Dibius 5 Hari Pingsan      

Minggu 22 Februari 2009, Jam: 7:49:00     

TANGERANG (Pos Kota) – Mengenaskan. Wanita korban pembiusan tergolek
selama lima 
hari di pos ronda, Jalan Setia Budi, Gang Delima 1, RT 01/01 Kelurahan Pamulang
Timur, Tangerang. Diduga wanita malang 
itu juga diperkosa dan harta bendanya dirampok.



Korban, Devi, 30, hingga Sabtu (21/2) sore belum juga siuman. Untuk memulihkan
kondisi tubuhnya, pengurus RT setempat bersama warga membawa Devi ke RS Bhineka
Bhakti Husada, Pamulang, pukul 16.15.



Yani, 22, warga, menjelaskan pada Senin (16/2) pagi, korban datang untuk
menanyakan alamat seorang wanita rekannya yang sama-sama berasal dari
 Cirebon , Jawa Barat.
“Ia bilang hendak diajak kerja sama,” katanya.



Saat datang pertama kali ke tempat itu, Devi membawa tas serta HP. Karena tak
berhasil bertemu orang yang dicari, Devi lalu pamit. Katanya ia akan pulang ke
 Cirebon . Diduga, di
tengah jalan inilah korban bertemu dengan pembius hingga tak sadarkan diri lalu
memperkosanya.



Pada Selasa (17/2) pagi, Devi ditemukan warga tergeletak di pinggir Jalan Setia
Budi, Pamulang Timur. Oleh seorang pria, wanita itu dibawa ke pos ronda. Namun
kali ini semua barang bawaan Devi, termasuk HP sudah lenyap. Selain itu, Devi
juga tidak bisa diajak bicara.



DIBAWA KE PUSKESMAS

Ketua RT 01/01, Muhamad TS bersama warga pada Rabu (18/2) membawa Devi ke
Puskesmas Pamulang untuk diobati. Namun pihak puskesmas menolak mengobati Devi
dengan alasan wanita itu tidak mempunyai KTP atau tanda pengenal apa pun.



“Akhirnya ia kami bawa kembali ke pos ronda. Warga pun mengobati secara
perlahan, termasuk memberi makan dan minuman ringan,” katanya.



Di lain pihak, warga juga melapor ke Polsek Pamulang. Namun, petugas mengaku
belum bisa memeriksa. Sejak itulah, Devi dibaringkan di pos ronda. “Pada
Kamis (19/2), ia dimandikan Ibu Pungut dibantu ibu yang lain. Melihat
kondisinya warga menduga ia diperkosa,” kata Yani.



Menurut Muhamad TS, sejak Devi dibawa ke pos ronda, ia belum bisa bercerita.
Hanya sekali-kali sadar dan berbicara sedikit. “Warga patungan untuk
membeli obat, makanan maupun minuman,” tukasnya.



Kapolsek Pamulang, AKP Heru Purnomo, berjanji akan mengusut tuntas kasus
tersebut. “Soal adanya laporan warga ke polisi, belum ditindaklanjuti
karena yang bersangkutan belum sadar. Kalau dia sadar, baru kami minta
keterangan,” ujarnya.

(tiyo/M4/ok)@ 

===

Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490

ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900

Informasi selengkapnya ada di:

http://www.media-islam.or.id

Ingin belajar Islam?

Kirim email ke: [email protected]





      Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs
pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/



_______________________________________________

Is-lam mailing list

[email protected]

http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam 











__________ NOD32 3787 (20090121) Information __________



This message was checked by NOD32 antivirus system.

http://www.eset.com 



 


-----Inline Attachment Follows-----

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam



      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke