Saya lihat conclusionnya tidak ilmiyah dan tidak syar'ie dan tidak logis...:)

--- Pada Kam, 26/2/09, Alkhori M <[email protected]> menulis:

> Dari: Alkhori M <[email protected]>
> Topik: [is-lam] Conclusion Engineering Ajaran Islam, akal & wahyu oleh alm. 
> Harun Nasution
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Kamis, 26 Februari, 2009, 8:26 AM
>  
> Conclusion Engineering Ajaran Islam, akal &
> wahyu oleh alm. Harun Nasution
> 
> Conclusion Engineering Ajaran
> Islam, akal & wahyu oleh alm.
> Harun Nasution (maaf yg pertama subject blm diganti,
> dikirim ulang)
> 
> Abstraks:
> 
> Karakteristik Fiqih, Tasauf & Tauhid (FTT) yang
> berdasarkan Qur’an dan Hadis yaitu:
> 
> Ø       Fiqih adalah kaku, ruang lingkupnya
> adalah salah & benar serta baik & buruk, kerja orang
> Fiqih mencari kesalahan, domainya kasat
> mata

Dalilnya apa?

> Ø      
> Tasauf adalah akhlak
> mulia dan indah dalam kedamaian, domainya adalah
> hati

Ada dalil Al Qur'an dan Hadits?
Atau pemikiran antum yang akalnya terbatas belaka?
 
> Ø      
> Tauhid adalah hubungan
> vertikal dan pengaruhnya terhadap diri manusia, ilmu ini
> tidak punya masalah, tapi orang yg belajarnya bisa
> bermasalah

Tauhid itu adalah inti ajaran para Nabi. Tidak Ada Tuhan selain Allah.

Nah kalau panutan antum adalah para Sufi yang semua mengaku jadi Tuhan seperti 
Fir'aun, ya itu sesat.....
 
> Ketiga ilmu
> tersebut yaitu FTT, jangan dipisahkan, kalau dipisahkan akan
> terbentuk karakter tunggal yang jauh dari cita cita ajaran
> Islam. Pernahkah pembaca merasakan buah rumbia yg sangat
> kelat dan daun kates/ daun pepaya yg sangat pahit dan garam
> yang asin. Penulis pernah memakanya satu satu, maka rasa
> khusus special dari ke-3 jenis bahan tersebut sangat tidak
> sedap. Tapi dalam waktu bersamaan penulis pernah mengiris
> buah rumbia dan dibalut dengan daun kates dan dilumuri
> garam, fantastik apa yang terjadi rasa pakit dan kelat serta
> asinya garam hilang, tapi didapatlah sebuah khasiat obat
> yang mujarab, itulah sebuah abstraksi dari FTT yang
> di-engineeringkan dan menjelmalah semua paduan ke-3 ilmu FTT
> yg bersumber pada Qur’an dan Hadis, akan didapatkan
> pribadi seperti yang dicita-citakan islam.
> 
> Akal
> & Wahyu
> 
> Buku ini
> karena laris, padahal menurut penulisnya banyak yang salah
> cetak. Pada halaman berapa yang salah cetak juga penulis
> juga tidak tahu. Yang jelas pada saat itu mhs. Pasca sarjana
> (S2) lagi kuliah dengan alm. Harun Nasution. Penulis juga
> ikut nimbrung disitu. Pada saat itu  seorang peserta
> menanyakan ttg suatu dibuku Akal & Wahyu pada
> pengarangnya yang notabene juga pengajar waktu itu. Alm.
> menjawab itu salah cetak, tapi penerbit tidak pernah meminta
> untuk di-edit ulang, tapi karena laris terus saja dicetak
> ulang. Kejadian itu sudah lama sekitar tahun antara 1994 ~
> 1996, sudah kurang ingat. Pada buku itu kalau menurut
> penulis adalah lebih kearah pada pelajaran Tauhid yang
> dilumuri dengan pemikiran Islam. Di Islam banyak terjadi
> bermacam pemikiran ada yang cenderung pada Pembaruan
> Pemikiran Islam, ada yang cenderung pada Pemurnian Islam,
> ada yang cenderung pada Orisinalisasi Islam atau Purifikasi
> Islam mungkin nama lain dari Pemurnian Ajaran Islam. Salah
> satu yang penulis masih ingat yaitu Muhammad Abduh. Ingat
> Tauhid sendiri tidak punya masalah, tapi hati hati yang
> belajar Tauhid bisa bermasalah, tidak saja pada diri sendiri
> juga pada lingkungan. Contoh kasus yang pernah dituliskan
> adalah SSJ.
> 
> Nanti
> tentu ada yang NYELUTUK, Islam itu memang sudah MURNI, ikuti
> saja Qur’an dan Hadis jangan macam nanti bisa
> SESAT!!!, Astaghfirullah, mimpi apa semalam kaget kaget-an,
> siapa yang mengatakan Islam tidak Murni, hampir sama sewaktu
> mengatakan Islam sudah sempurna, timbul pertanyaan siapa
> mengatakan Islam belum sempurna??? Walaupun diposting
> Engineering Ajaran Islam, baca secara menyeluruh dan
> komprehensive baru KOMENTAR, itu lebih elok dan
> santun.
> 
> Jadi pada
> buku Akal & Wahyu dikupas bermacam macam pemikiran
> tentang pengaruh vertikal tuhan terhadap manusia. Dan itu
> menimbulkan banyak masalah dan menimbulkan banyak
> interpretasi yang bermacam, itu dikarenakan qur’an
> & hadis yang dibuat sebagai rujukan tidak dengan
> gamblang menerangkan tentang Tauhid tersebut. Maka timbulah
> khilafiyah dan perseberangan yang mengakibatkan banyak
> polemik. Maka bagi yang ingin mendalami Tauhid harus hati
> hati, karena bagaimana mungkin seorang manusia bisa mengerti
> Konsep menyeluruh ttg tuhan. Pemikiran manusia itu terbatas
> dengan apa yang pernah dan bisa diihat ditambah secuil daya
> imaginer. Jadi Akal Tidak Bisa Melebihi
> Wahyu. Karena Sangat Kurangnya Wahyu Menerangkan Ttg Tauhid,
> Maka Akal Haruslah Berhati Hati Bermain Dengan
> Tauhid. Akhirul
> kalam, Wa
> Iyakun Shawaaban Faminallah, Wa Iyakun Khatha Aan Faminii Wa
> Minasyaithan, Astaghfirullah &
> Subhanallaah. Salam kompak selalu dari
> Qatar.
> 
>  
> 
> Alkhori
> M
> 
> Alkhor
> Community
> 
> Qatar
> 
> 
> 
>  
> 
> -----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan-----
> 
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 


      
___________________________________________________________________________
Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas.
Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang.
http://id.messenger.yahoo.com

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke